wrote:
>
> Kesimpulan saya :
>
> 1. ibu tidak percaya Islam
> 2. ibu di akui islam oleh lingkungan, karena sering menyumbang
kepada umat
> islam
>
>
> Pertanyaan:
>
> Saya mencoba berpikir logis, dan maafkan saya karena ketidak mampuan
saya..
> tapi saya masih tidak mengerti kenapa seseorang yang tidak percaya agama
> harus bisa dikatakan beragama?
>
Beragama tidak selalu harus percaya, padahal percaya juga belum tentu
beragama. Beragama mengandung arti yang lebih luas, mereka bukan cuma
percaya, juga bisa dengan mengabadikan kepercayaannya itu dalam bentuk
pengabdian sosial yang melibatkan masyarakat banyak.
Keterlibatan masyarakat banyak inilah yang lebih penting dalam beragama.
Masalah percaya, hanyalah masalah rahasia pribadi yang tidak akan
diungkapkan umat kepada lingkungannya. Anda tidak percaya kepada
atasan anda sekalipun tidak akan anda ungkapkan, anda mungkin
ber-pura2 percaya.
Demikianlah, beragama tidak harus ber-sama2 dengan percaya. Hal ini
memang sulit dipahami oleh kebanyakan umat Islam, karena ajaran Islam
selalu menghukum umatnya yang tidak percaya dengan istilah murtad yang
harus dihukum mati. Akibatnya lebih ketat lagi umat Islam dizaman
dulu menutup rahasia kepercayaannya didalam hati. Namun dimasa
sekarang, kita semua bebas mengungkapkan perasaannya maupun
kepercayaannya. Saya tidak perlu takut dibunuh di Amerika ini
se-mata2 karena tidak percaya !!!! Dengan sumbangan saya yang
demikian besar saja sudah cukup bagi umat Islam yang terikat dalam
organisasi mesjidnya untuk meyakini bahwa saya sebagai umat Islam yang
sejati seperti juga mereka. Namun kalo di media millis saya
mengungkapkan secara jujur apa yang ada dihati saya, kenapa harus
disalahkan ??? Apakah saya tidak boleh beragama Islam karena saya
tidak mempercayainya ??? Gus Dur sendiri sebagai ulama besar Islam
belum tentu hatinya percaya kepada agama Islam. Bahkan beliau mungkin
sudah berhasil menciptakan agama Islam yang baru yang tidak
diumumkannya. Sebagai ulama, Gus Dur punya income yaitu umatnya,
bagaimana mungkin Gus Dur harus jujur untuk berbeda dengan umatnya
yang memberinya nafkah. Demikianlah seperti contoh diatas dimana anda
tidak percaya kepada atasan anda cukup untuk disimpan dihati anda saja
demi income anda. Anda boleh mengungkapkan isi hati anda kalo anda
sudah lebih tinggi posisinya sehingga bisa menciptakan kepercayaan
untuk dipaksakan kepada orang lainnya dibawah anda !!!
Ny. Muslim binti Muskitawati.
Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

