Kayaknya saya pernay posting di milis ini dech masalah cinta, sayang dan kasih.
ada bedanya lho
Kalo cinta itu antara lawan jenis, dan lebih fokus pd kepentingan diri sendiri, misal 
kita mencintai seseorang dgn harapan agar seseorang itu juga membalas cinta kita, kalo 
tdk dibalas kita jadi jengkel, sedih bahkan marah.
Dan ada alasan yg menyebabkan kita mencintai org itu, dan lagi - lagi alasan ini 
sebenarnya utk kepentingan kita juga
Misal, kita mencintai si A krn dia cantik, baik, pinter, wawasannya luas. Nah cantik, 
baik, pinter dan wawasan luas itu sebetulnya khan kita yg ingin menikmatinya. 
Kecantikan, kebaikan, kepinteran dia itu khan akhirnya utk kita, kita yg akan 
merasakannya apabila harapan kita bahwa dia membalas cinta kita terkabul. Demikian 
juga sebaliknya dia mencintai kita dengan harapan utk dapat memiliki ato sekurang 
kurangnya merasakan hal - hal positif yg kita miliki.

Kalo sayang itu lebih dalam dari cinta, lebih tulus. Bisa antara lawan jenis, biasanya 
yg sudah berhubungan lama, sehingga hubungannya tidak hanya berdasar atas pertimbangan 
untung rugi, atau simbiosis mutualisme tapi sdh mampu menerima kekurangan - kekurangan 
masing masing, apabila unsur unsur seperti keindahan  dan hubungan fisik yg intim sdh 
tidak ada lagi mereka pun masih bisa tetap saling menyayangi. Selain itu jugaterdapat 
pd hubungan antar anggota keluarga, ayah anak, ibu anak, adik kakak, dll.Jadi perasaan 
ingin memiliki itu sdh agak berkurang disini diganti dengan rasa ingin memberi .

Nah kalo kasih, ini yg paling agung, indah dan universal. Kasih yaitu cinta yg memberi 
tanpa mengharapkan balasan (unconditional love), lembut, rendah hati, murah hati.
Misal apabila kita mengasihi sungguh sungguh org lain maka kita akan selalu ingin 
membahagiakannya walaupun kita tidak dapat memilikinya, kita akan rela dia bersama 
sama dgn org lain apabila itu memang membuatnya bahagia.
Jadi kasih disini berkebalikan dgn cinta, disini fokusnya bukan kepentingan diri 
sendiri melainkan kepentingan org yg kita kasihi itu.
Kasih yg paling tulus dan agung tentu saja kasih Tuhan pada umatnya, yg meskipun kita 
ini bertumpuk tumpuk dosanya tetap saja Dia mau mengampuni dosa kita.



*********** REPLY SEPARATOR  ***********

On 12/10/99 at 6:39 AM odysseus wrote:

>At 06:35 PM 12/10/99 +0700, you wrote:
>>yuhuuuu.....gue mo nanya nih ...
>>pas kapan sih kita tuh bilang cinta ama someone ,.... ???
>>gimana kita tau kalo yang kita rasain tuh cinta ..?
>>ngebedainnya ama napsu sesaat pas saat itu doang tuh gimana ..?
>
>ini cuma sekedar ilustrasi, tapi kira2 begini : kalau kita melihat dia 
>senang, ketemu dia hati rasanya berbunga2, kalau jalan bareng dengan dia 
>kita penuh semangat, kalau nggak ketemu kepikiran terus, dan apapun yang 
>kita lihat, bisa mengingatkan kita sama dia....
>
>itu namanya kita lagi 'jatuh' cinta.... (fall in love) , dan kita punya 
>sebuah harapan dimana kita ingin dia pun 'cinta' sama kita.... kalau tidak, 
>kita akan sangat kecewa..... patah hati.... etc.etc...
>
>>terus apa bedanya ama sayang ..?
>>pas kapan juga sayang berubah jadi cinta ....??
>
>sayang itu lebih 'murni', tak harap kembali (kayak 'kasih ibu'..hehe..) , 
>nggak perduli orangnya ada atau tidak, dekat atau jauh, baik atau biasa 
>saja, kita akan tetap sayang sama dia. dan kita akan senang sekali untuk 
>bisa berbuat sesuatu yang menyenangkan dia, dan sayang ini macam2, selain 
>pada kekasih, ada pula rasa sayang ke teman, adik-kakak, orangtua-saudara, 
>dan tentunya untuk mereka2 ini kita tidak perlu 'jatuh cinta' dulu untuk 
>bisa merasa 'sayang'....
>
>dalam hubungan dengan lawan jenis, saya selalu mengalami urut2an-nya 
>biasanya seperti ini :
>
>berteman baik..... akrab.... tiba2 saya jatuh...
>cinta.... dan lalu sikap saya ke dia seperti ilustrasi di atas (bego-lah 
>pokoknya...),
>setelah kenal lebih dalam lagi, dan tentunya setelah banyak berinteraksi, 
>lama2 perasaan cinta saya akan berubah menjadi... sayang... dan saya nggak 
>perduli lagi dengan 'saya' , segala sesuatu yang saya lakukan bukan buat 
>'saya', tapi buat 'dia'... dan dengan itu baru saya merasakan 'senang' yang 
>sebenarnya.... yaitu kalau saya berhasil membuat dia senang....
>
>>bantuin gue doong ....
>>abis perasaan gue ampe saat ini cuma nyampe ampe kadar sayang mulu deh ...
>>belon pernah ngerasain yg namanya cinta...
>>atau emang gue udah ampe tahap itu cuma nggak ngerasa aja ...??
>
>kalau memang kamu belum pernah merasakan seperti ilustrasi saya di atas 
>tentang 'jatuh cinta', ya menurut saya berarti kamu memang belum 'cinta' 
>sama dia... tapi jelas kamu belum 'sayang' sama dia, atau mungkin 'sayang' 
>dengan definisi yang lain.... yaitu 'sayang' sebagai teman seperti yang 
>saya jelaskan di atas.... dan bukan tidak mungkin ada yang merasakan 
>'sayang' sebagai teman dulu, baru suatu saat nanti tiba2 kamu merasakan ada 
>sesuatu yang lain.... yang membuat kamu yakin bahwa kamu sedang 'jatuh 
>cinta'....
>
>terus terang, tidak ada rumusan yang pasti mengenai sayang, cinta, love, 
>care dsb.... karena semua itu dalam hati, dan tidak akan pernah ada rumusan 
>yang benar2 'tepat' dalam mendefinisikannya..... karena setiap orang akan 
>punya pandangan yang berbeda... pengalaman yang berbeda... dan interpretasi 
>yang berbeda.... that's just the mystery of life....
>
>
>
>
>-=* odysseus *=-
>
>"...For nothing is greater or better than this, when man and wife dwell in 
>a home in one accord, a great grief to their foes and a joy to their 
>friends; but they know it best themselves." [Odysseus to Nausicaa. Homer, 
>Odyssey 6.180]
>
>
>
>
>
>-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
>To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
>To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
>Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]




-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke