Kalok komplain soal Fastnet dan kehandalan serta kualitas layanannya 
kayaknya cukup banyak bertebaran di surat kabar, blog, atau lain-lain. 
Tetapi ini semua cukup lumrah untuk ukuran layanan publik di Indonesia. Yang 
pasti, kalau cuma mau bayar "recehan" yaa.. jangan berharap dapat layanan 
kelas bintang lima lah.
Temen seruangan aye di kantor ada yang pake Fastnet. Di tempat tinggalnya, 
di kawasan Halim sana, kualitas Fastnet cukup bagus, jarang bermasalah dan 
bisa diandalkan buat konek kapan saja. Kalo denger ceritanya dia, jadi 
pingin masang sih buat ntar di rumah aye. Tapi gara-gara iklan di koran hari 
ini, si Kartu Halo bikin lumayan ngiler. Hmm.....

Klok yang standar kan speed-nya ~384kbps. Kalo dibandingin sama paket yang 
lebih mahal, ~512Kbps, teorinya sih gak signifikan-signifikan amat bedanya. 
Kecuali kalau sama si Fastnet pengguna yang langganan 512Kbps lebih 
diprioritaskeun. IMHO dan CMIIW lho yah :-)

Si Pirman

----- Original Message ----- 
From: "Haposan, Togu " <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>


> Bung Pirman,
> Fastnet dg segala kekurangannya bisa djelaskan lbh detail?
> Apakah sangat lambat atau kadang2 putus. Tapi selalu available kan, 
> artinya bisa conect kapan aja, dan kalau download (ber-giga byte) 
> ditinggalin seharian bisa kelar?
>
> Klo paket yg lebih mahal (512Kbps) signifikan kecepatannya?
>
> Masalahnya gw mo nyoba langganan neh ;)
>
> Thank u. 


Kirim email ke