He, Hafsah Salim alias MM, di bawah ini tulisan anda dan
kesimpulan anda sendiri yang anda buat dengan huruf
besar-besar. Anda yang justru tidak tahu diri itu.

Setahu saya, semua investor di dunia ketika ingin masuk ke
suatu negara pasti akan sangat memperhatikan faktor-faktor
budaya setempat. Ini yang justru menjadi fatsoen di antara
investor, kecuali investor keuangan, yang tidak perlu
masuk secara fisik.

Wah...wah, sudah lempar batu lupa kalau sudah
melempar......cilaka..........


> 10 pengusaha Taiwan saja yang masih ada tetapi mereka
>juga menyatakan
> rencana untuk cabut sesegera mungkin.
>
> DEMIKIANLAH, SAYA SEKEDAR MENERUSKAN BERITA BOHONG DARI
>PEMERINTAH RI
> INI DARI KORAN KE MILIST DISINI. KESIMPULANNYA JELAS,
>PENGUSAHA TIDAK
> BETAH OLEH ATURAN ISLAM YANG MEMBUAT JAM KERJA BISA
>BERKURANG BANYAK
> SEKALI AKIBAT PERLUNYA SHALAT. PENGUSAHA MERASA BEBAN
>BERAT KARENA
> MEREKA HANYA BOLEH MEMBANGUN TEMPAT KERJA DENGAN
>PERSYARATAN ADANYA
> TEMPAT SHALAT.
>


On Wed, 17 May 2006 00:34:42 -0000
  "Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> --- In [email protected], Dablex Scali
><[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>> Bagus-Taruno Legowo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>   Gak ada masalah, pengusaha Taiwan hengkang dari
>> Batam.................yang pergi sono..............
>>
>
>
> Yang mempermasalahkan itu bukanlah saya melainkan koran2
>di Indonesia
> sendiri, saya cuma meneruskan beritanya !!!
>
>
>
>> Bahwa ada pengusaha hengkang berinvestasi, memang patut
>> disesali.......tetapi lebih disesali karena anda telah
>> menyangkut-pautkan dengan Sholat.....wah itu sudah
>> keterlaluan anda itu..........
>>
>
>
>
> Khan diatas anda sendiri yang bilang, "hengkang itu
>tidak apa2", koq
> sekarang menyesalinya ???  Tidak usah disesali biarlah
>mereka hengkang
> sehingga tidak mengalami hal2 yang memalukan bangsa ini
>!!!
>
> Juga yang menyangkut pautkan hengkangnya mereka dengan
>sholat itu
> siapa?  Sekali lagi saya cuma meneruskan berita ini
>bukan saya yang
> menyangkut pautkan Sholat dan investasi.  Yang jelas
>investor tidak
> pernah berpikir masalah Sholat sehingga tidak seharusnya
>mereka
> dipaksa memikirkannya, mereka cuma memikirkan effisiensi
>kerja dan
> biayanya sehingga kalo terbukti Sholat itu mengurangi
>efisiensi kerja
> dan pemborosan biaya maka anda harus berdebat dengan
>ahli2 investasi
> itu sendiri bukan berdebat kusir kepada saya.
>
>
>
>
>
>
>> Jangan semborno menyangkut-pautkan dengan hengkangnya
>> pengusaha Taiwan dengan Islam, Aturan Islam tentang
>>Sholat
>> dan Tempat Sholat........ Anda tidak punya toleransi dan
>> rasa hormat terhadap kemanusiaan sama sekali........mana
>> katanya anda yang hidup di negara yang katanya paling
>> demokratis, obyektif.....sedikitpun tidak ada bekas di
>> dalam diri anda.........
>>
>
>
>
> Anda benar2 idiot, apa hubungan saya dengan toleransi
>dalam hal ini?
> Bagi saya agama bebas untuk dipeluk siapapun juga dan
>harus dilindungi
> ibadah setiap umatnya.  Namun saya tidak membicarakan
>urusan ini
> dengan urusan investasi karena bidangnya memang berada
>di ahli2
> lainnya bukan diri saya.  Kalo anda menuduhnya tidak
>toleransi,
> janganlah memperdebatkannya kepada saya.....  kepada
>ahli2 atau
> consultant2 investor itu sendiri !!!!  Anda cuma
>memfitnah dengan
> tuduhan2 yang tidak ada dasarnya sama sekali !!!!
>
>
>
>
>> Orang beragama apapun, itu kan suka-suka penganutnya?
>>Dan
>> ini adalah hak azasi paling dasar yang juga diakui oleh
>> PBB. Lha, kenapa sih anda suka sekali
>> menjelek-jelekan/mendeskreditkan suatu agama (Islam)?
>> Tahukah anda, itu sama saja dengan mencemooh orang-orang
>> yang "beragama" (Islam) sebagai orang-orang yang bodoh?
>> Dan itu, sungguh suatu penghinaan besar sekali. Dan
>> penghinaan itu melanggar hak-hak azasi manusia. Nah,
>>anda
>> melanggar HAM!
>>
>
>
>
>
> Sekali lagi anda secara se-mena2 memfitnah saya dengan
>hal2 yang
> absurd, apapun agama anda sama sekali hak anda untuk
>mempercayainya,
> justru saya inilah yang membuat tulisan untuk
>menghormati hak asasi
> setiap manusia.  Termasuk tentunya hak para investor
>untuk menentukan
> cara mereka menginvestasikan modalnya tidak boleh
>dipaksakan dengan
> cara2 yang berdasarkan agama tertentu.  Apakah di
>Indonesia memenuhi
> hal ini, hal itulah yang harus anda kaji, sedangkan
>tulisan saya
> hanyalah menyampaikan unek2 para investor tanpa
>memberikan pendapat2
> yang pribadi sifatnya.
>
> Masalah berbagai fitnah anda yang lainnya tidak akan
>saya tanggapi,
> saya tidak menulis berdasarkan fitnah, sehingga serahkan
>saja kepada
> pembaca lainnya.  Pada dasarnya saya anti fitnah, tidak
>pernah
> memfitnah dan tidak suka difitnah !!!
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Quotes :
> " Spirituality is essentially a journey within. You need
>no preparations, no luggage to carry - nothing
>absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love,
>can only come as an after effect of self-actualization,
>achieved though the practice of meditative way of life."
> - Anand Krishna -
>
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>

========================================================================================
Ikuti Lomba Puisi Online Jawa Timur, dapatkan hadiah menarik setiap bulannya
dan hadiah total senilai 60 juta rupiah
hanya di http://www.plasa.com
========================================================================================


Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -





Yahoo! Groups Links

Kirim email ke