Hi all lovers,
ada yang udah pernah baca ?


Bicaranya Pria dan Wanita

Bahwa antara pria dan wanita masing-masing mengembangkan pola kebutuhan
dan perilaku yang berbeda dalam banyak hal, salah satunya dalam hal
berbicara, ini memang belum banyak diketahui orang. Pola kebiasaan dan
reaksi pria dalam berbicara yang berbeda dengan kaum wanita akhirnya
menimbulkan kesalahpahaman di antara mereka. Anda ingin juga mengetahui
mengenai perbedaan-perbedaan tersebut? Inilah beberapa poinnya.

1. Untuk apa bicara?
Ada perbedaan mendasar antara kedua jenis manusia ini, mengenai mengapa
mereka berbicara. Seorang laki-laki yang mengadakan perjanjian untuk
makan siang di sebuah restoran dengan rekan kerjanya laki-laki yang
lain, maka  mereka akan mengadakan pembicaraan mengenai masalah yang
mereka hadapi dan mencari pemecahannya saat itu juga. Ini salah satu
gambaran, bahwa kaum laki-laki merasa perlu berbicara ketika ada sesuatu
yang memang harus dicari penyelesaian masalahnya.
Tetapi jika dua orang wanita berjanji untuk makan siang bersama di
sebuah restoran, maka mereka akan berbicara penuh keakraban, dari hati
ke hati, saling mengungkapkan perasaan, hingga pertemuan siang hari
tersebut menumbuhkan ikatan hubungan yang kian erat antara keduanya.
Begitulah wanita, yang diberi fitrah untuk merasa perlu berbicara untuk
mengungkapkan perasaan-perasaannya. Sekadar mengungkapkannya saja, dan
mengharapkan datangnya simpati dari pendengarnya terhadap
perasaan-perasaan tadi. Perbedaan ini sering mengundang kesalahpahaman.
Ketika seorang pria tanpa memberikan empati langsung menyodorkan
penyelesaian dari sebuah permasalahan (yang hakekatnya hanya sebagai
ungkapan perasaan) yang disampaikan wanita, maka si wanita bukannya
senang dengan penyelesaian itu, melainkan menjadi tersinggung.
Laki-laki pun heran mengapa wanita menjadi sangat sering bicara hal-hal
yang menurutnya tak perlu. Seperti juga wanita heran mengapa laki-laki
sulit untuk diajak bicara mengenai perasaan-perasaannya.

2. Kapan ingin bicara?
Pria hanya akan berbicara jika ia anggap sangat perlu mencari
penyelesaian masalah. Bahkan tak jarang mereka berada dalam keadaan sama
sekali tak berkeinginan untuk mendengarkan pasangannya berbicara.
Sebaliknya wanita lebih sering ingin berbicara, ketika ada orang lain
yang mau mendengarkan ungkapan perasaannya. Jika sudah menemukan
pendengar seperti ini, wanita bisa bicara panjang lebar tanpa henti.




3. Sedalam apa artinya?
Dengan demikian, sejauh mana pria dan wanita menghargai sebuah
pembicaraan pun menjadi berlainan. Bagi wanita, terjadinya pembicaraan
demi pembicaraan sangat berarti untuk meningkatkan hubungan. Hal ini
sangat wajar jika dipahami bahwa bagi kaum hawa ini harga diri mereka
ditentukan oleh mutu   hubungannya.
Namun bagi pria urusan berbicara ini tak ada sangkut-pautnya dengan
harga diri sama sekali, karena buat mereka bicara hanyalah salah satu
cara untuk mengkomunikasikan berita dan mencari penyelesaian masalah.


arief muLya
-------------
To love it's not a part of thing or a part of life,
It's the whole of thing and the whole of life....

When you love someone, set her free...
If she comes back to you, she was and will always be yours...
If she never returns, than she's not you to begin with...

achh.....


  ** Jadual puasa Ramadhan @ http://www.indoglobal.com/puasa.html **
  Layanan Informasi Iklan Baris Internet * http://www.iklan-25.co.id

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 


Kirim email ke