Saya ucapkan selamat atas terbitnya edisi keempat (Maret-April 99) BULETIN71. Saya senang bahwa sejarah Lab Komputer diulas; tulisan semacam itu melengkapi catatan sejarah FMIPA. Mohon hal ini diteruskan, tentang berbagai fasilitas FMIPA, juga tentang segi lainnya, agar sejarah tertulis FMIPA makin kaya. Saya juga menyarankan beberapa hal lain : 1) Sebaiknya selanjutnya penulis setiap naskah dicantumkan, sebagai penghargaan baginya, di samping sebagai penanggungjawab. 2) Saya lihat ada pesan untuk pak Andreas; sudahkah pak Andreas mengetahuinya? Mohon kabar dari pak Andreas (sepertinya saya belum memiliki alamat e-mailnya; mohon bantuan). 3) Sebaiknya tulisan tentang Technogerma (pameran Jerman di Senayan) terlengkapi dengan tanggal kunjungan. Rupanya bukan tanggal 6 Maret, karena rombongan mahasiswa Fisika dan Material ITB yang ke sana tanggal 7 itu menemukan kondisi amat penuh orang, sehingga sulit melihat sesuatu. 4) Catatan tentang tulisan tentang melempar bola basket : Bagus, tetapi dalam pendahuluan dan kesimpulan disebut kendala adanya ring basket dan papan di belakang ring basket, yang belum diperhitungkan (sejauh saya periksa). Hal ini dapat menjadi lanjutan tulisan itu, dan saya silakan penulis melakukannya dengan versi sedikit lebih singkat, agar dapat dimuat dalam majalah FMIPA 'Integral'. Dalam tulisan itu sudh diperoleh rumusan berapa laju awal, dinyatakan dalam sudut pelemparan, untukjarak ke ring, ketinggian orang dan ring tertentu. Selanjutnya dapat dibuat syarat 'bola berjejari R harus masuk ring basket tanpa terpental pada ring'. Ini memberi syarat pada sudut kecepatan bola pada ring, yaitu minimal menyerempet ring bagian depan dan menyerempet ring bagian belakang. Dari sini diperoleh syarat vy/vx harus minimal berapa, dan dari situ diperoleh syarat tambahan terhadap vo sebagai fungsi sudut pelemparan. Maka dengan cara grafik (ada tekniknya dalam matematika, tetapi saya tidak tahu apa istilahnya) dapat ditemukan vo minimum dan maksimum beserta sudut pelemparannya yang terijinkan. Langkah selanjutnya dapat dilakukan dengan merelakan bola terpental pada ring, asalkan tetap 'masuk'. Ini menghasilkan syarat yang serupa dengan di atas, tetapi sedikit lebih kecil sudut kecepatannya. Langkah selanjutnya lagi adalah, melakukan koreksi, bahwa pusat bola tak usah persis melewati posisi titik tengah ring (seperti yang dilakukan dalam tulisan dalam BULETIN71 itu). Rasanya ini lebih panjang sedikit, tetapi saya kira menarik. Komentar ini bermaksud mengtakan bahwa suatu masalah memang sebaiknya dipecahkan bertahap, agar terasa suksesnya; di samping itu juga, bahwa setiap masalah senantiasa dapat disempurnakan, dan untk itu diperlukan teknik dan kemampuan matematika makin tinggi. Maka belajarlah ilmu matematika, fisika, dan komputer setinggi dan sedalam mungkin, karena dengan itu ANda akan dapat menghadapi (secara bertahap) masalah yang makin canggih. Maka Anda akan menarik perhatian calon majikan/pemberi kerja. Salam, A Rusli 28 Mar 99
