>From: Ricky <[EMAIL PROTECTED]>
>
>Apa yang terjadi dengan hati kita
>makin hari kayaknya makin kusam aja enggak pernah terbersihkan dari
>noda2 sehingga menjadi buram
>Koq enggak ada sih perasaan bahwa yang kita lakuin itu merupakan suatu
>dosa, dari semua mail enggak ada yang mengingatkan bahwa hal ini suatu
>dosa, malah menceritakan dengan bangganya.


Pertama-tama, kalau menurut anda nggak ada yang mengingatkan, kenapa bukan
anda yang mengingatkan ? Tentunya dengan tutur bahasa yang baik dan benar,
dengan menjelaskan melalui fakta2 dan teori yang anda punyai, supaya para
anggota list ini bisa mengerti dengan baik maksud anda. Tidak perlu retorika
dalam mailing list. Adu argumentasi bisa dilakukan dengan cara yang benar.

Kedua, yang dosa bagian mana bung ? Anda tahu dengan *pasti* bahwa hal
tersebut merupakan sebuah dosa ? Tolong dijawab.

(Hati2 dalam menjawab pertanyaan saya, sebelum menjawab tolong dipikir
baik2, saya saja tidak berani mengatakan sesuatu yang diperbuat orang lain
itu dosa, sejahat apapun menurut saya perbuatan yang dia lakukan)

Ketiga, bangga menceritakan dosa ?

Saya rasa sama sekali tidak. Anda bisa tunjukkan bagian mana yang
bernafaskan 'bangga' ? Mungkin akan lebih tepat apabila disebutkan sebagai :
"Berbagi pengalaman dengan teman2 yang dianggap dekat". Dimana maksud dan
tujuannya adalah : "Yang baik diambil, yang buruk dibuang".
Apakah ini salah ?

Selain itu jangan lupa, apakah anda kira merupakan suatu hal yang mudah bagi
kami2 yang 'bercerita' ini untuk menceritakan sesuatu yang sifatnya sangat
pribadi ? Sulit bung ! Apalagi buat teman2 yang wanita, saya yakin
bersedianya mereka bercerita tentang suatu peristiwa khusus yang sangat
pribadi menandakan betapa mereka sangat mempercayai media mailing list ini
sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan teman2 terdekat.
Dan anda menuduh mereka 'membanggakan dosa'-nya ? Kalau memang ya, berarti
anda sudah menghianati kepercayaan yang diberikan.

>mungkin suatu saat orang yang enggak berciuman dianggap aneh

Anda berniat tidak berciuman seumur hidup ? Kalau itu maksud anda, tolong
diperjelas teorinya seperti apa, dan juga implementasinya dalam kehidupan
anda di masa depan. Seandainya bukan ini maksud anda, tolong lebih
diperjelas lagi. Bangsa ini harus meninggalkan pola hidup sehari2 dalam
pernyataan2 yang bias dan bisa diinterpretasikan macam2 sesuai dengan
kebutuhan.


emilr

"Life is what happens to you while you're busy makin' other plans..."
(John Lennon, Beautiful Boy)







  Layanan Informasi Iklan Baris Internet * http://www.iklan-25.co.id

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com

Kirim email ke