Willy,

Etiket untuk berkencan menurut saya yang paling penting adalah: use your
common sense. Maksud saya, tempatkan posisi anda sebagai pelindung dia.
Saya kira ini berlaku juga terhadap saudara perempuan, isteri ibu atau
teman perempuan kamu.

Contoh, di jalan raya, kendaraan umum atau tempat lain tempatkan diri Anda
di sisi yang aman buat si cewek. Kalau dia bicara, dengarkan dia dengan
sungguh-sungguh. Tidak usah terlalu banyak mendebat karena perempuan
biasanya kurang suka bersaing dalam pembicaraan, nggak seperti laki-laki
yang pembicaraannya lebih banyak kata-kata: "tapi, kalau saya", dsb. Lebih
baik baik gunakan kata-kata yang menunjukkan dukungan dan perhatian
misalnya "oh ya, hmm" dan sebagainya. 

Saya cenderung nggak suka bawa-bawa bunga untuk menyatakan cinta kecewek.
Terlalu 'dandy' rasanya. Kecuali kalau ada acara khusus seperti ulang tahun
dll. Itu pun lebih baik kamu kirim karangan bunga ke rumahnya, nggak perlu
dibawa-bawa sendiri. Kalau pesan makanan, dan kamu yang traktir misalnya,
tanya dulu cewek itu maunya makan/minum apa.  

Selebihnya (warna bunga, cara memesan makanan dsb): nggak usah terlalu
diatur-atur. Nanti jati diri anda malah hilang, padahal kekonyolan dan
kesalahan-kesalahan kan manusiawi dan orang juga punya pembawaan
sendiri-sendiri. Kadang-kadang itu malah jadi hal yang lucu. Kalau kamu
nggak tahu bagaimana cara memegang pisau, apa sendok di sebelah kiri atau
kanan, bilang aja terus terang dengan cara yang humoris, malah jujur kan?.
Yang penting common sense, sewajar mungkin dan nggak dibuat-buat. 


Good luck,
David



At 10:30 19/11/99 +0700, you wrote:
>Dear all,
>
>Saya belum pernah berpengalaman dalam mengajak kencan wanita nich. Biasanya
>kalau main barengan, yach biasa ajach seperti teman.
>
>Tetapi saya memperhatikan teman-teman saya yang mengajak temannya untuk
>kencan, sepertinya ada aturan kencan. Seperti membawa bunga, membukakan
>pintu mobil buat ce-nya, terus dalam memilih menu, kapan harus makan, saya
>melihat semuanya itu mengikuti pola aturan tertentu.
>
>Nah, yang mau saya tanyakan buat rekan-rekan semua, bagaimana sebetulnya
>aturan yang baik tersebut?
>
>Terus terang, saya bukan berasal dari kalangan yang sudah mewarisi
>aturan-aturan tersebut, tetapi saya ingin belajar untuk menjadi orang yang
>lebih modern.
>
>Boleh minta saran dari teman-teman, aturan-aturan tempat apa yang harus
>dipilih, lalu jika mau memasan makanan, kapan kita harus memanggil pelayan,
>lalu kata-kata apa yang diucapkan jika memesan makanan, lalu apa istilah
>"medium", dll. Lalu kapan harus memberikan bunga. Lalu bunga yang dipilih
>seperti apa.
>Supaya nanti suatu saat saya kencan, saya sudah tahu gambarannya seperti apa.
>
>Atau ada tidak petunjuk/redme.txt :) yang menerangkan hal-hal tersebut?
>Lalu apakah ada yang tahu list.txt :) tempat-tempat kencan yang biasa
>dikunjungi di Bandung?
>Saran dan masukan dari teman-teman akan sangat saya hargai.
>
>Terima kasih.
>
>Salam,
>
>Willy
>
>
>
>-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
>To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
>To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
>Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
> 
"By The Way, No Animal Was Harm On Making This E-Mail "


-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke