Lho...pak, pengakuan keluarga itu tidak bisa dijadikan pegangan dan dianggap itu pendapat Islam. Bapak harus pisahkan pendapat keluarga dan pendapat agama.
Banyak contoh kasus, keluarganya menganggap anaknya baik2x saja, tapi ternyata diluar rumah terlibat narkoba....lalu bila keluarga itu beragama Kristen apa dianggap bahwa anak yg terlibat narkoba itu baik menurut Kristen ?
Mengenai Ba'asyir pernah mengatakan bahwa Amrozy adalah bekas muridnya yang soleh dulu, tolong dong kasih datanya kalau benar anda ingin berdiskusi objektif...!.
Ba'asyir saja tidak ingat Amrozy itu muridnya, gimana mau mengatakan Amrozy anak yg soleh ? Ingat saja tidak. Jadi berikan data yg mengatakan seperti itu anda dapat dari koran apa, tgl berapa. Kalau ini tidak bisa anda berikan berarti anda melakukan kebohongan lagi yg kesekian kalinya.
Anda tidak mau berpanjang lebar tentang hal ini adalah karena anda tidak bisa memberikan argumentasi yg baik, jadi alasan saya memfitnah anda adalah tidak masuk diakal.
Karena yg melakukan fitnah dan caci-maki pertama kali justru adalah anda yaitu dengan mengatakan "Sebenarnya IQ anda terlalu rendah untuk bisa menyelami isi tulisan2 saya,..."...ok ?
Saya bisa buktikan bahwa andalah yg pertama kali melakukan caci-maki dan fitnah terhadap saya, bukti itu masih jelas terlampir dibawah.
Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Amrozi anak yang soleh bukanlah pengakuan anda, melainkan pengakuan
keluarga dan lingkungan Amrozy sendiri bahkan juga Basyir pun pernah
menyatakan bahwa Amrozy adalah bekas muridnya yang soleh dulu.
Mungkin juga maksud Basyir, dulu Amrozy itu soleh dan sekarang setelah
Basyir tertangkap terpaksa harus dianggap tidak soleh lagi karena
perbuatannya ternyata dikutuk seluruh dunia meskipun sebagian umat
Islam mendukungnya.
Masalah Soleh itu sendiri hanyalah kaitan dalam agamanya sendiri bukan
gambaran atau anggapan umum diluar agamanya.
Saya tidak akan berpanjang lebar menanggapi tulisan2 fitnah anda untuk
mencaci maki saya pribadi, kita serahkan saja kepada pembaca semuanya
karena merekalah yang menilai tulisan anda dan tulisan saya.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
> Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: --- In
> Sebenarnya IQ anda terlalu rendah untuk bisa menyelami isi tulisan2
> saya, ini membuktikan lagi bahwa kepercayaan memang merusak kemampuan
> anda untuk berpikir secara rasional.
>
> Definisi Anak Soleh yang anda katakan tidak pernah melakukan kejahatan
> tentu saja dengan definisi kejahatan menurut AlQuran, padahal kalo
> anda mau menilai Amrozi itu sendiri juga termasuk anak Soleh yang
> dikutuk seluruh dunia karena perbuatan2nya membomb orang2 yang
> dianggapnya bukan islam meskipun untuk hal ini dia mengabaikan jiwa2
> umat Islam yang ikut juga menjadi korbannya.
>
> Anak2 Soleh ini juga yang dikumpulkan oleh MUI untuk membakari mesjid2
> Ahmadiah.
>
> Wajar saja kalo anak2 soleh yang menganggur ini membutuhkan dana untuk
> mempertahankan kehidupannya, mereka perlu beli baju koko, perlu beli
> sendal jepit, perlu beli pedang, perlu beli AlQuran, namun darimana
> biayanya semua ini ???? Bisa dari mencegat mobil dijalanan untuk
> meminta zakat, tentu ini bukanlah kejahatan namun tetap menyebalkan.
> Tapi anak2 soleh yang mencegat mobil2 dijalanan itu bukan cuma satu
> atau dua anak, bisa jadi ratusan atau ribuan anak2 soleh. Kalo jumlah
> anak yang minta zakat itu lebih banyak daripada yang memberi zakat,
> lalu darimana mereka yang tidak kebagian zakat itu mempertahankan
> hidupnya ??? Mula2 mungkin cukup jadi pengamen lagu2 Qosidah, namun
> di bus2 yang penuh begitu siapa sih yang tertarik lagu2 Qosidah,
> apalagi ada kesempatan mencopet merogoh dompet orang, maka tergeraklah
> pikiran anak2 soleh itu bahwa yang dicopetnya itulah orang2 kafir yang
> dihalalkan dalam AlQuran.
>
> Jadi kalo akhirnya anak2 soleh itu menjadi pencopet, perampok, congkel
> dop mobil dan mencopot kaca spion mobil2 cina kafir justru akan
> mendapatkan pahala katimbang dosa, dan ide inilah yang meracuni jiwa
> umat Islam seperti Osama bin Laden dan Hammas yang dengan kesolehannya
> memusnahkan kafir2 seperti Hindu, Zoroaster, Buddha, maupun Yahudi.
>
> Yang aku jelaskan semua diatas bukanlah terjadi pada semua umat Islam
> tetapi terbatas pada umat Islam di negara2 Islam termasuk di Indonesia
> dimana negara tidak menjamin kesejahteraan anak2 soleh ini. Jelasnya
> sekali lagi saya tegaskan, dunia bisnis tidak pernah memasang iklan
> untuk menggaji anak2 soleh !!!!! Akibatnya anak2 soleh cuma laku
> untuk dunia teroris, rampok, congkel dop mobil, maupun cabut kaca
> spion. Bahkan Muhammad sendiripun semasa mudanya hidup sebagai
> pedagang, namun kemudian menjadi perampok setelah menjadi anak soleh
> yang diangkat sebagai nabi kebanggaan umatnya. Anak2 soleh wajar kalo
> meneladani perilaku Muhammad yang merebut berbagai pahala dengan
> berbagai cara2 merampoki pedaganga2 Yahudi yang lewat !!!!
>
> Anak soleh hanya berbuat baik kepada sesama umat, namun meskipun
> sesama umat kalo terjepit krisis ekonomi tidak salahnya sesama umat
> juga dituduk murtad dulu untuk dihalalkan dibakar mesjidnya ataupun
> dijarah harta bendanya seperti yang dialami oleh umat Ahmadiah yang
> juga sama2 beragama atau beriman kepada Muhammad !!!
>
> PIKIRKANLAH, KEMANA ANAK2 SOLEH INI INGIN ANDA PEKERJAKAN AGAR JANGAN
> JADI RAMPOK, CONGKEL KACA SPION, MAUPUN TERORIST. ANAK2 SOLEH PADA
> KENYATAANNYA AKHIRNYA MENJADI BEBAN MASYARAKAT SEPERTI CONTOH YANG
> DILAKUKAN AMROZY !!!!
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
>
---------------------------------
Yahoo! Messenger with Voice. PC-to-Phone calls for ridiculously low rates.
[Non-text portions of this message have been removed]
Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

