Dear Lover's

Dari pada sepi tolong beri pendapat  dong atas kasus adek gua ini.

Gua punya saudara/ ade  ceweq  seorang karyawan
[oghie]  karyawati kali ya?

 pacaran sama temen satu
perusahaan tempat kerja (walaupun tidak satu bagian).

Cowoknya sudah punya pacar/calon  di kota yang berbeda (jauh) sudah kerja
juga dan sedang sekolah lagi.  Entah karena keadaan atau kebersamaan
akhirnya tumbuh juga benih benih kasih sayang diantara mereka. Adalah satu
kenyataan mereka sebenernya berbeda agama.  Adek gua ini sadar tapi
terlanjur sayang. Cowoknya juga bilang sayang tapi rasanya nggak mungkin.
dan ini berjalan dua tahun, sampai akhirnya si cowok memutuskan untuk
menikah dengan calonnya terdahulu.  Adek gua jelas sedih  tapi pasrah dan
dalam proses menerima keadaan tapi dengan keyakinan dia tetap berdoa, ech
sampai  ternyara dua hari menjelang hari H  cowoknya masih telepon dia.  Dan
pada saat hari H (february tahun ini) pagi pagi cowoknya telepon lagi karena
pernikahan batal (konon ibu si ceweq tidak setuju dengan cowoq ini).  

Dampaknya adek gua yakin bahwa doa die di jawab :((  balik lagilah si cowo
ketempat kerja  dan mereka berhubungan seperti biasa. Hanya mungkin karena
tantangan dari orangtua siceweq (dan mungkin juga perbedaan agama dengan
adek gua)  si cowoq justru tetep memilih menikah dengan calonnya, dan
rencana seminggu lagi akan menikah dan undangan sudah sampe ke adek gua.

Adek gua sebenernya udah nekad pengan keluar dari tempat kerjaannya, dia
juga sempet mempersalahkan Tuhan karena doanya nggak di jawab (walaupun
akhirnya sadar juga  he..he..he)  yang jadi masalah Cowoq ini tetep aja
nelepon dia  seperti biasa dan bilang sayang, bahkan dia bilang lagi kalau
terjadi apa apa dengan adek gua dia akan merasa berdosa sekali.  Adek gua
sudah minta supaya dia jangan telepon telepon, tapi cowok itu bilang dia
harus pastikan bahwa adek gua bae bae, adek gua juga udah bilang kalau dia
perlu pertolongan dia akan telepon jadi tolong  nggak usah telepon ade gua
lagi.

Adek gua tanya sama gua bagaimana ngadepin cowok itu, cuma gua nggak berani
jawab dengan alesan gua saudara dia dan satu agama juga dengan adek gua ini,
gua takut kalau pendapat gua yang gua sampaikan bakalan mental duluan karena
gua pasti akan bicara tidak fair (berpihak sama adek gua) sementara gua tahu
diapun cinta sama cowoq itu.  makanya masalah ini gua sampaikan ke LOVER"S
dengan harapan  ada masukan yang bisa melihat dari dua sisi  tidak berpihak
pada satu sisi saja.  nanti masukan dari Lover's akan gua rangkum dan kasih
sama dia sehingga dia bisa menerima lebih rasional. Karena waktu dia tanya
sama temennya, nasehatnya yach emang nggak direstui Tuhan dan kudu tobat
he..he  cuma tetep aja nggak masuk karena itu tadi berpihak.

Pertanyaan dia adalah:

1. Apakah emang bener cowoq itu sayang sama dia ?????  dengan sikapnya yang
memilih calonnya terdahulu  tapi tetap menahan dia jangan pergi dan selalu
menelpon.

[oghie]  kayaknya sih emang ada rasa cinta and sayang itu......skarang yang jadi 
persoalan bukan hanya cinta....tapi juga agama....kedua hal ini adalah karunia Tuhan 
yg tak dapat kita pungkiri.....mereka ( si ce dan co) dihadapkan pada dua pilihan yg 
sangat mendasar......
tapi menurut saya, tidak ada agama yg melarang manusia saling mencintai.....sementara 
cinta pun harus berlandaskan agama...kalo memang kita cinta dan ingin membuktikan 
cinta kita dengan jalan pernikahan...maka itu harus dilakukan dengan dasar agama yg 
kita anut......
nah sekarang, sejauh mana agama mentolerir dua manusia yg saling jatuh cinta tapi 
berlainan agama????
apakah diperbolehkan menikah dengan ce/co dari agama lain????
jika keduanya bertahan pada agama masing-masing, apakah pernikahan itu akan harmonis 
setelah mereka menjalaninya????

kita bisa berkaca pada pablik-pablik pigur kita .....misalnya para artis.....
Bucek and  TITI DJ..( yg mana yah yg pindah agama)
Sofia Latjuba ama Indra Lesmana ( Indra masuk Katolik...tapi alhamdulillah udah balik)
trus.....jamal mirdad ama Lidia K......
Katon ama Ira W

saya rasa mereka cukup jadi pertimbangan untuk ce and co.....
jika pernikahan adalah salah satunya jalan yg terbaik.......
bisa saja dijalani , tapi harus saling menjaga dan saling menghormati......
dan berjanji bahwa semuanya itu dilakukan berdasarkan cinta semata........

tapi ada pepatah yg mengatakan " cinta itu tak mesti bersatu......."
yah, cukup jelas rasanya, ada kalanya kita harus menderita karena cinta.....
kita sedih karena cinta, kita tertawa karena cinta................

kalau memang keduanya saling cinta......rasanya mereka lebih bisa dan lebih berhak 
untuk memutuskannya dengan tanpa melupakan pertimbangan2 dari apa yg sudah terjadi di 
lingkungan kita ini
 


[oghie]  Oghie

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com

Kirim email ke