Mungkin mhs FMIPA suatu ketika dapat berkarya seperti ini?
Salam,          A Rusli         15 Jul 2000

>X-eGroups-Return:
[EMAIL PROTECTED]
.com
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>X-MSMail-Priority: Normal
>X-Mailer: Microsoft Outlook Express 4.71.1712.3
>X-MimeOLE: Produced By Microsoft MimeOLE V4.71.1712.3
>From: "Maintainer" <[EMAIL PROTECTED]>
>Mailing-List: list [EMAIL PROTECTED]; contact
[EMAIL PROTECTED]
>Delivered-To: mailing list [EMAIL PROTECTED]
>List-Unsubscribe: <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Sat, 15 Jul 2000 12:54:05 +0700
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: [FISIKA] Menang Tidak Sengaja
>
>Majalah GAMMA
>
>Menang Tidak Sengaja
>
>Lima mahasiswa ITB menggondol juara pada Kompetisi DSP Texas Instrument
>tingkat Asia. Temuannya cocok meredam bising frekuensi rendah.
>KRISIS ekonomi ternyata tidak membuat krisis prestasi di kampus. Pekan lalu,
>tim dari Jurusan Teknik Elektro ITB, Bandung, memenangi Kompetisi Digital
>Signal Processor (DSP) Texas Instruments Tingkat Asia 1999. Dalam kompetisi
>yang diikuti 139 tim dan melibatkan 500 mahasiswa dari 9 negara Asia itu,
>mereka mendepak dua tim finalis dari Australia dan Korea.
>Dalam pertarungan ini dipilih rancangan paling inovatif yang memanfaatkan
>DSP buatan Texas Instruments. Aspek yang dinilai meliputi kreativitas,
>kepraktisan, repeatability, kerumitan, kelengkapan, keprofesionalan, dan
>operability. Lima orang mahasiswa ITB -Elfin Faisal, Hendra Ishwara Nurdin,
>Irwan Bakhtiar, Bayu Jaya Wardhana, dan Lazuardi Anggono- menyodorkan karya
>berjudul "Non-linier Active Noise Control (ANC) Using Neutral Networks and
>Texas Instruments DSP Implementation".
>Keikutsertaan mereka tidak direncanakan. Ketika mengetahui ada lomba, Dr.
>Bambang Riyanto Trilaksono teringat pada riset singlechannel yang pernah
>dilakukannya. Untuk menindaklanjutinya, dosen ITB itu lantas mengumpulkan
>lima mahasiswa yang sedang tugas akhir untuk merancang riset tentang
>multichannel active noise control (ANC) atau kendali aktif derau akustik
>dengan DSP. ANC merupakan teknik meredam bising akustik frekuensi rendah,
>seperti bunyi mesin di pabrik, baling-baling pesawat, dan pendingin ruangan.
>Bising akustik tergolong pencemaran lingkungan karena bisa mengganggu
>konsentrasi dan kesehatan manusia.
>Prinsip dasar kerja ANC adalah dengan melakukan sintesis sinyal yang dikirim
>ke speaker sekunder. Apabila bergabung dengan sinyal gangguan, bising yang
>mengganggu akan tereduksi. Nah, lima mahasiswa ITB itu membuat software
>untuk diisikan dalam card DSP. Card DSP -cip canggih dan dirancang khusus
>guna mengeksekusi berbagai operasi sinyal digital secara real time- dibeli
>dari Texas Instruments senilai US$ 1.500. Card DSP dipasang di CPU yang
>dihubungkan dengan amplifier.
>Secara keseluruhan, eksperimen skala laboratorium ini terdiri atas 1 unit PC
>yang dilengkapi card DSP, 1 unit amplifier (terdiri atas 2 amplifier dan 1
>preamplifier), 1 unit digital to analog converter, 2 buah mikrofon, dan 2
>buah speaker yang ditaruh di dalam ruangan tertutup khusus berukuran 1 x 1 x
>1 meter -menyerupai kabin mobil.
>Nah, bunyi bising dalam ruangan itulah yang hendak diredam. Mekanismenya,
>sumber bising ruangan ditangkap mikrofon dan diolah hingga menghasilkan
>sinyal antibising yang dikeluarkan lewat speaker. "Mikrofon yang dipakai
>bergantung ukuran ruangan," kata Hendra. Karena sifatnya tidak khusus,
>mikrofon tersebut dengan mudah diperoleh di pasaran. Prosesnya cepat.
>Menstabilkan sinyal hanya memakan waktu 0,1-0,5 detik, sedang mengubah
>in-put sinyal menjadi out-put cuma 1 milisecond.
>Alat ini didesain untuk mampu meredam kebisingan dengan frekuensi rendah, di
>bawah 1000 hertz, yang selama ini diatasi dengan menggunakan bahan peredam
>yang tebal dan mahal, padahal tidak efektif. Makanya, alat ini bisa dipakai
>meredam suara bising frekuensi rendah pada kereta api, kabin mobil,
>baling-baling pesawat, bahkan di ruangan besar untuk menangani berbagai
>macam tipe kebisingan. Hebatnya lagi, dari berbagai macam frekuensi bising
>yang ditangkap, alat tersebut mampu melakukan harmonisasi frekuensi. Tapi,
>tidak semua kebisingan dapat diredam. "Tetap ada residu sinyal karena
>peredamannya sekitar 20-40 desibel daya," kata Hendra.
>Selama ini ada dua strategi meredam bising. Pertama, peredaman global.
>Artinya, bunyi diredam dari segala arah. Jadi, mikrofon dan speaker yang
>digunakan sangat banyak, tergantung ukuran ruangan. Kedua, peredaman lokal.
>Di sini, mikrofon dan speaker hanya dipasang pada tempat tertentu. Radius
>daya jangkau mikrofon akan berbanding terbalik dengan frekuensi bising.
>Jadi, semakin rendah frekuensi, radius sebuah mikrofon akan semakin besar.
>Nah, alat ini bekerja pada prinsip kedua.
>Penemuan tadi tidak saja membuat tim berhak mendapat grand price US$ 10.000
>dan US$ 3.000 untuk Bambang, tetapi juga membuka teknik kombinasi dalam
>meredam bising. Bila bising berfrekuensi rendah bisa diredam memakai alat
>ini, sebaliknya untuk bising berfrekuensi tinggi menggunakan bahan peredam.
>Sayangnya, tim tidak bisa mematenkan temuannya karena terhalang perjanjian
>lomba. "Tapi, masih bisa kita modifikasi hardware dan software-nya," kata
>Hendra.
>Saat ini, Bambang Riyanto, Kepala Laboratorium Sistem Kendali dan Komputer
>Teknik Elektro ITB, tengah menjajaki untuk melakukan produksi massal. "Ada
>beberapa perusahaan yang hendak membiayai riset secara mendalam, lalu
>diproduksi," kata Bambang. Tapi, ia enggan menyebut nama perusahaan itu.
>Kalau diproduksi massal, kata Bambang, harga per unitnya bisa di bawah Rp 20
>juta.
>
>-Khudori dan Paulus Winarto (Bandung)
>
>
>
>------------------------------------------------------------------------
>Get a NextCard Visa, in 30 seconds!
>1. Fill in the brief application
>2. Receive approval decision within 30 seconds
>3. Get rates as low as 2.9% Intro or 9.9% Fixed APR
>http://click.egroups.com/1/6628/5/_/124291/_/963640464/
>------------------------------------------------------------------------
>
>=====================================================================
>** Bantulah kemajuan fisika Indonesia dengan mengajak kolega anda
>bergabung ke Milis Fisika Indonesia (MFI), kirim email kosong
>ke [EMAIL PROTECTED] . Untuk pengarsipan
>anggota baru silakan memperkenalkan diri via milis atau kirim data 
>kerja/penelitian/studi anda ke: [EMAIL PROTECTED]
>** Kunjungi http://members.tripod.com/~fisika/. Terima kasih. **
>=====================================================================
>
>
>

Kirim email ke