Kalau saya sih nggak tau apa apa, karena saya hobinya Cuma bacain topik di milis ini. Saya hanya coba menceritakan pengalaman after sales service engineer kami yang sangat berperan dalam mensupport bagian penjualan saya. Makin tidak stress mereka melakukan problem solving makin mudah mereka menganalisa dan menyelesaikan masalah, akhirnya siowner tidak sempat telpon bagian penjualan saya:-). Bagaimanapun Tips anda yang sangat bermanfaat itu akan saya cerita ke mereka dan terima kasih.
-----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Nero Sumargono Sent: Monday, August 25, 2008 8:00 PM To: Aloysius Julianto Subject: Re[9]: [PCplus] Laptop dengan Port Serial (RS-232) Hello Aloysius,my answer is gini lho... saya jg prenah kok ngalamin hal begonoh,di sebuah pabrik kabel tuh malah.yg mana drpd kontrol mesin nya masih make Win 3.11 ! masih 16bit semua tuh... diakalin ditulis programnya nda bakalan bisa deh,soale make bahasa yg gw jg kagak tau (bahasa jin kalik) ngakalinnya ternyata mudaaaah banget,ntuh win3.11 di install di VMWare yg ada di windows XP ,thus disitu emulasi port bisa dilakukan peering mll USB to serial ! ya akhirnya ngirit ratusan juta rupiah tuh... di win3.11 nya terbaca serial tp di host nya dibaca make USB tuh.solusi yg mudah bukan ? klo cuman ngandelin "nyari RS232 port" ya makin lama makin punah,dan sebuah ilmu ga akan brekembang sesuai dgn amaran yg ada. eeeeeeeeh...itu sih gw loh,ga tau ding klo anda ! Monday, August 25, 2008,1:44:58 PM, you said!: > Betul, ga mungkin suatu alat diciptakan tanpa ada gunanya..., tapi > seperti yang juga dialami saudara v-deel008, hambatan trial and error > diperkecil atau dihilangkan sama sekali dengan tidak menggunakan > kabel konversi....stress dia saat bekerja tidak ditambah hal lain2. > Tidak semua engineer dibidang industri (atau dibidang meteorology > seperti si > penanya) sepiawai anda yang dibidang IT/telecomunication, bisa kutak > kutik bahasa > program segala, atau memasukkan/merubah parameter dlsbnya. > Dalam indutri yang memproduksi suatu barang, downtime seminimal mungkin > yang dicari, > karena kebanyakan owner walaupun memiliki mesin produksi lebih dari > satu, tetap saja > satu mesin rusak bikin pusing karena langsung bisa dihitung kerugiannya > (bisa mencapai > puluhan juta sampai ratusan juta perjamnya). > Ya...semasih ada laptop yang menyediakan serial port ya di beli..untuk > mengurangi pusing. > Kalau sudah tidak ada lagi, dan gotong gotong desktop di pabrik dianggap > haram dan > memalukan....ya para engineer itu pasti cari anda untuk berguru....:-) =============================== www.oprekpc.com/forum/ www.warungplus.com www.driverlib.com
