> >> Kalau dibolak-balik gitu, intinya mau cari siapa _yang_ salah, atau siapa
> >> yang _duluan_ salah, atau siapa yang _paling_ salah, atau apa sih? Kasus
> >> yang sering banget gue temui, ada cowo rajin shalat puasa dll, tapi doyan
> >> juga liat JPG porno. Nah, apakah itu berarti yang salah/paling salah/duluan
> >> salah adalah yang membiarkan dirinya menjadi objek JPG itu?
> >
> >Saya kira anda sudah tahu sendiri jawabannya.
>
> Saya sendiri? Saya jelas2 menyalahkan kedua2-nya, namun kalau ditilik dari
> mail2 anda sebelumnya, yang salah jelas yang jadi objek di gambar JPG itu
> kan? Jika tidak, mohon diberitahukan sekali lagi mengapa anda menggunakan
> logika dibolak-balik seperti itu.
Terkaan anda ada benarnya dan saya juga setuju pendapat saudara yang mengatakan
bahwa kedua-duanya salah. Tetapi saya menggunakan tingkatan pembuat kesalahan.
Misalkan saja seperti contoh anda diatas, si pembuat jpg dan yang melihat. Si
pembuat JPG adalah pembuat kesalahan yang pertama, kemudian yang melihat adalah
pembuat kesalahan yang kedua.
Sebenarnya pembalikan logika tersebut adalah untuk menanggapi pendapatnya mas
Krishna. Yang menurut saya justru menyalahkan yang melihat.
Layanan Informasi Iklan Baris Internet * http://www.iklan-25.co.id
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com