Sesuai janji saya tadi malam, saya akan buka topik baru, mudah2an menarik...

Dibawah ini ada masalah yang dialami teman cewek saya :

Pada saat dia baru beberapa bulan putus dari cowoknya (asumsi : orang yang
baru putus akan sangat fragile), dia didekati oleh seorang cowok yang
tadinya hanya teman biasa. Si cowok ini pandai sekali, dia pdkt dengan cara
yang tidak kentara (menurut cewek, kalau saya sebagai cowok sih melihatnya
tampak sangat 'obvious'..).

Yang menjadi sumber masalah adalah si cowok ini sebenarnya sudah punya
pacar, dan pacarnya ini sebenarnya masih satu lingkungan dengan mereka
semua. Singkatnya, si cowok ini bermain api dengan teman saya, sementara
teman saya ini dan pacar si cowok masih main bareng juga, pokoknya mereka
semua saling kenal deh...

Teman saya sih awalnya senang2 aja, karena dia nggak nyangka si cowok ini
punya maksud tertentu. Apalagi cowok tersebut punya cewek, dan dia memang
lumayan ganteng. Dia dengan gencar-nya mendekati teman saya ini, dari mulai
telepon, pager2, sampai akhirnya mulai berani datang ke rumah dan ngobrol
sampai larut malam (pokoknya basic banget deh...). Saya sejak semula sudah
wanti2 sama teman saya ini, supaya dia bersiap-siap seandainya si cowok ini
berubah arah jadi pdkt, bukan apa2 sih, supaya teman saya ini nggak kaget
seandainya itu terjadi.. Tapi teman saya nggak percaya, dia malah dengan
cueknya terus meladeni si cowok ini, sampai apa yang sudah saya perkirakan
benar2 terjadi.

Awalnya adalah dengan si cowok mulai mengakui bahwa hubungannya dengan
ceweknya sebenarnya udah rada2 nggak nyambung, dan dia mulai mikir2 untuk
udahan aja. Sambil cerita gitu dia juga bilang bahwa dia menikmati banget
cerita2 sama teman saya, dan bahwa ceweknya nggak bisa kasih itu ke dia. Dia
bilang juga bahwa selama ini ceweknya nggak tahu bahwa dia sering teleponan
dan dateng ke rumah teman saya ini.. jadi dia ngaku-lah bahwa selama ini dia
udah agak2 main sembunyi2 sama pacarnya sendiri.

Pada saat yang sama, teman cewek saya mulai suka juga sama cowok tsb, dan
dia jadi sangat nggak enak sama pacar si cowok tsb yang notabene temannya
sendiri. Dan dia juga berusaha supaya si cowok ini mau memikirkan
hubungannya dengan pacarnya yang sudah cukup lama (2 tahun ?) dan jangan
terpengaruh dengan ke'dekat'an mereka berdua yang baru saja dimulai lebih
kurang satu bulan.


Saya sih sebagai sahabat baik cuma bisa menyarankan pada teman saya supaya
berhati-hati, karena saya sih melihat bahwa niat cowok ini seakan2 sudah
direncanakan sejak awal (buktinya saya bisa prediksi), dan bahwa sejak
semula cowok ini memang sudah berniat untuk memutuskan ceweknya. Jadi kalau
teman saya berniat serius, lebih baik dipikir matang2, karena si cowok ini
dengan mudahnya main sembunyi2an sama ceweknya, tanpa merasa bersalah,
sambil tetap membuat ceweknya berpikir "He is still mine.." . Bukankah nanti
dia akan dengan mudah melakukan hal yang sama jika bosan dengan teman
saya..?


Cerita ini sebenarnya masih ada lanjutannya, karena saya masih belum dengar
update terakhir dari teman saya yang akan segera saya telepon, tapi saya mau
dengar dulu seandainya ada yang mau kasih tanggapan.

Makasih,

emilr

"Life is what happens to you while you're busy makin' other plans..."
(John Lennon, Beautiful Boy)




  ** Jadual puasa Ramadhan @ http://www.indoglobal.com/puasa.html **
  Layanan Informasi Iklan Baris Internet * http://www.iklan-25.co.id

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 


Kirim email ke