On Thu, 15 Apr 1999, Cian Tui wrote:
bukannya mencari yang memindahkan perlengkapan saung tapi malah membatasi
kebebasan memakai saung sebagai fasilitas umum (?)
Dengan demikian jika terulang lagi kejadiannya ya... yang pegang kunci
yang harus menggantikan ....
TIPs :
untuk kunci baru agar tidak dapat di duplikat...
* tipiskan bagian bawah kunci secukupya.
* jika penahan ujungnya cukup panjang maka standar penahan dekat gagang
kunci dapat di tipiskan sedikit..
saya rasa kesepakatan tidak perlu dibuat.. sebab saung memang menjadi
tanggung jawab senat mahasiswa FMIPA.
Karena penyerahan untuk perawatannya dan beberapa perlengkapan diserahkan
ke senat dari fakultas (?)
jika banyak yang ikut bertanggung jawab nanti akan saling lempar
tanggungjawab kalau terjadi sesuatu....
salam,
jaws
> Kepada warga FMIPA yang berlangganan "Matematika",
>
> Berikut ini diinformasikan masalah kunci saung FMIPA.
> Sebelum UTS, kunci pintu saung FMIPA telah diganti. Saat itu
> diharapkan ada kesepakatan tentang keamanan saung FMIPA menyusul
> terjadinya kecurian beberapa waktu yang lalu.
> Kunci saung yang baru, yang memiliki 3 anak kunci asli (tidak
> digandakan), telah diserahkan kepada 3 ketua lembaga. Masing-masing untuk
> Kurniawan (SM), Leo (BPM), dan Arrent (HMPS Ikom). Jadi saya tidak
> memegang anak kunci lagi.
> Sampai saat ini tidak ada pembicaraan tentang kunci saung. Jadi
> tidak ada kesepakatan apa pun tentang itu. Jadi keadaannya kira-kira tidak
> berubah dibanding ketika kunci saung belum diganti. Cuma saat ini kunci
> baru ini belum tersebar, nggak tahu nanti.
> Rasanya kita patut kecewa karena kelihatannya para ketua lembaga
> tersebut tidak cukup peduli untuk mencari kesepakatan tentang masalah
> keamanan saung FMIPA.
> Demikian. Terima kasih.
>
> Cian Tui
>