From: Donan Perdana <[EMAIL PROTECTED]>
>Itulah yang gue maksudin beda cinta dengan napsu , apakah kalo kita tidak
>mencium , memeluk dan mencumbui kekasih kita berarti kita nggak cinta
>sama dia , apakah ciuman , pelukan , belaian kekasih itu merupakan
>suatu kebutuhan apalagi kebutuhan yang mendesak..Gue rasa faktor
>yang mendorong untuk melakukan ciuman dsb itu adalah faktor nafsu
>birahi bukan cinta...toh ekspresi cinta tidak selalu harus dilakukan
>dengan hal-hal yang rada-rada nyerempet bahaya..
---------------------------------------------------
ada kalanya ekspresi cinta itu datang begitu saja..kita gak tau bentuknya kayak
apa, tapi ya terjadi begitu aja..
seperti kalo kita tiba2 pengen beliin temen kita sesuatu, atau ngirim kartu,
pokoknya tanpa ada pikiran apa2, tapi pengen gitu aja...
kita emang bisa aja bilang wah, elu tuh napsu..tapi itu kan karena kita melihat
saja..padahal belum tentu dia itu napsu..itu cuman penilaian kita aja dari apa
yang kita lihat..
tapi masalahnya lain lagi kalo dari ekspresi cinta keterusan jadi napsu..:)
jika kiss faktornya hanya napsu aja, kenapa ada orang yang bilang bahwa kiss itu
sangat indah?
apakah keindahan bisa dilihat dengan napsu?
apakah seorang pelukis melihat wanita telanjang yang dilukisnya dengan napsu?
kalo iya, dimana letak keindahannya?
>bagi wanita batas keterpaksaan ama suka sama suka itu sangat
>tipis , coba selidiki alasan paling banyak dari kasus-kasus MBA
>pasti jawabanya klasik banget , "kalo nggak mau entar dibilangin
>nggak cinta..."
---------------
ya kalo ini berarti terpaksa..yang namanya cinta kan gak maksa..
cinta macam apa yang harus dibuktiin dulu?
IMHO,
xna
Layanan Informasi Iklan Baris Internet * http://www.iklan-25.co.id
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com