Mungkin maksudnya "nggak harus terikat" kali ya? Masak iya kalo dia nggak
suka lalu melakukan hal tersebut, kecuali kalau memang namanya prostitusi?

 - Junthed -

Komentar gue:
Yang kaya gini memang gue belum pernah ngalamin tapi beberapa temen-temen
gue pernah punya hubungan yang kaya gini (mungkin sampai sekarang juga masih
begitu), dan aneh bin ajaib, mereka ngga merasakan itu sebagai kesalahan,
atau ini trend baru dalam hubungan antar lawan jenis ? ini bukan prostitusi,
karena keduanya tidak mengharapkan imbalan apa-apa, cuma ingin menikmati
sex-nya aja. Penyebabnya banyak, ada psikologis, sosiologis, modernisasi,
feminisme. Bukan maksud gue menyalahkan kondisi yang sudah kadung ada dalam
kenyataan hidup, cuma, paling tidak kita bisalah bersikap terhadap hal
seperti ini, kalau setuju - jalanin aja, kalau ngga - biarin aja orang punya
konsep yang kaya gitu selama tidak mengganggu diri kita sendiri. Jadi jangan
kita menilai bahwa yang kaya gitu bejat, ngga bermoral, tapi begitu kita
dapat, kita jalanin juga....... (muna banget kalo gitu!)
Kalo gue perhatiin, makin kesini kaum remaja dan pemuda-pemudi makin longgar
terhadap norma-norma dan nilai-nilai moral dan agama. Kira-kira, rekan-rekan
punya opini, kenapa ini terjadi ? ini nanti sampai juga ke pertanyaan,
sebenarnya apa sih definisi cinta itu di jaman post-mo ini?
Selamat mikir dan siap berargumen...
Salam cinta,
#dave

Betawi Indonesian Web Directory - http://senayan.betawi.net/

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke