waduh Tomita, saya suka dech posting kamu,

terlepas dari pengaruh orba apa bukan,
memang kenapa sich kita nggak bisa mencintai seseorang dari apa adanya dia aja......
walaupun memang kita nggak bisa hidup dengan makan cinta aja....
tapi saya percaya cinta yang bener-bener tulus pasti akan diberi petunjuk.....(asal 
kitanya punya tekad
and mau berusaha aja.....)

saya pernah baca lho dari posting seseorang, tentang sebuah kisah nyata yang terjadi 
belakangan ini,
pada waktu kerusuhan,
di cerita itu disebutkan bahwa ternyata justru orang-orang yang tergolong "kelas 
rendah"-lah yang punya
hati nurani dan lebih perduli akan keadaan sekitarnya....
bagaimana dengan kita, yang ngakunya orang-orang beriman, bermoral, "berada" lah
pokoknya ??? bisakah kita memberi such a true love.... sebuah love yang memandang 
sebagaimana apa
adanya..... tanpa perbandingan apapun juga...., bersedia nggak kita yang kalo pacar 
kita berubah jadi
"kecoak" misalnya, untuk kita tetap mencintainya setulus hati....., bisa nggak kita 
mencintai itu bukan
hanya just the way you are (sebagaimana aslimu), tetapi juga mencintai for whatever 
you might be (untuk
apapun kamu nanti menjadi)
memang nggak perlu seekstrim itu, tapi yach itu cuman perumpamaan aja kok,
gimana ???

Bests Love for Bests Friends
Now and Forever ....................

apalagi yang kurang, bila kau punya matahari dan udara.....
apalagi yang kurang, bila semua yang kau inginkan [sebenarnya] sudah kau dapatkan......

yangtetapmencintai......


Submit to 1000 search engines only 40rb http://www.submit-url.ml.org

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet     : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 

Kirim email ke