mang ucup,
bahwa banyak yang tidak akan mau percaya karya anda,
sudah anda sendiri duga sebelumnya kan?

mangsalahnya, pengantar anda pada email pertama
perihal ini, yang menyiratkan maksud tujuan anda itu
lho.
dan ternyata, apa yang ungkpa di bagian penutup ini,
yang kata anda akan menjelaskan semuanya, tetap saja
tak 'menyentuh' apa yang pernah ada bilang di bagian
awal dulu.

sayang.



--- mangucup88 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Apabila novelnya Dan Brown telah bisa terjual s/d
> akhir Mei 2006 ini 
> 60,5 juta eksemplar, maka mang Ucup juga boleh turut
> bangga juga, 
> karena sejak tulisannya mang Ucup di tayangkan
> ternyata sudah lebih 
> dari 6 orang yang mencak-mencak sewot seperti cacing
> kepanasan, 
> karena oret-oretan tsb. Rupanya dari segi marketing
> saya telah salah 
> pilih judul nama buku "The Mang Ucup Code" maklum
> ini tidaklah 
> sepopuler seperti nama Da Vinci, sebab nama Mang
> Ucup itu hanya 
> dikenal dikalangan para penjual jamu gendong ato
> para supir angkot 
> disekitar daerah Gombong saja. Hal inilah yang
> membuat mang Ucup 
> jadi patah semangat untuk meneruskan menulis
> sambungannya dari "The 
> Mang Ucup Code". 
> 
> Begitu juga dengan tokoh Musa yang dijual; ini pun
> tidak begitu 
> laku, seperti Yesus. Sebab telah terbuktikan Yudas
> Iskariot atau 
> salah satu muridnya yang murtad berhasil menjual
> Yesus dengan harga 
> 30 keping perak, jadi apa salahnya dipasarkan sekali
> lagi oleh Dan 
> Brown, sedangkan Musa s/d saat ini belum pernah laku
> terjual. Dan 
> ternyata ini kali nilai jualnya Yesus meningkat
> sampai jutaan kali 
> lipat jauh lebih tinggi daripada 2.000 tahun yang
> lampau, maklum 
> Yesus sekarang ini sudah termasuk manusia antik.
> Sama seperti juga 
> lukisannya antiknya Van Gogh ketika orangnya masih
> hidup lukisannya 
> sangat murah, tetapi sekarang setelah mati bisa
> mencapai harga 
> jutaan AS Dollar. 
> 
> Yudas menjual Yesus kepada para orang Farisi atau
> para pembimbing 
> agama yang munafik; begitu juga dengan Dan Brown ia
> telah berhasil 
> menjual Yesus sekarang ini kepada para kaum Farisi
> modern atau para 
> pemakai "Salonpas" atau mereka yang pada saat
> berpaPASan selalu 
> saling mengucapkan kata ShALOM agar kelihatan lebih
> soleh begitu.
> 
> Cobalah renungkan oleh akal sehat Anda, apakah Anda
> mau membeli buku 
> yang memojokkan nama baik Anda atau ortu Anda ? Saya
> yakin tidak, 
> sebab dengan kita membeli buku tsb berarti kita
> memberikan honor 
> atau hadiah kepada sipenulis maupun penerbitnya.
> Oleh sebab itulah 
> tidak bisa dipungkiri kebanyakan umat Kristen itu
> sendirilah yang 
> sebenarnya telah membeli Yesus untuk disalib kembali
> melalui bukunya 
> Dan Brown, maklum berdasarkan statistik ternyata
> buku maupun film 
> tsb paling  laris laku terjual di negara-negara yang
> mayoritasnya 
> beragama Kristen. Saudara kita yang beragama Islam
> tidaklah se GO-
> BLOCK seperti umat Kristen, cobalah tawarkan kepada
> mereka, apakah 
> mereka bersedia untuk membeli gambar karikatur
> pelecehan Nabi ?
> 
> Apabila Yesus sekarang ini bisa laku dijual sehingga
> bisa 
> menghasilkan jutaan AS Dollar, kenapa tidak dijual
> lagi untuk 
> kesekian kalinya mungpung lagi jadi komoditi yang
> sedang nge-top. 
> Dan jawablah dengan jujur siapa promotor sales
> marketingnya Da  
> Vinci Code ialah umat Kristennya itu sendiri melalui
> para Pdt maupun 
> Romo-romonya dan para fundi-nya, dimana hampir
> setiap Minggu di 
> promosikan di berbagai macam gereja entah ini berupa
> khotbah, 
> seminar, talk whow TV ataupun dalam bentuk tulisan
> di berbagai macam 
> milis. Domba-dombanya hanya bisa mengembik Amin,
> Amin.
> 
> Semakin di tentang, semakin laris pulalah penjualan
> buku maupun 
> filmnya dan lucunya kebanyakkan para penentangya itu
> sendirilah yang 
> sebenarnya telah membeli buku maupun nonton filmnya.
> Oleh sebab itu 
> juga mang Ucup tidak pernah mau membeli buku,
> membaca maupun nonton 
> film The Da Vinci Code, karena saya bukanlah orang
> Farisi yang mau 
> membeli Yesus untuk menyalibkan Dia untuk kedua
> kalinya
> 
> Begitu juga perlu diketahui, bahwa apa yang ditulis
> oleh mang Ucup 
> mengenai Musa semuanya ini hanyalah omong kosong
> atau sekedar 
> dongeng fiktif semata-mata atau khayalannya mang
> Ucup saja dengan 
> modal resep nulis seperti yang digunakan oleh Dan
> Brown; dimana saya 
> mencampur baurkan fakta sejarah, Alkitab maupun
> khayalannya mang 
> Ucup. Dengan menggutak-gutik antara sejarah, logika
> maupun dongeng 
> begitu.
> 
> Jadi apa sih tujuannya mang Ucup menulis artikel
> mengenai Musa 
> ini  ? Hanya untuk memperlihatkan kalau mau, maka
> tidaklah sukar 
> untuk menggutak-gutik dan memutar balikkan isi
> Alkitab, walaupun 
> demikian saya yakin haqul yakin, bahwa entah itu
> tulisannya Dan 
> Brown maupun tulisannya mang Ucup hingga kapanpun
> juga tidak akan 
> mungkin dapat merubah maupun mempengaruhi isinya
> Alkitab itu 
> sendiri. Bayangkan saja kalau dalam edisi Alkitab
> yang berikutnya 
> nama Mang Ucup tercantum sebagai penulis apakah
> dunia tidak akan 
> jadi geger tuh !
> 
> Kalau iman kita kuat dan percaya bahwa Alkitab itu
> benar, maka kita 
> sebagai umat-Nya tidaklah perlu membela maupun
> ribet-ribet mikirin 
> maupun mendiskusikan masalah Da Vinci Code, moso sih
> Alkitab mo 
> dijadikan buku tandingan dari The Da Vinci Code malu
> atuh oiii….i. 
> 
> Begitu juga bagi mereka yang melakukan demo maupun
> sweeping terhadap 
> tulisannya Dan Brown ini memperlihatkan betapa
> kecilnya kepercayaan 
> Anda, maka dari itu percuma azah deh Lho nungging
> berdoa berkali-
> kali sehari sambil  komat-kamit memanggil nama
> Yesus, kalau 
> kenyataannya Lho lebih percaya ama tulisan maupun
> dongengnya si Dan 
> Brown ato Mang Ucup daripada kepada Firman-Nya Yesus
> itu sendiri. 
> 
> Mang Ucup – The Drunken Priest
> Email: [EMAIL PROTECTED]
> Homepage: www.mangucup.org
> 
> 
> 
> 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


Quotes : 
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no 
luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this 
Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though 
the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna - 

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://asia.docs.yahoo.com/info/terms
 



Kirim email ke