> > ---------- Forwarded message ---------- > Date: Fri, 20 Aug 1999 14:39:16 +0700 (JAVT) > From: Nono Sukarno <[EMAIL PROTECTED]> > > > On Thu, 19 Aug 1999, =JAWS= wrote: > > > > " Ego " memang harus disadari tapi pihak mana yang tidak menonjolkan > ^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^ > saya setuju dengan pernyataan ini, terkadang orang merasa benar dengan > pemikirannya sendiri, sangat sulit menerima pemikiran orang lain yang > berbeda. Pernyataan bagus, sayangnya terus menerus hanya sebatas pernyataan ........... > menurut pengalaman saya 2 tahun kebelakang ini, apa yang hendak di capai > sangat jauh dari sasaran. kepedulian mahasiswa akan himpunan dapat > dikatakan nol BESAR. saya kurang jelas, sasaran apa yang hendak dicapai ???? siapa yang menetapkan sasaran tersebut ???? dan siapa yang seharusnya mencapai sasaran tersebut ??? soal kepedulian mahasiswa, standar mana yang anda gunakan, sehingga anda dapat menilai nol BESAR, ( entah apa bedanya dengan nol kecil, ada yang bisa menjelaskan ??? ) untuk penilaian kepedulian mahasiswa terhadap himpunan....... > Saling mencurigai antar angkatan tumbuh di sana-sini. Saya tidak sependapat bila anda melakukan generalisasi seperti ini, secara ANGKATAN saya ketahui secara persis, tidak ada saling mencurigai. entah kalau secara KELOMPOK atau INDIVIDU......... tapi saya pribadi sih, ngga pernah mencurigai orang lain , entah kalau ada orang lain yang merasa dicurigai atau mencurigai orang lain eh,..... tentunya disini kita berbicara mencurigai dalam arti negatif kan ???? > salah satu pihak menganggap dirinya "berkedudukan kuat", sementara pihak > lain merasa terkungkung. Siapa yang harus di salahkan? Kurang bijaksana mencari-cari siapa yang harus disalahkan, kecuali bila merasa diri sendiri adalah yang paling benar, kan lebih baik mencoba memperbaiki diri masing2, bukan begitu ??? > Jika kita lihat Himpunan di fakultas yang lain, Himpunan ikom-lah yang > paling parah. Mau diapakan himpunan ini? > tergantung, dari sudut mana anda melihatnya ???? Jika saya tidak salah tangkap, anda membandingkan "sesuatu" dengan himpunan lain, apakah itu ( yang dibandingkan ) ??? Tentu anda sebagai salah seorang pengurus himpunan dapat menjabarkan lebih rinci, bila benar "parah", tentu dapat digunakan sebagai bahan kajian bersama, agar dapat saja menjadi "parah-nya hilang"................... dan tentu, "tidak sama" bukan berarti "lebih parah", benar kan ???? > -trims- Lionov - 7397020
