Betul. Ada juga 3 HP merek lokal yang bisa menguasai pangsa pasar 30%. Padahal ketiga HP tersebut sebelumnya hanya dipandang sebelah mata.
Saya pernah baca koran lokal kurang lebih 1 bulan yang lalu yang pada intinya mengatakan di kota Tarakan - Kaltim, pembeli HP merek lokal harus inden terlebih dahulu untuk mendapatkannya. Karena stok di toko-toko HP habis tanpa sisa. Luar biasa! Memang tidak bisa dipungkiri ke tiga HP itu owner-nya dari luar negeri. Tapi dari tahap perancangan dan produksi semuanya dilakukan di Indonesia. Dengan begitu maka dapat menyerap tenaga kerja, peralihan teknologi, pendapatan negara bertambah dan yang pasti harga HP tersebut murah meriah dengan mutu tidak murahan. Ada satu lagi yang produksi lokal, yaitu motherboard PCP. Kadang-kadang Eyang berpikir, kapan ya prosesor dan chipset diproduksi di Indonesia? Salam Gaib: Eyang Sapu Jagad. (Pancho Villa - Magazine 60). At 10:09 17/07/2010, Ricoh Sanusi wrote: >Mantap. Cintailah produk2 indonesia.. > >it's me, ricoh >from my i780 with outlook mobile ---------- No virus found in this outgoing message. Checked by AVG - www.avg.com Version: 9.0.839 / Virus Database: 271.1.1/3013 - Release Date: 07/18/10 14:35:00 [Non-text portions of this message have been removed]
