At 11:50 PM 1/3/00 +0700, Fritz Melo wrote:
>En' buat yang binun ngitung taon millenium coba kite itung ajah kalo lagi
>ngitung umur kite. Kalo kite lahir 1 Jan 2000, nah pas tanggal 1 Jan 2017
>pasti sobat-sobat kite ngucapin met 'sweet seventeen' yeh. Alias umur kite
>udah 17 bukan 18, oce nggak? Logikanye, sesuatu pasti dimulai dari awal
>termasuk dalem urusan itung-itungan. Pasti dimulai dari nol, percaya deh ama
>ane.
Logika mana lagi yang dipake mas, hehe. Itu kan KALAU teman anda lahir
tahun 2000. Kalau teman anda lahir tahun 2001, lain lagi ceritanya kan?
Kalau memang semuanya dimulai dari nol, lalu mengapa tidak ada tanggal 0
Januari 2000 misalnya? Kan banyaknya hari dalam sebulan itu bisa 29, 29, 30
dan 31 hari, mestinya tidak ada tanggal 31 Januari kalau kita menghitungnya
mulai dari nol.
Angka '0', "nol" sendiri sangat menarik. Mengapa? Karena angka 0 baru
ditemukan oleh orang2 Arab sekian ratus tahun setelah MASEHI. Sebelumnya
manusia tidak mengenal "nol", lihat saja bilangan Romawi, tidak ada "nol"
di sana. Lho, kalau memang benar mau pakai "logika", pikirkan saja sendiri,
apa bisa orang menetapkan awal tahun Masehi itu adalah tahun "nol",
sementara bilangannya sendiri baru ditemukan ratusan tahun setelah Masehi?
>Beauty is coming from difference.
I want to live for love,
not to die for love - CiTyHuNTeR
-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]