At 20:24 13/03/99 +0700, Zakki Ashshidiqi wrote:
>> "imagine there's no religion?"
> Bayangkan agama kita adalah otak kita.
>
>Please unsubscribe me.
Ouch.
This is really getting to the point of ridiculous.
Kalau kita benar2 belajar Bahasa Indonesia, tentu kita sudah tahu bahwa
kata2 dalam tanda petik itu jika bukan sebagai tanda percakapan atau
kuotasi, berarti kata2 tersebut diberi tekanan, artinya adalah BUTUH
PERHATIAN KHUSUS.
Perhatian khusus di sini artinya kita butuh wawasan yang sedikit lebih
terbuka dari biasanya yang kita gunakan.
Jika prinsip seseorang berbeda dengan prinsip kita, BELAJARLAH buat
menerima perbedaan itu. Memang hak seseorang untuk tidak mau bertukar
pikiran dengan seseorang yang berbeda prinsip, tapi apakah lantas berarti
orang yang berbeda prinsip itu tidak setara lagi dengan kita? Bukankah
tuhan2 kalian pernah "bilang", yang menilai derajat seseorang di mata
tuhannya itu adalah hak tuhan kalian sendiri, dan bukan hak kalian? Ataukah
kita sudah berusaha menjadi tuhan2 bagi kita sendiri? Sehingga dengan
enteng punya pendapat, adalah absurd membayangkan bahwa IMAGINE THERE'S NO
RELIGION?
Dan lagi2 mail ini di-CC-kan kepada Doniy. Salah apa sih dia? Hanya karena
menyitir lirik lagunya John Lennon, yang muak melihat pembantaian manusia
yang dilakukan oleh manusia juga yang membenarkan pembantaian tersebut
dengan beralasan AGAMA?
Gue udah muak melihat milis ITB, yang isinya hanya debat tak berkesudahan
tentang agama mereka masing2. Akankah milis [LoVe] ini juga menjadi milis
agama?
If you ask me... then just read my sign:
I want to live for love,
not to die for love - CiTyHuNTeR
Layanan Informasi Iklan Baris Internet * http://www.iklan-25.co.id
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com