--- In [email protected], Dablex Scali <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> ha..ha..ha..
>
> Bersaksi itu bisa tanpa mata yang melihat, kuping yang mendengar,
hidung yang mencium dll. Bersaksi itu bisa pakai akal. Contohnya
adalah jika anda pernah melihat persidangan, maka ada yg dinamakan
'saksi ahli'. Apakah saksi ahli tersebut melihat atau mendengan
peristiwanya ?
>
Yang bodoh itu anda, silahkan hubungi kedokteran kehakiman di UI !!!
Kesaksian seorang ahli terbatas melihat, meneliti, memeriksa bukti2
yang diberikan kepadanya untuk diberi laporan.
Saksi ahli tidak memberi kesaksian tentang perbuatan terdakwa, dan
juga tidak memberikan pendapatnya atau kesimpulannya pribadi melainkan
sebatas apa yang dilihatnya dari barang2 bukti bukan melihat apa yang
diperbuat terdakwanya. SAKSI AHLI HARUS MELIHAT BUKAN DENGAN AKALNYA,
BUKAN JUGA DENGAN KEIMANANNYA.
Tidak ada kesaksian yang tidak perlu melihat, mencium, mendengar,
meraba, merasakan dll. Jelasnya tak perlu disangkal, kalimat syahadat
merupakan syarat utama seorang muslim untuk berbohong !!! Apakah ada
saksi ahli yang bisa membuktikan adanya Allah ??? Bukankah sudah saya
buktikan bahwa Allah itu tidak ada ???
Ny. Muslim binti Muskitawati.
Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no
luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this
Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though
the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://asia.docs.yahoo.com/info/terms