On Mon, 31 Jan 2000, odysseus wrote:
> beberapa minggu terakhir ini saya perhatikan, banyak nama2 baru muncul
> sebagai penerus generasi aktifis di milis love ini..
waduh .. saya niih kayaknya yang rada suka kirim pendapat akhir2 ini
dan komentar saya emang agak 'manasin' kuping kali ya ..
> sayang sekali (kalau saya boleh berpendapat), nampaknya mentalitas dari
> sebagian besar 'angkatan baru' ini cenderung egois dan 'mental pencuri',
> karena kelakuan yang dibenarkan adalah : 'ngggak perduli pacar orang
> yang penting gue seneng banget sama dia dan gue harus dapet'... :-(
ehm ..
mungkin anda memang bisa berkomentar begitu .. karena memang yang tampak
ya seperti itu :-) tapi yang tampak belum tentu yang terjadi ya ngak ?
mungkin saya akhir2 ini posting masalah 'merebut' kekasih orang lain
.. lebih didasarkan karena saya bener2 dalam kasus itu ..
terus terang saya nggak masalah dikatakan punya mental pencuri :-)
tapi saya merasa bukan pencuri, karena saya merasa punya kebutuhan akan
seeseorang .. dan kebetulan seseorang itu sudah 'dimiliki' orang lain
dalam arti TIDAK SEPENUHNYA DIMILIKI loh .. wong emang baru juga
pacarannya ..
wajar toh saya menuruti kata hati sendiri ?? ato saya perlu untuk kembali
menyakiti hati sendiri dengan "membunuh" nurani untuk suka sesesorang ?
yang paling penting kan do it gently ..
jangan paksakan kehendak anda kepada seseorang yang anda sukai ..
dan kita harus siap mental untuk 'kalah' kalo emang dia lebih sayang sama
kekasihnya yang sekarang ?? bukannya itu emang justru ngajarin kita untuk
bisa lebih 'berjiwa besar' dan terbuka serta tidak menutup2i satu hal ?
saya pribadi nggak setuju kalo kita suka dengan kekasih orang dengan
latarbelakang yang sangat tidak beralasan sekali . misalkan karena iseng,
pingin cari tantangan, pengalaman ??
well .. jadi tindakan dan pemikiran untuk menyukai kekasih orang lain saya
rasa 'sah-sah' aja kok, selama emang didasari dengan nurani yang benar dan
nggak dengan jalan yang salah untuk menempuhnya ..
> bahkan pandai sekali mencari2 alasan
> dan pembenaran agar aksi 'merebut pacar orang' tadi bisa dibenarkan...
aduh . emangnya nggak benernya merebut pacar orang itu dimana ?
toh ikatan pacar bukan satu ikatan MUTLAK, dimana nggak ada satu agama pun
yang mensah kan jenis ikatan itu .. kecuali perkawinan yah .. semua agama
juga yaaa jelas ..
dan alasan yang muncul jangan sampai alasan yang di buat2 ..
hanya sekedar pemikiran saja ..
wassalam, DOny SYahrastany
http://unilanet.unila.ac.id/~arasta
** I knew I love Her AFTER I met Her **
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]