On Wed, 15 Feb 2006, muskitawati wrote:
> --- In [email protected], jaka bali <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> >> saya setuju dengan pendapat ibu muskitawati, coba sekarang kita > lihat 2 tabloid yang beredar di Indonesia Tabloid Peta dan Gloria > dan sebuah website www.rakyatmerdeka.co.id juga ikut2an memuat > gambar karikatur Nabi, apakah itu berarti pemerintah Indonesianya > yang menjadi bersalah (bukan pemred 2 Tabloid dan website tsb.) > sehingga pemerintah Indonesia wajib untuk didemo besar2 ana dan > dituntut di meja hakim..??? Bukankah selama ini yang menyerang Nabi > dengan karikatur itu adalah hanya 1 buah koran yang terbit di negara > Denmark bukan pemerintah Denmark yang menyiarkan karikatur tsb, lalu > kalau di Indonesia ada 2 Tabloid dan 1 website yang ikut2an > menyiarkan karikatur tersebut, apakah itu berarti pemerintah > Indonesianya setuju dengan Karikatur penghinaan tersebut ? >> > > > > > > > BENAR SEKALI, KALO ANDA MERASA SEBAGAI UMAT ISLAM HIDUP ANDA SELALU > TERHINA, KELUARLAH DARI ISLAM, TIDAK PERLU LAGI JADI ISLAM, APALAGI > ANDA MERASA TERHINA KALO MERASA MENJADI UMAT ISLAM, UNTUK APA ANDA > MENJADI UMAT ISLAM DISATU PIHAK TETAPI SELALU MERASA TERHINDA DILAIN > PIHAK ???? > > BUKANKAH HAL YANG SAMA DENGAN AJARAN ALQURAN YANG SELALU MENGHINA, > MEMFITNAH DAN MERENDAHKAN PARA PENYEMBAH BERHALA AGAR MEREKA TIDAK > LAGI MENYEMBAH BERHALA ????? > > Demikianlah, kalo anda merasa terhina dengan KARIKATUR MUHAMMAD > DENGAN BOMB GENDONG KEPALA-NYA, tak perlu anda menjadi penganut > ataupun pengagum Muhammad lagi agar anda terbebas dari perasaan hina > ini seperti juga para penyembah berhala akan bebas dari pemenggalan > kepala ataupun anggapan lebih rendah daripada binatang kalo mereka > tidak lagi menyembah berhala !!!!! > > Janganlah membahayakan diri anda sendiri dengan cara mencelakakan > ataupun membahayakan orang lainnya. Selamatkan diri anda dulu > sehingga dengan demikian anda juga menyelamatkan orang2 lainnya. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. sekarang tidak usah berbicara nabi atau Allah. karena katanya anda tidak percaya Allah. Jika ada orang menghina orang tua anda apakah anda akan diam saja? jika anda membela orang tua anda apakah berarti anda merasa terhina? Jika anda tidak merasa terhina, apakah berarti anda tidak perlu mempunyai orang tua? wassalam, utari Quotes : "Dengan Ilmu hidup menjadi mudah, dengan seni hidup menjadi indah, dengan agama hidup menjadi terarah" - Deny Adipramana <[EMAIL PROTECTED]> - Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://asia.docs.yahoo.com/info/terms

