Negeri Khayalan
Di sutu hari di waktu masih SMP kelas dua, guru saya mengatakan bahwa tidak
ada suatupun di dunia ini yang tidak terbatas. Semuanya dibatasi oleh
kemampuan dan sumber daya yang dipunyai. Otak anak SMP kami tidak bisa
menerima pernyataan guru itu. Kompak tanpa berunding terlebih dulu semua
teman sekelas bilang bahwa ada yang tak terbatas yaitu mengkhayal. Kita bisa
mengkhayalkan apa saja kan bu guru �c..mau bisa terbang kayak burung, mau
jadi orang kaya, mau jadi orang jenius, mau jadi apaaaaaaa saja bisa kok bu
guru. Kan itu tak terbatas! Sia-sia saja si ibu mendebat kami. Sampai
akhirnya bu guru menangis terisak karena mengira bahwa kami mempermainkan
beliau�c�c
Dan kamipun ganti terbengong-bengong �c.Lho �ckan itu tadi diskusi �ckok
nggak boleh lho beda pendapat dengan guru�c..
Itu masa lalu�c.jaman masih belum reformasi. Jaman indoktrinasi.
Sekarang saya berpikir lagi tentang khayalan itu. Benarkah tak terbatas?
Bisakah kita sampai pada suatu titik di mana kita tak lagi punya daya untuk
mengkhayal lebih jauh lagi?
Dan saya masih belum bisa mengambil kesimpulan hingga detik ini �c�c..
Mengkhayal memang menyenangkan. Kita bebas merdeka membentuk dunia kita
sendiri. Mau kita bikin seindah-indahnya atau bahkan seburuk-buruknya atau
mungkin seaneh-anehnya �csemuanya terserah kemauan kita. Setiap waktu setiap
saat kita juga bebas mengunjungi negeri khayalan kita tanpa bayar apa-apa.
Tapi setiap kali pula kita masih tetap harus terseret kembali ke dunia nyata
tempat kita berada. Dunia dengan segala macam persoalan yang tak
henti-hentinya datang sillih berganti. Dunia yang tak bisa kita bentuk semau
kita sendiri walaupun kita tentu harus bisa memberi kontribusi.
Milis love ini juga suatu dunia. Suatu kumpulan manusia. Yang walaupun tak
melihat satu sama lain namun bisa saling berinteraksi, saling tanya menanya
saling jawab menjawab juga kadang bisa saling tonjok dan saling maki. Milis
love ini, walaupun aturannya ditentukan oleh yang memprakarsai milis namun
isi dan substansinya dibentuk dan ditentukan oleh para anggota sendiri. Kita
semua�c�c
Tadinya saya pikir milis love ini milis khayalan. Orang Ambon saling bunuh,
orang Aceh ditembaki, tetangga kita saling cekcok sana-sini �cnamun di milis
love�c..semua itu tak ada. Semua itu tak ikut serta. Indahnya dunia kita
�c�c.. nonton film dengan pacar, lalu piknik sambil ngedengerin lagu
�c�c.Indahnya dunia kita �c�c
Namun ternyata tidak semuanya juga. Mungkin ada 2 bagian yang ada di sini.
Bagian pertama yaitu yang ingin menjadikan milis love sebagai negeri
khayalan, negeri impian yang bisa digunakan untuk melupakan persoalan
sehari-hari di sekeliling kita.
Sedang sebagian lagi masih tetap ingin memberi tempat untuk membicarakan
persoalan-persoalan bangsa kita dengan kacamata cinta. Orang yang saling
pukul dan saling bunuh itu kan pertanda hilangnya cinta di dada mereka?
...saya pikir namanya "love" nggak cuma antara cowok & cewek
dan lebih kuat lagi perasaan antara kita ama ortu kita and sesama umat
manusia... kebetulan saya juga pernah ke jepang dan saya liat ada sesuatu
yang lain yang sudah lama tidak saya liat di sini, yaitu perasaan cinta
sesama... saling menghargai, saling menghormati keteraturan hidup,
toleransi...bukannya saya menjelek-jelekan kondisi kita tapi saya pikir udah
saatnya kita bersama-sama merubah hidup yang serba semrawut ini menuju
bangsa yang teratur dan disiplin... dan dengan niat yang tulus...untuk
mewujudkan Indonesia yang damai dan bebas dari
kekerasan...setuju......?????? ([EMAIL PROTECTED])
Jiwa milis ditentukan oleh partisipasi anggota.
Nah�cyang mana pilihan kita?
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
Betawi Indonesian Web Directory - http://senayan.betawi.net/
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com