STRATEGI BERKENCAN
Pendahuluan
Sebelum anda mulai menjalin suatu hubungan cinta anda harus
membangun tiga perasaan berikut, yaitu:
1. Pesona
2. Hormat
3. Persahabatan
Jika anda ingin dapat menaklukkan hati si dia maka anda harus
membangun ketiga perasaan itu dalam hubungan anda dengan si dia.
1. Pesona
Tidak bisa disangkal bahwa pesona adalah pemicu orang untuk
tertarik pada sesuatu. Bila anda ingin membuat seseorang jatuh
hati terhadap anda, maka anda wajib membuat mereka terpesona
akan diri anda dengan membentuk karakter yang kuat dalam diri
anda seperti; rasa percaya diri, prestasi, kecantikan yang
datang dari dalam dan masih banyak hal positif lainnya
2. Hormat
Bagaimana kita menaruh hormat kepada seseorang ? Hormat adalah
sikap yang tumbuh melalui suatu proses. Untuk sebagian orang,
hal itu biasanya didasarkan pada pemahaman mereka akan
kematangan dan kepercayaan diri seseorang. Seseorang yang nampak
mampu membawa diri tanpa bertumpu kepada kita, semakin mungkin
kita merasa tertarik pada orang tersebut.
3. Persahabatan
Jadilah sahabat sejati si dia dengan belajar memenuhi
kebutuhan-kebutuhan dasar emosional manusia, yang meliputi:
1. Perhatian. Pada dasarnya manusia haus akan perhatian, dan
selalu ingin diperhatikan.Tunjukkan perhatian anda lewat sikap
bukan hanya perkataan belaka.
2. Pengertian. Tunjukkan bahwa anda mengerti akan perasaan
mereka dan memahami dunia mereka.
3. Penerimaan. Tunjukkan bahwa anda bahagia bersama mereka,
meskipun terkadang perilaku dan sikap mereka kurang berkenan di
hati anda.
4. Penghargaan. Kenali sifat-sifat positif yang dimilikinya.
5. Kasih sayang. Wujudkan dengan meyakinkan dirinya, tanpa
membandingkan dengan orang lain, bahwa ia sangat berarti dan
sangat penting bagi diri anda.
Bila anda dapat memenuhi kelima kebutuhan emosional dasar ini,
maka berusahalah membuat dia bahagia bersama anda dan percaya
kepada anda. Pada gilirannya, ia akan memupuk ketergantungan
emosional kepada anda. Ketergantungan ini merupakan salah satu
kunci untuk merebut hati si dia dan merupakan bagian hakiki
setiap jalinan percintaan.
Setelah anda memahami dan menjalankan hal-hal tersebut diatas,
dan mendapatkan respon yang cukup dari si dia , inilah saatnya
untuk menjalankan langkah selanjutnya dalam memulai suatu
hubungan, yaitu dengan berkencan. Kencan adalah kesempatan anda
dan si dia untuk saling berinteraksi, saling mengenal satu lawan
satu.
Bagaimana cara mengajak seseorang berkencan?
Pertanyaan ini sering menjadi dilema seseorang dalam memulai
suatu hubungannya dengan orang lain. Hal ini dikarenakan
kekurang percayaan orang itu terhadap dirinya. Sering kali yang
menjadi hambatan adalah rasa takut akan suatu penolakan.
Cobalah terus menerus, bila anda mengalami suatu penolakan.
Jangan menyerah, dan jangan berlaku defensif. Anggaplah
penolakan itu sebagai tantangan atau batu loncatan dalam usaha
anda merebut hati si dia.
Satu yang harus anda pahami, bahwa siapa saja dapat mengalami
suatu penolakan dalam usahanya untuk mendapatkan hati seseorang,
biarpun dia seorang yang terkenal seperti presiden. Bila tidak
di permulaan maka akan terjadi selama perjalanan. Cobalah jangan
sampai hal ini menggoyahkan dan menghambat anda dalam merebut
hati si dia.
Ada cerita tentang seorang sheik Arab yang melakukan perjalanan
jauh ke suatu kota. Ia harus melewati padang pasir yang luas.
Dalam perjalanannya, datang angin topan yang kencang dan ia
terpaksa harus memasang tenda kecil untuk berlindung. Angin itu
sangat kencang, dan pasir dengan ganas menerpa penutup tenda
itu, tetapi ia merasa aman dan nyaman didalamnya. Tiba-tiba ia
mendengar suara memohon di luar; suara untanya.
Unta itu berkata, �Oh, tuanku yang budiman, angin begitu
kencang dan pasir menerpa tak henti-hentinya. Bolehkah hamba
melindungi mulut dan hidung hamba dari topan ini dengan
memasukkannya sedikit kedalam tenda ?�
Mendengar hal itu sheik tersebut merasa tersentuh hatinya oleh
sifat rendah hati sang unta. Pikirnya, � Oh, pembantuku yang
setia, yang membawa saya tanpa lelah dan tanpa keluh melintasi
padang gurun yang panas ini, tentu ia patut mendapat
perlindungan dari angin yang ganas ini�. Maka ia mengijinkan
unta itu memasukkan hidung dan mulutnya ke dalam tenda.
Sebentar kemudian, unta itu berkata: �Terima kasih tuanku yang
budiman untuk pertolongan yang tuan berikan kepada hamba yang
hina ini. Tapi apakah mungkin mata hamba ini terlindung juga ?�
Untuk memperpendek cerita. Akhirnya sheik tersebut berada
diluar tenda dalam badai yang kencang, dan si unta duduk dengan
aman dan nyaman di dalam tenda. Heran ? Bagaimana hal itu dapat
terjadi ?. Jawabnya: karena si unta terus-menerus memohon belas
kasihan dengan sederhana dan rendah hati. Makin kecil permohonan
itu, makin sukar untuk menolaknya!.
Dan ini berlaku juga dalam menjalin suatu hubungan. Anda harus
menggunakan waktu untuk menjalin hubungan itu dengan tepat, satu
demi satu. Mintalah satu kencan untuk satu saat. Selanjutnya,
bila orang yang anda inginkan itu, tampaknya ragu-ragu untuk
mengabulkannya, bahkan untuk satu pertemuan saja, cobalah untuk
kreatif. Pikirkan sesuatu sehingga orang tersebut mau bersama
anda, walaupun hanya 15 menit saja!. Contohnya, anda meminta
mereka untuk pergi membeli eskrim dan berjanji untuk segera
kembali. Siapa yang berhati beku untuk menolak permintaan yang
sederhana ini? Sedikit demi sedikit tentu tujuan anda akan
tercapai.
Kencan Pertama
Bingung, gugup dan takut salah , mungkin merupakan hal yang
selalu dihadapi seseorang dalam kencan pertama mereka.
Kencan pertama mungkin tidak akan menyenangkan bagi kedua belah
pihak, karena umumnya bersifat penjajakan. Anda mulai mengenal
orang lain, dan mempelajari kesenangan, ketidak-senangan,
keistimewaan, atau hal-hal lain yang belum anda ketahui
sebelumnya.
Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan agar kencan pertama
anda berjalan lancar:
 Buatlah kencan pertama itu menjadi se-sederhana
mungkin, tanpa menghilangkan daya tariknya. Hal ini berguna
untuk memperkecil kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi.
 Pilihlah tempat berkencan yang menarik bagi anda maupun
si dia, tetapi pilihlah yang tidak terlalu ramai, sehingga anda
dapat melakukan suatu pembicaraan dengan nyaman, atau tidak
terlalu sepi, sehingga bila terjadi kekosongan pada percakapan
anda, si dia atau anda tidak menjadi gugup atau bosan.
 Untuk kencan yang pertama kali, kalau bisa sebaiknya
jangan dilakukan pada hari sabtu malam. Pilihlah hari lain
dimana si dia atau anda tidak sibuk untuk hari itu maupun
keesokkan harinya.
 Tampillah menyenangkan dan menarik. Senyum, bermuka
riang, serta berbicara secara antusias , dimana hal ini akan
menjadikan anda teman yang menyenangkan bagi orang lain.
 Bukan banyaknya pengetahuan yang menjadikan orang
senang berbicara dengan anda, melainkan lebih pada kesediaan
anda untuk mendengarkan orang lain berbicara lebih banyak
tentang masalah yang mereka minati. Tanyakanlah tentang tujuan
atau cita-cita, prestasi, pengalaman, ataupun sikapnya.
Singkatnya, tanyakanlah segala sesuatu yang berhubungan dengan
orang tersebut. Ini adalah topik pembicaraan yang semua orang
menguasainya!
 Lakukanlah tindakkan-tindakkan romantis yang tidak dia
duga, misalnya : bila anda lelaki, bukakan pintu bagi dirinya.
Bila anda wanita, peganglah lebih dulu tangan si dia bila
menyebrangi jalan raya, dan lain-lain sesuai kondisi yang
terjadi pada saat itu, dengan selalu melihat reaksi yang ada
cobalah untuk kreatif.
Menjalin hubungan itu seperti belajar berjalan. Jangan terlalu
cemas dengan langkah pertama anda. Bila langkah pertama tersebut
menjadi sangat kacau. Tidak masalah! Jangan mundur! Orang yang
berpengalaman dalam kencan pun mengakui bahwa segala sesuatunya
tidak selalu berlangsung secara mulus. Ingatlah, walaupun kencan
pertama itu tidak selalu mulus, kadang-kadang kesempatan itu
datang lebih mudah daripada kesempatan berikutnya.
Kencan-Kencan Selanjutnya
Sesuatu yang ajaib terjadi bila manusia bersama-sama. Mereka
saling menumbuhkan. Ada ikatan psikologis. Muncullah
kekuatan-kekuatan magnetis di antara manusia yang lebih nyata
daripada yang bisa diperkirakan.
Tetapi, jangan memperlihatkan keinginan anda untuk terus
mengikat dia dalam kencan. Berbahaya untuk mengajak kencan
terus-menerus. Hal ini akan menakutkan sang kekasih sebelum
mereka terpengaruh oleh daya pikat anda. Pada waktu yang
bersamaan, jangan mengurangi kencan yang seharusnya. Jangan
percaya bahwa hubungan dapat tumbuh hanya dengan perjumpaan tiap
hari di kelas, kampus, di tempat kerja, di gereja atau
tempat-tempat lain. Tempat-tempat ini tidak menyediakan arus
listrik yang cukup untuk mengisi hubungan itu.
Jadi pasanglah mata anda pada setiap pertemuan. Usahakanlah
sebaik-baiknya sampai anda berhasil mendapatkannya. Tidak lebih
tidak kurang. Kemudian, setelah menyelesaikan satu pertemuan dan
memberikan sedikit waktu untuk mencernanya, lanjutkan dengan
pertemuan yang lain. Jangan mendesak terlalu banyak.
Bersahabatlah dengan waktu. Berilah dia perhatian secara
teratur, selagi anda menunggu janji kencan berikutnya.
Ada beberapa hal yang dapat anda lakukan setelah anda yakin si
dia memberikan respon lebih kuat terhadap anda :
 Berhentilah bicara tepat ditengah-tengah kencan anda
secara tiba-tiba, dan mendadak berdiam diri untuk sisa waktu
yang ada, bersikap seakan-akan anda mengalami kebosanan terhadap
dirinya. Sikap anda yang dari awal kencan begitu perhatian dan
romantis, lalu berubah drastis menjadi acuh terhadap dirinya.
Akan menyebabkan orang yang bersama anda mulai bertanya-tanya
mengenai apakah yang sedang terjadi pada diri anda. Hal ini akan
mendorong mereka untuk lebih memperhatikan kebutuhan-kebutuhan
anda, bahkan akan mencoba mengembalikan gairah atau minat anda
terhadap mereka. Tetapi cara ini menuntut keteguhan hati anda.
Mengapa? Karena godaan bagi anda untuk berkata-kata lagi dapat
sedemikian kuat. Cobalah untuk bertahan terhadap godaan ini,
membiarkan kekuatan berdiam diri itu menunjukkan pengaruhnya
pada orang yang anda inginkan.
 Bersikaplah masa bodo terhadap mereka untuk sementara
waktu. Anda yang tadinya sering menghujani mereka dengan segala
perhatian dan kasih sayang dan tiba-tiba menghentikannya. Akan
menimbulkan rasa kehilangan pada diri mereka. Hal ini
dikarenakan mereka telah menjadi terbiasa bahkan menjadi
kebiasaan mereka menerima perhatian-perhatian yang anda berikan,
dimana tiba-tiba hal yang terbiasa itu hilang dari rutinitas
mereka. Tanpa sadar mereka mengharapkan dan merindukan perhatian
yang anda berikan kepada mereka. Walaupun tadinya mereka tidak
begitu peduli bahkan merasa terganggu dengan perhatian yang anda
berikan.
 Ciptakan sebuah persaingan. Jangan biarkan mereka
mengira bahwa mereka satu-satunya tontonan. Bertemanlah dengan
banyak orang yang berlawanan jenis. Pergi dan bergaulah dengan
mereka. Anda akan heran betapa persaingan yang kecil itu dapat
menggugah gairah cinta mereka terhadap anda !.
 Beranikan diri anda untuk membatalkan sebuah janji
kencan anda berikutnya. Walaupun hal ini mengandung risiko orang
lain marah pada anda, namun cara ini cukup efektif untuk
menunjukkan bahwa anda tidak takut dengan pendapat mereka akan
diri anda atau apa yang anda lakukan.
Pada intinya yang anda lakukan adalah membiarkan mereka
mengalami sebentar hidup tanpa anda. Setelah sekian lama
merasakan perhatian dan kasih sayang anda yang bertubi-tubi.
Biarkan mereka bertanya mengenai perasaan anda. Biarkan
keyakinan mereka terhadap anda tergoyahkan.
Orang tidak akan pernah menghargai sepenuhnya cinta orang lain
jika ia menerima cinta itu begitu saja. Harus ada keprihatinan
yang terus-menerus bahwa cinta yang diberikan secara gratis
dapat hilang sewaktu-waktu. Ingatlah selalu: Kita baru merasakan
seseorang itu berarti buat kita, pada saat kita mulai kehilangan
dirinya.
Setelah kurang lebih beberapa waktu membiarkan mereka hidup
tanpa diri anda. Ketika mereka berpikir, anda mulai kehilangan
minat terhadap mereka. Kejutkan orang tersebut dengan menelpon
mereka lagi. Mulai datang menjumpainya lagi. Dan yang paling
penting mulai mengajak pergi dan mengerjakan sesuatu
bersama-sama lagi !.
Para psikolog dan konselor melukiskan bahwa jatuh cinta itu
seperti kecanduan. Tetapi yang menjadi masalah ialah bagaimana
membuat orang menjadi mabuk cinta terhadap anda. Kita bandingkan
dengan analog berikut:
Jika seorang pengedar obat bius ingin mencari mangsa, bagaimana
caranya? Apakah ia akan mendekati mangsa, dan mengatakan, �hei,
apakah kamu mau menjadi seorang pemadat?�, atau �hei, apakah
kamu bersedia menyerahkan kebebasan anda dengan menggantungkan
diri pada barang ini ?�. Tentu tidak ! Ia akan memakai cara
lebih halus ! Sebab tidak seorang pun akan tertarik pada
penawaran gila tersebut. Sebaliknya, ia akan mengatakan, Ingin
senang-senang, Bung ? Gratis kok. Ini saya yang bayar !�. Dengan
demikian , orang akan cenderung tertarik dan sedikit demi
sedikit ketergantungan orang tersebut akan tumbuh.
Dan hal ini berlaku pula untuk cinta ! . Dalam usaha menggaet
seseorang, anda harus menggunakan cara seperti itu. Berikanlah
perhatian anda secara konsisten tanpa menunjukkan bahwa anda
mengharapkan sesuatu dari mereka. Kemudian bersabarlah, tunggu
hingga orang itu benar-benar terjerat cinta anda, serta tidak
ingin kehilangan anda, maka itulah waktu yang tepat untuk
mengikat mereka ke dalam sebuah hubungan.
BY: Spazio for Marikho, (the one who has taught me about the
meaning of LOVE)
AT:Palipo 3 (Sop Kaki Kambing)
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Thousands of Stores. Millions of Products. All in one place.
Yahoo! Shopping: http://shopping.yahoo.com
-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]