Thanks berat atas saran-sarannya,
Itu menyadarkan saya untuk bertanya pada diri saya sendiri, apa perasaan
saya sebenarnya, apa saya adalah orang yang hanya mengambil kesempatan dalam
kemelut yang dihadapi orang lain.
You were right, dedhi, that I have to tell her directly. But you see, that
your suggestion makes me realize what other people thought about this
problem. That's what friends are for .........
Hari ini saya berencana untuk telepon dia dan mencari tahu bagaimana kondisi
hubungannya dengan cowok itu. Teorinya, kalo' ternyata dia sudah mengakhitri
hubungannya, apa salahnya kalo' saya masuk... Tapi kalo' memang dia tetap
mempertahankan hubungannya dan menerima cowok itu dengan segala
"keterbatasannya" (tanpa rencana jangka panjang, keseganan untuk bicara
dengan ortunya), saya akan mendukung dia dengan keputusannya (Like I always
did before...)
Ternyata rumit juga ya untuk "jaga muntahan" ?!
Yang jadi masalah, Linda, saya dengan dia dipisahkan oleh lautan luas....
saya tetap ada disamping dia tapi bukan dalam arti fisik dan itu sudah
berjalan hampir 1 tahun. Apa bisa cinta bersemi dalam jarak yang jauh
seperti begini?

TIA,
dave
 ----------
From: Dedhi
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [love] Mohon Tanggapan (A.S.A.P)
Date: Thursday, September 02, 1999 11:31PM

At 10:28 PM 9/2/99 , David C Nainggolan wrote

>Apa yang harus saya katakan pada teman cowok yang selama ini jadi pacarnya,
>jika ternyata saya bisa "masuk"?
>Apa sebaiknya tindakan saya, untuk berlaku bijak dan adil dalam masalah
ini?
>Haruskah saya memendam saja perasaan saya demi memelihara hubungan baik
>dengan keduanya?
>Saya juga punya target untuk mengakhiri "kelajangan " (bukan kejalangan)
>saya tahun depan, apa ini ada kaitannya dengan masalah ini (he...he,,,he.)?

Gue pingin teriak nih :

MAN !!!!! IF YOU WANT HER,  ASK HER, NOT ASK US !!!!!

Wah kamu ini gimana sih, kalau memang kamu suka sama wanita itu, ya
bilanglah, soal nanti jika dia tidak suka dan lantas kehilangan kamu, itu
sudah resiko yang harus dihadapi.
INGAT di sistem sosial Indonesia pria adalah yang mengambil inisiatif
perjodohan, dan wanita cenderung pasif. Oleh karenaitu pria mempunya
kebebasan dalam "bermain"  dengan cinta, DAN sebagai balance-nya kitalah
yang dituntut untuk siap mengambil resiko rugi dalam "perjudian" cinta.

Tidak ada ruginya kalau memang kamu suka untuk diutarakan. Jika ditolak pun
akibatnya tidak akan menghancurkan hidup kamu, karena kamu sendiri selama
ini sebenarnya sudah siap untuk "diminorkan" sama dia (dengan jadi teman
curhat)



Betawi Indonesian Web Directory - http://senayan.betawi.net/

 -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com


Betawi Indonesian Web Directory - http://senayan.betawi.net/

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com

Kirim email ke