Kagem Yohan, kalo udah make koneksi wireless dari awal di negeri ini, ya rasanya bakal paham apa tuh namanya wireless. komplain cuma bikin capek. belum juga kita yg bener. banyak tuh di koran orang komplain karena gak paham dengan karakter wireless. tul Kang, sekarang tuh emang dah jauh lebih murah dan lebih gampang dan jauh lebih banyak alternatif. gitu aja kok repot (jadul*) :P
-- matur nuwun, siBass mailto:[email protected] Sunday, July 26, 2009, 10:14:34 AM, sampeyan nyerat : > Kagem kangmas imcw, > Itulah Bli, kalo orang nggak bisa bersikap dewasa, ketika down satu > hari isinya ngomel plus marah2 tak tentu arah. Coba bayangkan dulu > saat saya bergaji 700ribu harga koneksi 300an ribu, itupun hanya mampu > untuk email dowang, speed maksimum 50an kbps. 5 tahun kemudian bergaji > 1,5 juta harga Tsel unlimited cuma 125ribu. Mustinya bisa lebih > bersabar. > Memang susah Bli, sikap konsumen yang tidak dewasa yang menyebabkan > orang ngomel, yang kerjanya hanya mengandalkan internet tenang2 saja, > sedang yang kerjanya tidak ada hubungannya sama internet langsung > 'ngamuk'. Makanya untuk ngelabui user baru yang mau approve koneksi > saya bilang jelek semua. > Yohan > www.yohan-enterprise.com > Sunday, July 26, 2009, 6:38:03 AM, you wrote: >> Huehehehehe, betul. Yang namanya murah ya harus rela dengan kualitas >> seperti itu. > ------------------------------------ > Yahoo! Groups Links
