Hewan paskah yang paling populer adalah kelinci, adanya simbol 
kelinci ini pertama kalinya ditulis oleh George Franck van Frankenau 
seorang profesor dalam bidang medis di Jerman pada tahun 1682 dalam 
bukunya „De ovis paschalibus – von Oster-Eyern" tetang tradisi 
penduduk Elsass pada saat mereka merayakan paskah. Tetapi mengapa 
kelinci ?

Kelinci menyimbolkan lambang kesuburan dan kehidupan baru. Kelinci 
dikenal sebagai binatang yang cepat sekali berkembang biaknya. Oleh 
karena sifatnya yang demikian, maka kelinci kemudian dijadikan 
lambang kehidupan yang berlimpah di dalam Kristus. Dan juga sebagai 
lambang kehidupan baru. Disamping itu Kelinci yang imut dipercayai 
sebagai lambang Kristus yang bangkit. Kelinci kadang terlihat, 
kemudian lari, kemudian terlihat lagi di tempat lain. Sama seperti 
pada saat penampakan Yesus setelah kebangkitan-Nya.

Konon kelinci paskah ini sebenarnya ciptaannya dari orang Kristen 
Protestan yang tidak mau memiliki lambang yang sama seperti umat 
Katolik. Lambang gereja Katolik adalah ayam jago (jantan), sebagai 
tanda saat Petrus menyangkal Tuhan Yesus . Tuhan Yesus sendiri dalam 
Alkitab pernah memperumpamakan diri-Nya seperti induk ayam 

Mengingat ayam bisa bertelor sedangkan kelinci tidak, maka untuk 
menyesuaikan dengan tradisi ayam tsb, kelinci diberi tugas untuk 
menyembunyikan telor-telor paskah.

Telur merupakan simbol dari perayaan Paskah di berbagai gereja, 
karena berdasarkan pepatah bangsa Romawi yang menyatakan 
bahwa "Semua kehidupan berasal dari telur." Dalam sebagian besar 
kebudayaan dan masyarakat, telur merupakan perlambang kelahiran dan 
kebangkitan. Itulah  sebabnya ketika gereja mulai merayakan 
kebangkitan Yesus pada abad kedua, telur menjadi simbol yang 
populer. Pada masa itu, orang-orang kaya menghias telur dengan daun 
dari emas, sementara orang yang kurang mampu merebus telur dengan 
bunga atau daun tertentu sehingga kulit telurnya menjadi berwarna. 

Ada juga yang menafsirkan bahwa telur itu mendapatkan makna 
religius, karena dianggap sebagai simbol makam batu darimana Kristus 
keluar menyongsong hidup baru melalui Kebangkitan-Nya.  Seperti juga 
anak ayam yang baru keluar menetas dari telor.

Kebiasaan ini juga berasal dari orang Mesir dan Persia kuno yang 
memiliki tradisi pada saat dimulainya musim semi mereka menghias 
telur yang  kemudian menukarkan dengan temannya. Tradisi ini 
kemudian diikuti oleh orang Kristen di Mesopotamia (daerah Irak-Iran 
sekarang), yaitu  dengan menghadiahkan telur-telur kepada handai 
taulannya pada perayaan Paska untuk mengingatkan kebangkitan Yesus. 
Orang Mesir kuno percaya apabila mereka menaruh telur dimakam 
mereka, maka pada suatu saat mereka akan bisa bangkit kembali, 
kebiasaan yang sama dilakukan juga oleh orang Yunani.

Telur juga merepresentasikan sebagai makam-Nya Yesus oleh sebab 
itulah telor tersebut sering diberi warna merah sebagai lambang 
darah Yesus atau warna-warni seperti warna pelangi. 

Konon ada yang menyatakan, bahwa tradisi telor paskah ini timbul 
berdasarkan idenya dari seorang pengusahawaan Yahudi yang cerdik. 
Sebelum perayaan paskah umat Kristen di haruskan puasa antara lain 
tidak boleh makan daging selama 40 hari. Telor dinilai sama seperti 
juga daging dalam bentuk cair. Oleh sebab itulah selama masa puasa 
tersebut para petani tidak bisa menjual telornya, tetapi dengan 
adanya tradisi ini semua persediaan telor bisa terjual habis dalam 
waktu yang singkat.

Telur paskah yang termahal di dunia adalah hasil kreasi dari seorang 
seniman asal Perancis Peter Carl Fabergé (1846 - 1920) harga per 
telurnya tidak ada yang dibawah sepuluh juta AS$. Alkisah pada 
perayaan Paskah 1884, Faberge membuatkan telur hias dari emas dengan 
dibubuhi intan dan berlian untuk Tsar Alexander III. Telur hias itu 
dibuat sebagai hadiah bagi permaisuri Tsar. Faberge membuat telur 
hias kurang lebih sebanyak 54 butir. Sekarang, delapan butir di 
antaranya raib. Sisanya dikoleksi oleh orang-orang terkaya di dunia, 
termasuk Ratu Inggris dan anggota Kerajaan Monako. Mo lihat : 
www.faberge-exhibition.com/g6_2.html

Di antara simbol-simbol Paskah yang populer, anak domba adalah yang 
paling penting dalam perayaan agung ini. Hari Paskah dikenal juga 
sebagai kematian Anak Domba Allah. Paulus melambangkan Yesus sebagai 
anak domba Paskah dan Yesus sendiri melambangkan tubuh-Nya sebagai 
persembahan anak domba. Oleh sebab itulah juga banyak lukisan yang 
melambangkan Anak Domba Paskah dengan bendera kemenangan.

Lambang Anak Domba sebenarnya sudah ada sebelumnya Yesus dilahirkan 
ialah pada jamannya Musa, dimana darah anak domba dioleskan oleh 
orang Yahudi di pintu rumah mereka untuk membantu malaikat Tuhan 
membedakan antara rumah orang Yahudi dan rumahnya orang Mesir. 
Malaikat maut tersebut sedang diutus untuk membunuh semua anak 
sulung orang Mesir yang telah memperbudak bangsa Yahudi. Sejak saat 
itu, untuk memperingati keluarnya bangsa Yahudi dari Mesir, domba 
dipakai sebagai simbol hewan yang dikorbankan.  

Di abad-abad yang silam, dianggap merupakan suatu tanda 
keberuntungan jika orang menjumpai anak domba, teristimewa pada masa 
Paskah. 

Dan juga merupakan takhayul populer dimana ada yang menyatakan bahwa 
iblis, yang dapat mengambil wujud segala macam binatang, tetapi 
tidak pernah diperkenankan untuk menampakkan dirinya dalam wujud 
anak domba karena simbol religiusnya dari Yesus.

Kupu-kupu juga dipercaya menjadi analogi Kristus yang bangkit 
setelah turun ke tempat penantian. Ulat menjijikkan yang masuk 
kepompong selama beberapa waktu dapat berubah menjadi kupu-kupu yang 
indah. Seperti halnya Yesus seorang manusia yang wafat dan setelah 
tiga hari dalam kubur bangkit dan dipermuliakan. 

Mang Ucup – The Drunken Priest
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.net






Quotes : 
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no 
luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this 
Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though 
the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna - 

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://asia.docs.yahoo.com/info/terms
 


Kirim email ke