Apapun alasannya ketidak virginan itu sudah menyimpang dari ajaran agama.
Saya akan berdoa kepada Allah SWT supa saya mampu menjaga diri saya,l dari
perbuatan zina yang maha keji. Dan saya berharap nanti mendapat wanita
baik disisi dan Isya Allah belum pernah berbuat zina. Sadar atau tidak
sadar lama kelamaan mungkin generasi saya akan tergerus oleh pergaulan
seperti itu. dan Masya Allah .. banyak yang sudah yang tak mempersoalkan
lagi viriginitas karena hubungan celaka. Saya sudah postingkan ke rekan
non Islam dan mereka pun mengutuk itu.
Maka saran saya carilah pasangan hidup yang bisa membuat ketenangan"
On Fri, 4 Dec 1998, Sigit Widodo wrote:
> >aI Sigit.. liberal sekali yah elo.. BTW.. itu opini elo.. I respect
> >that.
>
>
> Sebenernya gue engga lebih liberal dibandingin cowo-cowo laen di Jakarta,
> kok.. Kalau gue pantau sebenernya cowo-cowo di Jakarta sangat mentolerir
> pre-marital intercourse untuk mereka sendiri, hanya saja kebanyakan kurang
> fair karena mereka kebanyakan masih tidak mentolerir kalau pasangannya telah
> melakukan hubungan seksual sebelum berpacaran dengan dirinya.
>
> Kalo gue sih fair-fair aja, gue mentolerir dan dapat menerima baik untuk gue
> sediri maupun untuk pasangan gue dengan catatan hubungan tersebut dilakukan
> dengan dasar cinta dan dengan satu pasangan. Kalau hubungan tersebut hanya
> didasarkan pada napsu belaka dan/atau dilakukan berganti-ganti pasangan, gue
> akan menganggapnya sama dengan prostitusi amatiran, dan nggak akan gue
> tolerir sama sekali. Gue menentang pelacuran dalam bentuk apapun (apalagi
> pelacur politik, he.. he.. he..)
>
> Liberal? No lah.. tergantung dilihat dari sudut pandang mana. Dari sudut
> pandang gue, pendapat loe yang terlalu konservatif. Dari sudut pandang
> seseorang yang mentolerir free sex, pendapat gue justru konservatif dan loe
> akan dianggap Ultra-konservatif. Oleh karena itu, sebagai sesama demokrat
> (gue anggap loe demokrat karena masih respect ama pendapat gue) sebenarnya
> jangan dilihat perbedaan pendapatnya, tapi marilah kita lihat strengh dan
> weakness dari kondisi to do or not to do pre marital intercourse.. Kalo
> melakukan jeleknya apa, kalo tidak jeleknya apa.. Kalo melakukan bagusnya
> apa, kalau tidak melakukan bagusnya apa. Dari perbandingan itu, kita bisa
> memutuskan, akan melakukan atau tidak melakukan.
>
> Gimana? Ada yang mao komentar lagi, gue sih seneng kalo bisa berdebat
> secara demokratis dan dewasa tanpa adanya doktrin yang terlalu dipaksakan..
>
>
> Salam..
>
> S i g i t
>
>
>
>
> Submit to 1000 search engines only 40rb http://www.submit-url.ml.org
>
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
> To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
> To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
> Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]
> HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com
>
>
Submit to 1000 search engines only 40rb http://www.submit-url.ml.org
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com