"Bagaimana aku dapat mengalami kesatuanku dengan alam semesta?" "Dengan mendengarkan," jawab Sang Guru. "Dan bagaimana cara aku mendengarkan?" "Jadilah telinga, memperhatikan setiap ikhwal, yang dikata oleh alam semesta. Pada saat engkau mendengar sesuatu yang hanya perkataanmu sendiri, engkau berhenti."
"Jangan mau melihat Tuhan," kata Sang Guru. "Hanya melihat melulu dan semuanya akan diwahyukan kepadamu." "Tetapi cara melihat itu bagaimana?" "Setiap kali engkau melihat sesuatu, lihatlah hanya yang ada di situ, bukan yang lain." Para murid menjadi bingung, maka Sang Guru mempermudah masalah: "Misalnya: Jika engkau memandang bulan, lihatlah bulan dan bukan sesuatu yang lain." "Orang bisa melihat apa selain bulan jika orang memandang bulan?" "Orang lapar bisa melihat telor dadar. Orang cinta, wajah si pacar." [Anthony de Mello]
