Kiriman Uang TKI Melonjak
 *MADIUN* - Kebijakan pemerintah menghentikan pengiriman TKI ke sejumlah
negara tampaknya tak banyak berdampak pada kiriman uang dari luar negeri.
Bahkan, jumlah kiriman uang dari TKI untuk Juli lebih tinggi dibandingkan
Juni. Seperti yang terjadi di loket Western Union Kantor Pos Madiun.
''Sejauh ini, krisis ekonomi dan pengurangan TKI tidak berdampak besar pada
pengirim uang,'' ujar Agus Wahyu Hidayat, Manager Layanan Kantor Pos Madiun,
kemarin (1/8).

Kenaikan jumlah kiriman uang bahkan menembus Rp 4 miliar. Jumlah kiriman
dari luar negeri pada bulan Juli mencapai Rp 12,7 miliar. Padahal kiriman
Juni hanya Rp 8,1 miliar. Menurutnya, 60 persen dari total kiriman berasal
dari TKI yang berdomisili di Dolopo, Dagangan, Kebonsari dan Geger,
Kabupaten Madiun. ''Memang empat daerah di Kabupaten Madiun itu dikenal
sebagai basis TKI. Jadi tidak salah jika kiriman uang setiap bulannya
banyak,'' tambahnya.

Agus menuturkan, kiriman uang TKI diprediksi terus meningkat. Apalagi, mata
uang dolar terus menguat terhadap rupiah. Sehingga banyak TKI merasa nyaman
untuk mengirim uang saat ini. Selain itu, kenaikan kiriman uang juga terjadi
jelang Ramadan dan Idul Fitri. Kenaikan, diprediksi mencapai 50 persen.
''Itu sudah menjadi siklus tahunan. Banyak TKI yang mengirimkan hasil
kerjanya untuk kebutuhan lebaran anggota keluarganya,'' paparnya.

Menurutnya, kiriman dana terbanyak saat lebaran berasal dari TKI yang
bekerja di Malaysia, Singapura dan Taiwan. Sebab, sebagian besar warga
Madiun lebih memilih bekerja di tiga negara tersebut. ''Prediksi kami, 55
persen kiriman uang dari tiga negara itu. Sedangkan sisanya berasal dari TKI
yang bekerja di Belanda, Korea dan Amerika,'' tutur Agus Wahyu.

Sementara itu, berbagai antisipasi telah dilakukan Kantor Pos Madiun agar
sistem online tidak mengadat seperti tahun lalu. Yakni dengan menambah
server jaringan dan membuka layanan hingga pukul 18.00 WIB. ''Pencairan uang
tidak hanya dilakukan di Kantor Pos Madiun tapi juga 18 kantor pos lainya,''
tuturnya. *(aan/irw)*

Kirim email ke