--- In [email protected], "ichasavitri" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> wah saya jadi penasaran saya pernyataan ibu: 
> 
> > Saya juga tak percaya adanya Allah, bahkan saya mampu membuktikan 
> > Allah itu hanyalah jiplakan dari dewa2 agama Hindu yang diadopsi 
> > orang2 Arab dizaman dulu yang kemudian digabung dengan filosofi 
> > agama2 Yahudi yang kemudian diberi label sebagai agama Islam.
> 
> Konsep Hindu yg paganisme/polytheism menyembah banyak dewa yg 
> berkaitan dengan Alam Semesta, sangat bertolak belakang dengan 
> konsep Islam yg monotheism, Tuhan yg satu yg Absolute.Bagaimana 
bisa 
> jadi dibilang menjiplak? 
> 


Asmaul Husna yang dalam Islam dianggap 99 sifat2 Allah lainnya, 
merupakan representasi setan2 atau dewa2 dalam agama Hindu !!!

http://dcregistry.com/forums/religion/messages/2519.html
http://doormann.tripod.com/the0.htm
http://www.hinduism.co.za/kaabaa.htm

Silahkan anda mempelajarinya sendiri masalah penjiplakan tsb 
sehubungan banyaknya kesamaan2 Islam dan Hindu.  Masalah Monotheisme 
dan Polytheisme se-mata2 merupakan klasifikasi ajaran2 agama dari 
Timur Tengah sendiri yang tidak diakui atau tidak mendapatkan 
legitimasi dari agama lain diluarnya.  Contohlah, Yesus disatu pihak 
adalah Tuhan, tapi Bapaknya juga Tuhan, dan Anaknya juga Tuhan dimana 
semuanya ini ada 3 figure tapi tetap satu tuhan.  Demikian juga dalam 
Islam, ada Allah, ada Jibril, ada jin, ada 99 Allah2 lain yang 
direpresentasikan sebagai sifat2 Allah yang satu.  Namun sebenarnya 
semua itu sama sekali identik dengan agama Hindu dimana trimurti 
adalah 3 sifat dalam satu !!!!

Semua hal2 yang saya katakan sudah ada study-nya yang baku, jadi tak 
perlu kita berpihak kepada apa yang kita percaya karena kepercayaan 
bukanlah realitas melainkan se-mata2 angan2 yang tidak ada buktinya.

Dunia kita sekarang memang sibuk dalam menciptakan angan2 untuk 
kebutuhan produksi filem2 baru yang tidak untuk disembah ataupun 
dipercaya.  Demikianlah, jangan jadikan agama anda untuk saling 
menyalahkan sehingga jatuh korban2, cukup gunakan agama anda sekedar 
hiburan yang tidak menjadikan malapetaka bagi mereka yang tidak 
percaya.  Dunia beradab sekarang berusaha membagi kebahagiaan tanpa 
membedakan, apalagi membedakan agama yang menimbulkan celaka.  Jangan 
menggunakan agama anda untuk menghakimi ataupun menentukan kebenaran 
karena hal itu akan menimbulkan malapetaka dan sejarah sudah 
menyatakannya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.








> Filosophi Yahudi, itu maksudnya filosophy yg mana ya Ibu, kalo 
> maksud Ibu Islam berkaitan dengan Yahudi mungkin benar, karena  
> sebenarnya Islam bukan agama baru, di Quran pun dijelaskan Islam 
> bukan agama baru, sejak manusia yg pertama diturunkan (Adam dan 
> Hawa), Allah sudah mengajarkan tentang agama "Allah" .
> 
> Sebelum Muhammad ada banyak Nabi, termasuk Nabinya bangsa Israel 
> (Solomon / Sulaiman), jadi kalo ada philoshopy Yahudi yg "sama" 
> dengan Islam, bisa sangat mungkin terjadi, karena akarnya juga sama
> (walaupun saya sendiri ngga begitu tau philosophy Yahudi seperti 
> apa, hehe). 
> 
> Nama "Islam" baru diberikan setelah Nabi yg terakhir, Muhammad, dan 
> ngga seperti Nabi2 sebelumnya yg diturunkan hanya untuk umat/bangsa 
> tertentu ,  agama yg dibawa Nabi Muhammad ditujukan buat semua 
> manusia di dunia,  makanya seruan di Quran itu khan "yaa ayyuhan 
> naasu" atau "wahai sekalian manusia" bukan lagi wahai bani Israil, 
> etc.
> 
> Al Maidah, ayat 3:  "Hari ini telah aku sempurnakan untuk kamu 
> agamamu, dan telah aku cukupkan kepadamu nikmat-KU, dan telah aku 
> ridhoi Islam sebagai agamamu." That's the end of the story, no more 
> Nabi setelah Muhammad.
> 
> dan satu keberatan lagi, budaya asli Arab itu menganut paganisme, 
> menyembah banyak berhala, dan mereka sangat kuat kepercayaannya 
> sampai2 Nabi Muhammad harus Hijrah ke Madinah karena diteror oleh 
> orang2 Arab yg ngga bisa menerima ajaran Islam... 
> jadi apa motive bangsa Arab menciptakan  agama baru kalo mereka 
> sendiri sudah punya kepercayaan...
> 
> Jadi saya agak2 ngga bisa nangkep teori ibu itu, kalo bisa lebih 
> dirinci saya seneng sekali deh Ibu... pengen tau juga pengetahuan 
> agama saya sampe dimana? hehehe
> 
> 
> salam,
> icha
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> > JAWABAN NY. MUSLIM BINTI MUSKITAWATI
> > 
> > Camkanlah baik2 tulisan atau pernyataan saya dibawah ini:
> > 
> > Saya tak percaya kelima rukun Islam,
> > Saya tak percaya AlQuran dari Allah,
> > 
> > Bahkan, saya tak percaya AlQuran merupakan ajaran Muhammad dari 
> Allah,
> > Jelasnya, ajaran AlQuran sudah ada jauh sebelum Muhammad sendiri 
> > dilahirkan, sehingga tak mungkin ajaran AlQuran diturunkan Allah 
> > melalui Muhammad !!!!!
> > 
> > Saya juga tak percaya adanya Allah, bahkan saya mampu membuktikan 
> > Allah itu hanyalah jiplakan dari dewa2 agama Hindu yang diadopsi 
> > orang2 Arab dizaman dulu yang kemudian digabung dengan filosofi 
> > agama2 Yahudi yang kemudian diberi label sebagai agama Islam.
> > 
> > Saya tidak percaya Agama Islam,
> > Saya juga tidak percaya Agama2 Kristen, Hindu, Buddha, dll.
> > 
> > Saya bukan Atheist, karena seorang Atheist sangat anti-agama, 
saya 
> > tidak anti-agama !!!
> > 
> > Saya bukan kafir, karena orang kafir dalam Islam memusuhi umat 
> Islam, 
> > sedangkan saya sama sekali sebaliknya, membantu, memberi 
> sumbangan, 
> > dan banyak sekali kerja saya dalam mengembangkan pendidikan dunia 
> > Islam di Indonesia karena saya dilahirkan oleh nenek moyang 
> pendiri 
> > pesantren di Indonesia.
> > 
> > Saya tidak mengaku, dan tidak perlu mengaku sebagai beragama 
> Islam, 
> > bahkan tidak pernah mengaku beragama Islam, justru umat Islam 
> sajalah 
> > yang selalu menganggap saya ini beragama Islam termasuk orang tua 
> > saya.  Hal ini tidak perlu diherankan, karena sebagai orang 
> Amerika 
> > yang berpenghasilan kelas menengah, setiap sumbangan yang saya 
> > berikan kepada mesjid ataupun yayasan2 Islam di Indonesia, maka 
> saya 
> > dapat discount atau keringanan pajak di Amerika ini.  Demikian 
> banyak 
> > organisasi dan umat Islam diseluruh dunia mengharapkan bantuan 
> saya, 
> > sehingga mereka selalu menganggapnya saya adalah umat Islam, saya 
> > adalah bagian dari kehidupan mereka, saya adalah pembela mereka.  
> Dan 
> > hal ini tidak perlu anda herankan, karena memang saya berasal 
dari 
> > mereka, lahir, besar dan dididik dari lingkungan mereka yang 
> > kesemuanya serba Islam.  Wajarlah kalo saya dianggap Islam, 
> meskipun 
> > saya terang2an untuk mengakui dengan tingginya pengetahuan Islam 
> > saya, maka saya sadar bahwa Islam hanyalah kepercayaan yang bukan 
> > kenyataan, dan kepercayaan artinya tidaklah lebih daripada angan2.
> > 
> > Sekali lagi, jangan mencaci maki saya hanya karena saya berterus 
> > terang mengakui bahwa Saya tidak percaya Islam !!!!!
> > 
> > Bisakah anda bayangkan, Dr.Abdus Salam adalah seorang Islam 
> Ahmadiah 
> > yang memenangkan hadiah Nobel untuk Physika Atom, dan beliau 
> sangat 
> > dibanggakan oleh umat Islam di Indonesia, padahal MUI dan 
> Pemerintah 
> > RI sudah menyatakan bahwa Islam Ahmadiah bukanlah agama Islam, 
> bahkan 
> > membakari mesjid2 Ahmadiah, dan menjarahi rumah2 umat Ahmadiah.  
> > Apakah beliau beragama Islam ?????
> > 
> > Jadi masalah saya ini Islam ataupun bukan Islam, legitimasinya 
> berada 
> > dalam lingkungan saya sendiri bukan dari pengakuan saya.  
Artinya, 
> > MESKIPUN SAYA MENYATAKAN SAYA BUKAN ISLAM, KALO LINGKUNGAN SAYA 
> > MENGKLAIM DIRI SAYA SEBAGAI UMAT ISLAM, MAKA SAYA INI DINAMAKAN 
> > BERAGAMA ISLAM.  Dan hal yang sama bisa anda lihat dalam contoh 
> > Dr.Abdus Salam diatas.
> > 
> > Pengetahuan saya mengenai study Islam jelas, jauh lebih tinggi 
> diatas 
> > anda semua yang berada di Indonesia, hal ini bukan kesombongan, 
> > karena memang kenyataan fasilitas buku2 yang paling lengkap 
> mengenai 
> > Islam hanya ada di Amerika, bahkan dari Amerika saya bisa 
> mengakses 
> > semua perpustakaan Islam yang ada dimuka bumi ini, saya berhak 
> > mengorder buku2, peninggalan arkeologis, ataupun fotocopy semua 
> > peninggalan2 masa lalu Islam disemua museum2 diseluruh dunia 
> secara 
> > gratis karena saya adalah anggauta asosiasi scientist 
Amerika !!!!!
> > 
> > Makin tinggi pengetahuan saya mengenai agama Islam tidak bisa 
> > diartikan bahwa saya makin percaya Islam, karena kenyataannya, 
> > demikian tingginya pengetahuan saya mengenai Islam, justru makin 
> > banyak penemuan2 saya mengenai kebohongan2 ajaran agama Islam itu 
> > sendiri.
> > 
> > Eugen Rosenstock-Huessy, seorang pemikir genius Kristen Amerika, 
> > seorang Filosopher Kristen Amerika, dan merupakan bapak Agama 
> Kristen 
> > Amerika yang paling dikagumi, dibanggakan, dan dijadikan teladan 
> > agama Kristen disemua pendidikan agama Kristen di Amerika.  
Dialah 
> > yang juga beranggapan bahwa SEORANG KRISTEN TIDAK PERLU PERCAYA 
> > YESUS, TIDAK PERLU PERCAYA BIBLE, DAN TIDAK PERLU BERAGAMA 
> KRISTEN.  
> > BAHKAN DIA BILANG, AGAMA KRISTEN TIDAK PERLU DIANGGAP AGAMA, 
NAMUN 
> > TETAP SAJA ANDA BERHAK MENYATAKAN DIRI SEBAGAI UMAT KRISTEN.  
> > Silahkan anda mempelajari pemikirannya yang begitu rumit yang 
> > berhasil menciptakan pemikiran2 Kristen di Amerika ini melalui 
> > bukunya yang paling sederhana dan gampang anda mengerti:
> > 
> > I am Impure Thinker, ISBN 0-912-14856-X
> > 
> > Beliau bukanlah kelompok Kristen tertentu, melainkan beliau 
memang 
> > seorang pemikir, filosofer Kristen, yang diakui diseluruh Amerika 
> > bahkan dunia, yang menjadikan umat Kristen menjadi lebih maju 
dari 
> > umat Katolik, bahkan paling maju diantara semua umat beragama, 
> > meskipun tidak bisa kita menutup mata bahwa juga banyak aliran2 
> > Kristen yang masih tertinggal dibelakang terikat dengan masa 
> lalunya 
> > yang masih sangat2 biadab !!!!!!  Silahkan saja anda cari sendiri 
> di 
> > Google mengenai pemikiran2nya tentang Agama umumnya dan agama 
> Kristen 
> > khususnya.  Dia bisa disamakan atau dibandingkan dengan sang 
> Buddha 
> > Gautama, bahkan lebih tinggi dari sang Buddha sendiri.  Dalam 
> semua 
> > study perbandingan agama2 disemua universitas2 di Amerika ini, 
> nama 
> > beliau tidak pernah terlupakan.
> > 
> > Dengan membaca pemikiran2 beliau mengenai agama Kristen, mungkin 
> anda 
> > lebih paham dengan pernyataan saya, kenapa saya sebagai umat 
Islam 
> > sama sekali tidak percaya Islam, bahkan tidak perlu percaya 
> Islam.  
> > Karena kepercayaan itu sendiri hanyalah pengetahuan yang sangat 
> > terbatas dalam penyembahan yang dititik beratkan hanya dari sudut 
> > pandang keuntungan kelompok umatnya saja dalam mendominasi 
> khayalan2 
> > kehidupan disorga setelah kematian, sedangkan ilmu pengetahuan 
> agama 
> > jauh lebih luas dari sekedar penyembahannya, melainkan juga 
> termasuk 
> > realitas2 yang berlawanan dari apa yang dipercayanya.
> > 
> > OLEH KARENA ITU, SANGAT TIDAK MASUK AKAL, SEORANG LULUSAN IAIN 
> BISA 
> > MEMPUNYAI PENGETAHUAN TENTANG AGAMA ISLAM LEBIH DALAM DARIPADA 
> > LULUSAN DOKTOR STUDY ISLAM DI AMERIKA YANG SAMA SEKALI TIDAK 
> PERCAYA 
> > ISLAM.
> > 
> > Dengan lulus IAIN, anda hanya lebih kuat kepercayaannya kepada 
> Islam 
> > namun lebih rendah pengetahuannya tentang agama Islamnya itu 
> sendiri 
> > secara keseluruhannya.  Dalam study Islam di Amerika, lulusannya 
> > tidak ditekankan kepercayaannya, melainkan pengetahuannya.  
Karena 
> > study Islam di Amerika, mempelajari semua aspek agama Islam yang 
> > bukan hanya dari sudut kebaikan ajaran Islam, tetapi juga dari 
> > keburukan2 ajaran Islam itu sendiri yang dibandingkan dengan 
> ajaran2 
> > agama lainnya.  Padahal IAIN, sama sekali tidak mempelajari 
> > keburukan2 ajaran Islamnya, karena sejak masuk setiap murid sudah 
> > harus yakin bahwa ajaran Islam itu sangat baik meskipun 
> kenyataan2nya 
> > lebih banyak yang buruk2nya.
> > 
> > CUKUP JELAS, SAYA ADALAH UMAT ISLAM YANG TIDAK PERCAYA ISLAM, 
> TIDAK 
> > PERCAYA ALQURAN, TIDAK PERCAYA MUHAMMAD, BAHKAN TIDAK PERCAYA 
> ALLAH.  
> > NAMUN SAYA BUKAN KAFIR, SAYA BUKAN ATHEIST, DAN SAYA TETAP 
> TERMASUK 
> > DALAM KATEGORI UMAT ISLAM DALAM PANDANGAN UMAT ISLAM SENDIRI, 
> MAUPUN 
> > DALAM PANDANGAN MEREKA YANG BUKAN ISLAM.
> > 
> > Semoga pernyataan saya ini bisa jelas, tegas, dan jangan tanya 
ber-
> > ulang2, dan saya persilahkan pernyataan ini disebar luaskan untuk 
> > memahami pandangan tentang KEHIDUPAN BERAGAMA YANG SEBENARNYA 
YANG 
> > TIDAK SEMATA2 MEMPERCAYAI AGAMANYA SAJA MELAINKAN PENGABDIAN 
> KEPADA 
> > KEMANUSIAAN KESELURUHANNYA TANPA MEMBEDAKAN AGAMANYA.  UMAT AGAMA 
> > HANYALAH PEMBAGIAN KELOMPOK DALAM PENEKANAN PENDISTIBUSIAN 
> VARIASI2 
> > KEBAHAGIAAN.  UMAT AGAMA BUKANLAH MEM-BEDA2KAN KELOMPOK UNTUK 
CUMA 
> > MEMBERIKAN KEBAHAGIAAN HANYA KEPADA KELOMPOKNYA SENDIRI, DAN 
> > MENGHUKUM ATAU MENYEBARKAN BENCANA KEPADA KELOMPOK YANG BUKAN 
> > AGAMANYA.
> > 
> > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> >
>






Quotes : 
"Dengan Ilmu hidup menjadi mudah, dengan seni hidup menjadi indah, dengan  
agama hidup menjadi terarah"
 - [EMAIL PROTECTED] - 


 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://asia.docs.yahoo.com/info/terms
 


Kirim email ke