:Menurut saya, Fer:
:Ada kalanya kita memang berbuat salah tapi tidak perlu napak tilas di
:atas kesalahan tsb. Percayalah bahwa kesalahan itu akan selalu datang
:pada diri kita, dan kita tidak mungkin dapat memperbaiki itu semua. Ada
:kalanya kita memang harus membiarkan kesalahan itu terjadi seperti apa
:adanya. 

Yap... Manusia tidak akan terlepas dari kesalahan.
Ada kesalahan yg bisa diperbaiki, ada kesalahan yg harus dihadapi
konsekuensinya, ada juga kesalahan yg herus terjadi dan tidak perlu
diperbaiki. Lihat saja case per case... Yang aku terangkan itu
tentunya adalah untuk jenis kesalahan yg harus dihadapi konsekuensinya.

:Setiap kali kita menghirup oksigen yang ada di udara setiap kali
:itu pula peluang untuk berbuat kesalahan ada di depan mata kita. Kita
:tidak perlu mundur ke belakang hanya untuk menapaktilasi apa yg pernah
:kita perbuat pada waktu lalu, karena kita nanti akan selalu ketinggalan,
:kita akan selalu berada di barisan belakang. Let it be..

Hm... Kan mundurnya secara virtual... (apa coba ?)
Dalam arti, tidak ada barisan. Tidak ada depan dan tidak ada belakang.
Mempelajari kesalahan di masa lalu justru akan memperbaiki
kondisi kita di masa depan... Kita tidak akan pernah ketinggalan
hanya karena mengevaluasi, menapaktilasi sejarah kita.

Dalam kehidupan yg aku jalani, yang merupakan proses, aku selalu
surut mundur ke belakang untuk mengevaluasi apa yang sudah aku
perbuat di masa lalu, utk dijadikan analisa dan studi perbandingan
untuk langkah2 yang akan aku ambil di masa depan.

Dengan cara ini, aku bisa maju dua dekade ke depan daripada org2
yg tidak mau menapaktilasi sejarahnya....



F e r o n a


Submit to 1000 search engines only 40rb http://www.submit-url.ml.org

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet     : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 

Kirim email ke