Hmm, karena ngga ada tulisannya aku boleh ikutan apa ngga... jadi aku ikutan deh... 
huahaha...
Sekalian curhat aku untuk dunia... huahaha...

Yang pasti semua pendapat kemaren itu bener dan bagus. Sebagian bilang mayor dan 
sebagian bilang minor, atau istilah2 lain deh.
Tapi kalau gue tanya, eh  maksudnya kalau aku tanya...  emang cinta itu apa sih ? 
Gimana sih seharusnya cinta itu ? secara detail gue rinci deh pertanyaannya...

Kalau udah punya suami, si istri boleh ngga mencintai orang lain, soalnya tiap hari 
khan si istri dipukulin, sadis khan... si istri ini cinta bukan ?
Cinta Tuhan ma manusia, itu cinta bukan, padahal ribuan orang bunuh2an kalau lagi 
perang ? Bapak dan anak perempuan yang cinta kpd ayahnya, lalu ayahnya memperkosanya 
dan seumur hidup si anak diam saja... cintakah anak ini ?
Aku mencintaimu... lalu dalam sekejap anda sadar bahwa anda tidak bisa lagi bergaul 
dengan dunia anda sendiri dan tdk lagi jadi diri sendiri?
Kalau udah punya  kekasih terus kita terpikat sama yang lebih baik, itu cinta bukan ?
Seorang anak mencintai anjing... cinta kah itu ?
Anda membunuh, karena anak anda hendak diperkosa oleh orang itu ?
Oh, aku cinta tanah air Indonesia, lalu kita membunuh seorang penjajah karena menjajah 
negara kita, inikah cinta ?
Seks pra nikah or having sex between husband and wife, inikah cinta ?
Apa kita mencintai pengemis kalau anda memberi sedekah ?
I LOVE YOU, terus anda menolak cintaku ( huh sedih )... 2 minggu kemudian, aku juga 
berteriak... tapi jadi I HATE YOU... hihihi... is this love ?
Cintakah jika memberi darah di leher, untuk seekor kalelawar yang lapar sekali ?
Apa itu cinta jika cinta model Disney atau Titanic bisa terjadi di lingkungan kita ?
Apa cinta itu sama dengan sayang, terus apa bedanya ?

    Buanyak deh... dan gue yakin, kita semua bingung khan ngejawabnya. Hayo ngaku... 
bingung khan... hihihihi. Tenang aja, nasibku ngga jauh lebih baik... aku juga ngga 
bisa jawab... huahahaha... karena apa ???

    Menurut aku sih, yah karena kita semua dibesarkan dengan definisi atau arti cinta 
yang beda2. Terlalu banyak, terlalu rumit, terlalu berbeda antara cinta di kertas, 
puisi serta film dengan kenyataan di lapangan... ngga jelas. Kadang cinta indah hanya 
di monitor com kita, dibuku, di sampul
kaset... lalu dilapangan kita dihancurkan dengan kenyataan ttg banyaknya sakit hati 
akan penolakan, air mata kehilangan, menderita dan dikurung atas nama cinta, juga 
hidup dalam perang yang diatas namakan cinta.
Cinta jadi rumit sekali... karena kita tidak lagi bisa mengindera apa sih sebenarnya 
cinta itu...

Nah, itulah nasib kita... kita adalah generasi yang kebingungan tentang sebuah arti 
sederhana dari satu kata... iya cinta itu.
Lalu tiba2 kita sadar kita, hey, kenapa kita semua bisa ada di mailing list ini yah ? 
dan kenapa juga mailing list ini serasa memberi topik yang tepat. Apapun alasan anda, 
( aku tidak membahas, juga ngga nuduh loh... hihiiihihi ), cuma sekedar menunjukan 
bahwa betapa hausnya kita ingin tahu,
punya sedikit harapan dan dihibur tentang cinta itu sendiri.

Lalu malah kadang faktor yg lebih parah, kita dididik di sekolah bukan untuk menjadi 
seorang yang pelajar dermawan akan rasa kemanusian, moral, berbakti kepada sesama 
manusia. Tidak... kita bisa jadi hanya menjadi seorang kapitalis ( penanam modal ). 
Dimana segala sesuatu ada bayarannya dan ada
keuntungannya seperti mesin uang yang adu serakah di masyarakat. Semua hanya bertujuan 
secara alam bawah sadar, bagaimana mendapat penghidupan yang layak, hidup yang enak 
dan menciptakan duit yang lebih banyak.
Lalu jangan  heran, suatu saat kita menjadi biasa dengan lawakan standart berkata, 
"Aku  juga mencintai kepribadian kamu say,  rumah pribadi... mobil pribadi... duit 
pribadi... ". Atau kelak ketika anda akan meninggal 3 hari lagi, lalu anda merasa 
sayang dengan kemampuan bermain gitar dan
menggambar anda yang belum anda wariskan kepada seorang pun. Anda menemukan seseorang 
pemuda berbakat, setelah anda kemukan maksud anda, lalu dengan singkat pemuda tadi 
bertanya,"Berapa saya harus membayar anda Pak ???"

Tidak... tidak... saya tidak keluar dari topik tentang cinta. Inilah kenyataan di 
masyarakat yang menyebabkan generasi kita sulit dan berdebat tanpa jenuh soal cinta...

 IYA TERUS SOLUSINYA APA ??? TERUS HUBUNGANNYA APAAN ??? APA SIH SEBENERNYA YANG MAU 
KAMU SAMPAIIN ??? iya... iya... aku juga tahu, sebagian mungkin berteriak2 ngebaca 
mail ini... sabar dikit yah... hihihii...

Maaf yah, bukan bermaksud sok tahu dan menggurui, tapi boleh dong share pendapat... 
hihihi...
Tenang... cinta tuh masih ada kok di dunia ini, menurut gue sih. Asal kita jeli aja 
ngeliatnya...

Pada hapal lagu "kasih ibu"... (... bagai sang  surya menyinari dunia ). Nah segampang 
dan segamblang itu jawabannya. Kasih, cinta, sayang ( atau whatever,  you name it... ) 
itu ngga pamrih, spontan, tulus, dan jujur. Pada dasarnya kita juga udah pada tahulah 
cinta itu apaan dalam versi
bagus2nya... ya khan...

Ada satu masalah dasar yang bikin cinta itu rusak dan berantakan. Ini yang penting... 
yaitu kita menjadi bergantung secara emosional yang terselebung di dalam cinta kita. 
Cinta dirusak ma ego kita. Cinta terhadap apapun. Hal inilah yang sudah amat samar 
sekali untuk kita koreksi ttg cinta di
dunia ini.

Iya, bener kita manusia saling bergantung secara fisik. Presiden juga langsung ngga 
langsung bergantung ma Mang Udin si petani, Mang Udin bergantung ma Mang Karip si 
tengkulak sialan itu, anaknya Mang Karip yang tukang nonton film porno itu sendiri, 
bergantung ma bapaknya... terus kayak gitu
deh... dan bukan ketergantungan kayak gini... bukan. Tetapi ketergantungan emosional 
'ego' manusia kita.

Contoh gini, aku suka ma Ayu... aku keluarin duit nonton, jalan2, belanja, beli 
bensin, ngerayu, berbuat baik. Tapi aku sebenarnya pamrih untuk memiliki dia jadi 
pacarku. Semakin aku berbuat baik, semakin besar keinginanku untuk milikin dia. Lalu 
semakin besar ke-ego aku untuk miliki Ayu, dan
aku jadi bergantung pada perasaan memiliki itu. Pertanyaannya adalah, aku ini cinta 
Ayu atau hanya "ego untuk memiliki" aku doang ?
Gampang nge-check nya... kalau Ayu nolak, terus suatu saat anda mencintai orang 
lain... itu bukan cinta. aku harus bertanya pada diri sendiri... waktu itu aku cuma 
ingin "memiliki" Ayu sajakah... ? memiliki bukan artian fisik saja, tapi juga bisa 
memiliki secara emosional loh...

Ini contoh ekstrem banget...
Anda memberi sedekah 1 juta pada pengemiss di jalan, lalu pengemis itu malah membakar 
duit anda, memukuli uang anda dengan tongkatnya, meludahi uang anda, lalu ia pergi 
begitu saja... kalau anda marah atau sebel... bertanyalah pada diri kita... yang 
ngasih itu hati "ego" kita yg ingin dipuaskan
( untuk dikatakan dermawan misalnya... ), atau emang tulus tanpa pamrih ???
Kalau kita tetap tersenyum setelah kejadian itu, kita pantas bangga, karena itulah 
cinta...

JADI CINTA HARUS BERKORBAN ??? aku bilang sih ngga... dan sama sekali tidak. Karena 
apa... ? Yah, kalau anda sempet berpikir demikian, itu sebenarnya khan "ego" manusia 
kita udah yang bicara. Anda tidak akan berpikir ttg "pengorbanan" kalau anda benar2 
mencintai. Segampang air mengalir, seperti
matahari, bodo amat tuh hasilnya mau diapain... Seperti anjing yang menyambut tuannya 
dengan buntut yang bergoyang, peduli dia kelaparan 1 hari ditinggal tuannya... dan 
seperti Ibu yang tetep biasa2 aja sampai segede anaknya segede2 kita  gini,walaupun 
dulu kita maki dia dengan ulah dan
perbuatan jahat serta nakal ( walaupun tidak lebih 60% mungkin, semua ibu demikian... )

Pasti ada yg teriak deh... BERARTI SULIT DAN SUSAH BANGET DONG ??? hihihihi...

jawaban idealisnya...
 Iya... tapi sulit bukan berarti ngga bisa atau ngga mungkin khan...

jawaban realistisnya...
Hmm... pantes dari dulu cuma Nabi2 dan orang suci juga bijak doang yang bisa 100% 
melaksanakannya...

jawaban santainya...
Ngga tau ah... gue juga bingung sendiri jadinya... ngga usah dipikirin deh, toh besok 
juga ngga ada ujiannya khan... huahahaha... lagian cinta khan ditaruhnya di hati bukan 
di otak... huahaha...



S.Sandy

nb: Makasih banget untuk ngeluangin waktu ngebacanya yah rekan2...


>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke