Oke, setelah tahu website-nya, saya mau cerita.
Nggak serame yang dulu saya kirim sih ... tapi moral of the story is the
same :
You have to be extra careful when it comes to meet somebody from the Net,
(especially if the reason for the meeting is not business as usual)
Saya buka dengan pertanyaan :
Apakah kita mesti menaruh kecurigaan bila setelah kita ketemu seseorang
yang sebelumnya akrab di internet lalu dia tidak bisa kita kontak lagi
atau tidak menjawab segala macam upaya komunikasi kita ?
Ya, itu yang saya alami ketika newbie (mungkin sekarang juga masih newbie
he, he ). Yang jelas saya ketemu dia di IRC ketika suatu hari sedang pengen
banget ngobrol dengan seseorang. Di sebuah channel, saya tulis permintaan
untuk mojok untuk membicarakan sesuatu ... dan dia yang nyahut saya.
Maka saya chatting berdua. Pada saat itu juga saya minta alamat email
dan nomer ICQ. Sejak itu sering ketemu di ICQ.
Chat di ICQ sampai ke taraf tukeran nomer telpon ... maka komunikasi
meningkat sampat taraf telpon-telponan. Nggak tahu dia ingin nunjukin
bahwa dia pernah hidup di LN atau karena boss nya orang bule atau apa ...
dia sering sekali ngajak ngomong Inggris sama saya. Ya oke-oke aja.
Telpon-telponan ini berlangsung cukup lama dan saya berusaha senetral
mungkin. Maklum saya belum bisa lupa pengalaman yang saya alami
sebelumnya (yang ceritanya pernah saya kirimkan itu).
Sampai suatu ketika dia dan boss-nya akan datang ke Bandung untuk
suatu keperluan. Ternyata bossnya itu campuran Amerika - Pakistan.
Mereka nginep di Preanger Bandung.
Ketika ketemu ... saya kaget bukan main. Soalnya wajah dia SANGAT
lain dengan yang ada di website. URL yang saya kasih pertama (yang
salah itu) ada fotonya yang saya kira lebih mendekati asli orangnya,
meskipun itu juga sudah sangat diperhalus. Oke saya nggak memasalah-
kan tampang ya ... tapi kalau bedanya antara yang di foto dengan kenya-
tannya itu terlalu jauh .. ya normal kalau bikin saya kaget. Sejenak
saya pandang mukanya ... saya banding-bandingkan dengan foto di
website-nya dia itu. Saya mikir apakah mungkin wajah ini dulunya bisa
mirip-mirip wajah yang ada di foto itu. .... bener-bener nggak mungkin !
Itu makanya saya bilang "a heavy forgery".
OK. Semalam itu tadinya saya harap bisa pergi berdua atau hanya sekedar
ngobrol di lobby hotel. Tapi ternyata boss-nya ikut terus. Ya OK juga sih
...
Si cewek ini kesannya lebih mempersilahkan saya ngobrol dengan boss-nya
itu ... kayak menghindar ngobrol dengan saya.
Mood saya sebenarnya jadi nggak enak ... tapi untung segalanya bisa
berlalu dengan cepat. Kami bertiga pergi ke restoran di Dago Atas yang
bisa memandang pemandangan Bandung waktu malam, tapi ketika itu
restoran penuh sekali ... akibatnya ya hanya jalan-jalan dan kembali
ke lobby hotel untuk ngobrol.
Sesudah mereka pulang ke Jakarta ... cewek ini nggak pernah kelihatan
lagi di ICQ .. apalagi di IRC (Now I quit using IRC). Saya kirim pesan ke
ICQ nggak pernah di balas. Saya coba telpon nggak pernah nyambung.
Sekali dua kali pernah nyambung tapi selalu dibilang nggak ada di rumah.
Email ? Email udah nggak keitung berapa kali. Padahal email nggak pernah
dikembalikan dengan error message, artinya ya pasti diterima. Sampai
detik ini saya nggak menerima kabar dalam bentuk apapun.
Kalau dia nggak ada apa-apa ... mestinya dia akan kontak balik saya atau
gimana ... tapi ini nggak pernah sama sekali.
Sampai detik ini normal-normal aja sih perasaan gue, ... tapi terbersit juga
bahwa nampaknya ada sesuatu yang terjadi pada dia. Apakah dia membaca
kekagetan saya melihat perbedaan raut wajahnya ?
Hal yang paling membuat saya bersyukur adalah .. karena satu dan lain
hal yang sangat manusiawi sekali saya tidak atau mungkin belum
"menginvestasikan" perasaan atau pikiran yang macam-macam berdasarkan
keakraban yang terbentuk sewaktu chat maupun telpon ... juga berdasarkan
apa yang saya bayangkan kalau melihat foto yang diklaim sebagai fotonya
di website itu.
She turned out to be unfair. Oke, kalau dia nggak suka saya dalam hal apapun
juga, sepengetahuan saya, saya belum pernah meluncurkan clue atau tanda-
tanda apapun yang berkonotasi romantik. Swear ! Jadi ya aneh kalau dia
mesti menghindar saya kontak. Di lain pihak, meskipun saya kaget bukan
main pada perbedaan wajah yang begitu menyolok ... saya tetap berusaha
menunjukkan bahwa pertemanan itu tidak berdasarkan kesukaan pada fisik.
Lha buktinya saya mencoba untuk kontak lagi. Tapi dia menutup komunikasi,
atau sekurangnya harus dikatakan dia nggak punya sopan santun. Bagi
saya dalam hal ini tidak menjawab ICQ atau email padahal pesannya diterima
adalah tidak sopan.
(Sekali lagi saya berpikir, nggak mungkin itu wajah dia !!)
Mudah-mudahan cerita ini ada gunanya.
Tom
������������������������������������
Sing blue silver .... - DDs
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]