At 03:28 PM 7/8/99 +0700, Raul 'Andri' Gonzalez wrote:

>wahh..., emang ada apa nihh Boy.., kalo dari thunderbolt.ee, nggak boleh
>yang ngomentarin dari mesin inih..., gue malah nonton tuh matix nyampe

Bukan, cuman merasa aneh aja kalo logika filmnya nggak bisa diterima, hehe.

>3 kali (mungkin jadi 4 kali kalo gathring ini entar jadi...)
>tetap ajah nggak masuk ke logika gue, tapi kalo di bilang film
>action nahhhhh gue setuju sekaliii..., cukup menghibur lahh actionnya..:)
>standard Holywood, petuah2x nya juga bagus...,  apa lagi kata2 si
>'oracle' bagus tuhhh buat signature..:)

Kayaknya mungkin loe termasuk yang nggak bisa mengerti "There is no spoon", 
alias nggak bisa ngeliat reality beyond reality. After all, reality is what 
you believe is real, said Morpheus. Kalau memang daya nalarnya cuma sampai 
suatu titik, ya sudah, titik berikutnya mau dibilangin kayak apa juga nggak 
bakalan nyampe, karena dia mampunya cuma sampai situ.


> > Tapi nggak serumit itu kok ceritanya, tapi memang kebiasaan nonton sinetron
> > Indonesia memang berakibat buruk pada cerapan film kita.. =(
> >
>Mungkin juga sihh karena kebanyakan nonton sinetron jadi membuat gue
>nggak bisa mencerna film itu dengan baik, tapi jangan salah lhoo banyak
>juga gue rasa yang ikut milist love ini juga pada ketagihan sinetron
>terutama cewex dan cowox juga ada (termasuk gue), tapi gue nggak
>beranggapan itu sebagai hal yang buruk.., malah hal itu mencerminkan
>kehidupan yang terjadi pada bangsa kita sekarang ini..., kenafa nggak
>gathring nonton sinetron bareng ajahhh..., kan lumayan tuhh banyak lagi
>yang bertema love..., heheheheheheh

Wah... benarkah mayoritas kehidupan masyarakat bangsa kita itu hidup di 
rumah mewah, naik mobil pribadi semua, dan hidup hanya diabdikan untuk 
mengejar orang yang kita rasa cintai? Kalau memang ya, berarti yang namanya 
krismon, penjarahan panen udang, rel kereta, kabel telpon / listrik, 
kerusuhan di pelosok2 daerah, dan lain2 itu cuma berita bohong di media 
massa ya, hehe. Well, reality is what you believe is real. Kalau loe 
percaya bahwa isi sinetron itu penggambaran kehidupan yang terjadi pada 
bangsa kita, I guess you are still living inside The Matrix, hehe.

Tapi nggak pa-pa kok. Sinetron bisa dianggap sebagai opium, berguna untuk 
melupakan kenyataan yang sebenarnya di sekitar kita, hehe.

I want to live for love,
not to die for love - CiTyHuNTeR

Betawi Indonesian Web Directory - http://senayan.betawi.net/

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com

Kirim email ke