Mungkin pendapat saya ini salah .... Tolong berikan koreksi demi kebaikan semuanya .... Cinta (love) adalah sesuatu yang sangat agung. Idealnya rasa cinta harus dipisahkan dari rasa gairah (passion). Sering cinta bercampur dengan gairah dalam satu ketika, dan yang terjadi adalah cinta berbumbu nafsu. Ketika gairah tanpa sadar dijadikan penyedap rasa cinta, banyak rasa baru yang timbul. Rasa cemburu ketika pasangan-nya bepergian dengan orang lain. Rasa penasaran ketika pasangannya menolak dicumbu rayu ketika bertemu. Rasa benci ketika gagal dan kehilangan pasangannya ketika kisah cinta berakhir. Rasa dendam kepada setiap lawan jenis karena kecewa ketika kisah cintanya patah. Ada yang terlupa bahwa jodoh, rejeki dan mati adalah rahasia Tuhan. Sedekat-dekatnya hubungan sebuah pasangan, mereka tidak terlepas dari takdir. Bahkan mereka yang sudah terikat dalam sebuah perkawinan sekalipun. Kalau bukan jodohnya mereka akan berpisah. Seberat-beratnya hubungan antara mereka berdua. Bahkan ketika mereka harus terpisah di dua benua yang terhalang samudera. Kalau mereka berjodoh mereka akan bertemu juga dan mereka hidup bahagia. Maka keperawanan bukan suatu keharusan. Seorang gadis yang bukan perawan punya hak untuk menyampaikan kepada kekasihnya bahwa dia bukan perawan lagi. Alasan apa pun yang disampaikan tidaklah menjadi persoalan. Seorang kekasih yang mengetahui gadisnya bukan perawan lagi tidak sewajarnya menjadi marah dan kecewa. Pada saat itu bola ada di tangannya. Jika ia menghendaki keperawanan sebagai "modal" cinta dan rumah tangganya, janganlah hubungan itu diteruskan. Karena jika diteruskan, itu akan menjadi kendala dalam hatinya sepanjang hidupmya. Sepanjang hidupnya ia akan merasa "tidak mendapatkan apa yang diharapkan". Tetapi seorang kekasih yang dapat berfikir arif akan menerima kenyataan itu dengan lapang dada, karena ia mengharapkan cinta menumbuh-suburkan kasih sayang sepanjang hidupnya. Merasa khawatir si gadis sudah mendapat legitimasi untuk perbuatannya di kemudian hari ? Merasa bahwa si gadis akan merasa mampu "menangani" kekasihnya nantinya jika ia berbuat lagi dengan kekasih lain di kemudian hari ? Bagaiamana halnya dengan seorang kekasih yang tidak membawa bekas yang menandakan bahwa ia seorang perjaka atau bukan ? Siapakah manusia yang dapat membuktikan bahwa seorang lelaki adalah perjaka ketika malam pertama di perkawinan sepasang suami-istri ? Jawabannya sederhana, itulah manusia. Semua tindak tanduk manusia tidak menyangkut diri orang lain kecuali antara dirinya sendiri dan Sang Pencipta. Sebaik-baik rahasia buruk disimpan, Tuhan tak akan membiarkan si kekasih tertipu sepanjang masa. Balasan Tuhan akan datang tidak pada saat manusia berada di alam baka. Di dunia yang kini pun manusia akan menerima ganjaran baik dan ganjaran buruk dari Penciptanya. Tidak ada manusia yang tidak punya rahasia. Rahasia baik dan rahasi buruk oasti dimiliki setiap manusia. Hanya kepada Tuhan kita mesti serahkan takdir kita, baik atau buruk. Agama adalah pegangan hidup manusia, tetapi ia juga bisa sekadar menjadi penghias bibir ketika kita bicara. Maka jadikanlah cinta sebagai air yang mengalir bersama arus darah di setiap benang tubuh kita ! Merdeka !!! bulan bergaris putih ketika kulihat seraut wajah yang kukenal dalam tahunan kumenunggu dan harap engkaulah keteduhan ketika hatiku bergayut di dahan rapuh kemarau menyengat musim dingin yang kering seekor itik berenang di danau bisu dinginmu membasuh wajah yang semalam kubasahi dengan senyummu engkaulah anggrek musim kering yang kupandang dari jauh karena bintang gemerlap di langit malam berbulan merah tak membuatku mampu mencapaimu kita tidak merangkai rindu (Sujitno, 981128) dengarlah kata-kata seorang lelaki yang tulus menyayangi gadisnya ... "Kubisikkan nada hati setulus mentari menepati janji hari di dalam buaian alam persada, meniti bahagia. Kuberikan hidup ini bukanlah sekedar pengisi hidup yang sepi seiring lagu asmaraku, menghimbau diriku. Getaran jiwamu menyatu di kalbu tenggelam bersama api asmara membara, mengadu hati merasuk sukmaku, menghunjam diriku. Cita secinta serasa di indraloka menuju bahtera hidup bahagia, menuju bahtera berkasih mesra" Cita Secinta (Chrisye) Lalu dengarlah ungkapan rasa lelaki (Shakin' Steven - "Because I Love You") yang sangat mencintai gadisnya ..... "If I got down on my knees and I'm here with you, if I crossed a million oceans just to be with you, would you ever let me down. If I climbed the highest mountain just to hold you tight, if I said that I would love you every single night, would you ever let me down. Well I'm sorry if it sounds kind of said, it's just bad. I'm worried, so worried, that you'll let me down. Because I love you, love you, love you, so don't let me down. If I swam the longest river just to call your name, If I said the way I feel for you would never change, would you ever fool around. Well I'm sorry if it sounds kind of said, it's just bad. I'm worried, so worried, that you'll let me down. Because I love you, love you, love you, so don't let me down. Wassalam, EKO SUJITNO Submit to 1000 search engines only 40rb http://www.submit-url.ml.org -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED] To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED] Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED] HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com
[love] Cinta, Virginity (Langit Kamar) & Puisi Sendu
Eko Sujitno [Amoseas Indonesia] Fri, 27 Nov 1998 23:20:34 -0500
