Religious Fundamentalist sama buruknya dengan Chauvinisme !!! Kalo Religious Fundamentalisme mengorbankan realitas untuk angan2, maka Chauvinisme itu mengorbankan rakyat dalam negara untuk angan2 kebesaran bangsa yang kerdil.
Penganut Religious Fundamentalisme akan menuduh "agamanya diserang" kalo ada terorist agamanya yang ditangkap atau ditembak akibat pelanggaran kriminal yang dilakukannya. Penganut Religious Fundamentalisme ini akan membela kejahatan hanya karena pelakunya beragama sama. Mereka mengabaikan kejahatan yang dilakukannya demi kemuliaan agamanya. Penganut Chauvinisme tidak berbeda, mereka merasa bangga akan kesalahan maupun kejahatan2 yang dilakukan para pemimpinnya demi kebanggaan bangsanya yang dianggapnya sebagai nasionalisme. Paham Nasionalisme dan Chauvinisme hanya sedikit bedanya, karena keduanya sama2 menjunjung kebanggaan bangsanya, hanya pada Nasionalisme, penganutnya masih menumpas pemimpin2 yang merusak negaranya, namun pada Chauvinisme mereka membela pemimpin2 yang merusak negaranya. Di Indonesia, kita sama2 tahu bagaimana parahnya kesalahan, kejahatan, dan pelanggaran2 hukum yang dilakukan Sukarno sebagai pemimpin bangsa yang membawa kehancuran total kepada bangsa ini dimana akhirnya dikudeta oleh penjahat lainnya yang bernama Suharto. Anda bisa menyaksikan betapa banyaknya pendukung Sukarno, juga tidak kurang banyaknya pendukung Suharto, dimana jelas keduanya bukanlah contoh pemimpin yang seharusnya didukung. Kedua pendukung2 inilah yang kita namakan "Chauvinist" bukan Nasionalistist. Indonesia dipenuhi oleh Chauvinist dan Religious Fundamentalist dimana keduanya membutakan diri terhadap realitas sehingga tidak mengherankan negara terjerumus dalam berbagai malapetaka yang tidak mungkin ada jalan keluarnya selain mengubah kedua paham2 yang menyesatkan, mengelabui, maupun menipu rakyatnya sendiri. Dibawah ini salah satu contoh bagaimana pembaca yang religious fundamentalis sudah kehilangan realitasnya dengan mengejar kehidupan dari angan2 yang tak pernah mampu dicapainya: --- In [email protected], "bulebuuk" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > BUAT HAFSA,LISATONG DAN KOMA MANADO > SETELAH SEKIAN LAMA BERTAPA HAFSAH SALIM DATANG KEMBALI UNTUK > UNJUK GIGI DAN SEKARANG DIA TAK SENDIRIAN DI BLAKANG NYA ADA LISA > TONG DAN KOMA MANADO > JANGAN KAN 2 ORANG YANG MENDUKUNG ANDA 1000 ORANG SAYA GA AKAN > GENTAR SLAMA YANG DIBAHAS ADALAH ATURAN MANUSIA DAN ISLAM > Masalahnya bukan gentar atau tidak gentar melainkan bagaimana anda bisa berpikir normal, beradab, berdiri diatas kepentingan semua orang dan semua agama, berdiri juga atas kepentingan bangsa sendiri secara realistis bukan chauvinistist, dan yang paling penting dari semua itu adalah tidak berpihak kepada kepercayaan sendiri yang enggak ada dasarnya. Islam itu hanyalah satu agama dari ribuan agama2 lainnya dimana semuanya sama2 hanyalah kepercayaan. Dan kepercayaan sudah jelas2 definisinya yaitu bagian angan2 sekelompok manusia. Tidak pernah ada satupun kepercayaan agama yang bukan angan2 semata--untuk hal yang satu inilah yang harus secara jujur dulu untuk kita akui sebelum melakukan argumentasi. Islam juga banyak macamnya dan sama sekali salah kalo ada yang menganggapnya bahwa Islam itu cuma satu seperti kebohongan2 yang selalu dikhotbahkan dan diajarkan di Indonesia. Mereka yang menganggapnya Islam cuma satu adalah karena mereka tidak menganggap Islam lainnya sebagai Islam karena berbeda dari apa yang mereka percaya. Itulah sebabnya sangat tidak mungkin untuk memaksakan hukum syariah dalam satu negara karena akan berakibat umat Islam lainnya harus dimusnahkan. Di Amerika, semua ajaran sekte Islam yang ber-beda2 bebas berkembang atau dipercaya umatnya, oleh karena itu tidak mungkin anda yang di Indonesia bisa lebih mendalami Islam dibandingkan dengan mereka yang tinggal di Amerika. Bagaimana mungkin anda bisa menganggap diri anda lebih mengerti Islam hanya karena anda beragama Islam ??? > SAYA SUDAH PERKIRAKAN SEBELUM NYA, KETIKA HAFSAH SUDAH KEHABISAN > ARGUMENT TTG GUGATAN NYA PADA ISLAM DIA AKAN KEMBALI MEMBACA TULISAN > 2 SEBELUM NYA DAN MENCARI TITIK KELEMAHAN DARI TIAP KALIMAT .DAN > SEKARANG DIA TAK SENDIRIAN > Realitas apa yang bisa anda gunakan untuk menganggap bahwa saya sudah kehabisan argument??? Tidak satupun argument saya yang bisa anda bantah!!! Tidak ada gugatan saya kepada Islam, karena yang bisa digugat itu hanyalah manusia bukan benda atau buku suci. Juga enggak ada titik kelemahan dari kalimat yang saya cari2, kalo ada kata2 yang salah bukanlah kelemahan yang harus di-cari2 melainkan harus disadari bahwa kitab itu belum selesai dari proses penulisannya sehingga jelas belum di edit oleh penulisnya. Saya menulis sendirian tidak minta tolong siapapun juga. > OK BUAT HAFSAH DIA TLAH MENGAKU TAK MENGHUJAT KITA YANG UMAT ISLAM > JADI KITA JANGAN KOMENTARI . BEGITULAH PENGAKUAN NYA SEKARANG > WALOPUN MASIH MENANTANG MELIHAT KEMBALI AYAT 2 YANG PERNAH DIA > TULIS .. WALOPUN AYAT 2YANG DIA TULIS TIDAK LAMA LAMA BERCOKOL DI > MILIS INI KARENA SANGAT 2 GAMPANG UNTUK DI JUNGKIR BALIKAN HAFSAH > SEKARANG TAK MENJELEKAN ISLAM DAN TAK MENGAKUI BAHWA DIA TLAH > MENJELEK 2 KAN ISLAM SEBELUM NYA .OK KITA SPAKAT Saya memang tidak menghujat agama meskipun bukan berarti agama tidak boleh dihujat. Saya juga tidak menyalahkan umat Islam melainkan ajaran2 Islamnya itu sendiri, Ayat2 yang saya tulis tetap ada di semua millis, kenapa anda harus membohongi diri sendiri terhadap realitas yang ada??? Ayat2 itu bukanlah tulisan saya melainkan tulisan AlQuran, saya cuma menyalinnya, dan kalo anda menganggap gampang di jungkir balikkan, yang anda jungkir balikkan itu bukan tulisan ataupun pendapat saya melainkan AlQuran itu sendiri yang anda jungkir balikkan. Untuk bisa membaca lengkap ayat2 itu cukup anda buka AlQuran anda tak perlu membaca dari tulisan2 saya disini. Ajaran yang jelek tetap harus dipandang sebagai apa adanya tidak boleh dianggap bagus dan juga bukan berarti di-jelek2an. Ajaran yang baik kalo anda anggap jelek barulah namanya men-jelek2an. Dalam hal ini saya sama sekali tidak pernah bersepakat apapun dengan anda. Kejelekan ajaran2 Islam ini bukan berasal dari saya, melainkan dari umat itu sendiri yang mempraktekan kejelekan2 itu sendiri. Dalam hal ini saya sama sekali bukan meng-ada2, tulisan2 Osama bin Laden tersebar diseluruh dunia, tulisan2 Khomeini juga tersebar diseluruh dunia dan kedua orang ini bukan berasal dari satu sekte Islam melainkan dari 2 sekte Islamyang terbesar yaitu Sunny dan Syiah. Enggak ada yang bisa anda bantah kenyataan bahwa Osama bin Laden adalah tokoh agama Islam sekte Sunny yang banyak sekali pendukungnya diseluruh dunia, tak berbeda dengan Khomeini yang merupakan tokoh ulama Islam sekte Shiah yang dihormati oleh umatnya diseluruh dunia. > TAPI ANDA SEBUT 2 AYAT YANG ANDA TULIS DAN ANDA TAK MAU MENGULANG > KARENA MEMANG AYAT YANG ANDA TULIS SALAH DALAM PENTERJEMAHAN NYA > ATAU PEMAHAMAN NYA .. KALO ANDA BRANI GA USAH ANDA TULIS SMUA AYAT > NYA .. TULIS SAJA NAMA SURAT DAN AYAT NYA KITA BUKTIKAN SIAPA YANG > KELIRU SAYA TUNGGU Enggak perlu anda tunggu, ayat yang saya tulis itu sudah lengkap nama surat serta nomor2nya, tinggal saja anda cari sendiri karena disini bukan tempatnya berpropaganda agama Islam maupun perang ayat2 AlQuran. Tidak ada yang salah terjemahannya baik dalam bahasa Inggris maupun dalam bahasa Arabnya, baik pemahaman Sunny maupun pemahaman Syiah untuk kedua ayat yang saya tulis tidak ada pertentangan ataupun perbedaan dalam penafsirannya. Bahkan dalam praktek ibadahnya pun sesuai realitas yang bisa anda ketemukan dilapangan seperti di Palestina dimana Hamas sendiri yang menyatakan bahwa tak ada alasan lain yang bisa membiarkan Yahudi tetap ada dimuka bumi ini. Kejadian pembomban Bali, pembakaran Mesjid Ahmadiah, penangkapan Nabi Lia, penangkapan Ustad Rony, pemerkosaan amoy2, penjarahan toko2 cina, penjarahan harta benda pribadi umat Ahmadiah, penculikan siapa saja yang bukan Islam untuk dipenggal kepalanya, pemenggalan kepala orang2 Dayak, dan masih ada jutaan kejadian yang sama yang bukan kebetulan sama melainkan sejalan dengan ajaran2 biadab yang tertulis dalam AlQuran itu sendiri. Semua ini adalah bukti2 yang engga mungkin bisa anda sangkal. Anda enggak mungkin menyangkal bukti2 yang merupakan realitas kejadian2 yang nyata hanya dengan akrobat kata2 untuk menyesatkan fakta. Manusia diseluruh dunia (bukan saya sendiri) bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Dalam hal ini sama sekali enggak sulit untuk menyadari bahwa Islam itu ajaran yang salah asal mau jujur kepada diri sendiri. Artinya kalo anda itu keliru tak perlu ditunggu lagi, karena sudah merupakan perjuangan umat manusia diabad sekarang ini memerangi terorist Islam dibawah keperkasaan Amerika yang merupakan negara termaju, terkuat, terkaya, dan teradil dimuka bumi sekarang ini. Amerika sudah memberi pernyataan yang tegas dan jelas bahwa yang diperangi adalah terorist bukan Islam, namun umat Islam seperti anda sebaliknya menganggap Amerika memerangi Islam bukan terorist. Jadi dari hal ini saja sudah cukup untuk menyatakan bahwa secara implisit anda mengakui bahwa Islam itu agama teror. Kenapa setiap terorist yang ditangkap atau ditembak harus dibelain sebagai dianggap "Menyerang Islam" ???? Kalo anda berpendapat agama Islam bukan agama teror, tak perlu membela para terorist itu dengan berkilah sebagai menyerang Islam. Sikap anda memang sesuai ajaran dalam Islam bahwa sesama Islam harus saling membela dalam hal berhadapan dengan yang bukan Islam terlepas kesalahannya. Satu Islam yang disakiti, semua Islam juga harus merasa sakit, satu Islam yang jadi terorist, semua Islam juga harus menjadi terorist......... ini lah ajaran Islam yang sejati bukan penanganan Amerika yang salah kalo akhirnya berhasil menemukan berbagai senjata pembunuh massal didalam mesjid2 diseluruh dunia. > AMERIKA ANDA KOMENTARI TTG MEMBRANTAS TERORIS DENGAN TIDAK > MELIBATKAN ISLAM .SEKALI LAGI GA ADA MALING NGAKU > ANDA SEBUT OSAMA DAN AFGAHANISTAN SAYA TANYA APAKAH AMERIKA DALAM > PERANG DIAFGHAN HANYA OSAMA YANG DIBUNUH ? JAWAB YANG JUJUR BANYAK Saya tidak pernah menyatakan bahwa Amerika hanya berusaha membunuh Osama, Amerika berusaha menangkap Osama dan pendukung2nya hidup atau mati. Secara jujur, semua yang berada dan melindungi disekitar Osama bin Laden adalah pelindung2nya yang memang banyak mati terbunuh, dan untuk inilah anda yang harus jujur. Kalo anda tahu Osama bin Laden telah melakukan kejahatan dan di uber2 diseluruh dunia, apakah anda tetap bersedia tinggal didekatnya kalo memang anda bukan pendukungnya? Tentu saja tidak, anda harus pindah karena resikol anda dianggap sebagai pendukungnya tidak bisa dibedakan dalam situasi perang dimanapun juga. Dalam hal ini tidak ada yang bisa menyalahkan Amerika membunuh rakyat jelata melainkan memang membunuh pendukung2 terorist. Osama memang menggunakan orang2 yang mendukung maupun simpatisannya sebagai tameng untuk menyelamatkan diri. Memang Amerika berusaha menghindari korban2 yang jatuh se-sedikit mungkin, dalam hal ini bukan berarti korban2 yang cuma mendukung itu harus semuanya selamat tetapi tetap resiko menjadi korban akibat sikapnya yang mendukung. > SEKALI RAKYAT YANG TAK BERDOSA YANG IKUT MANGSA NYA, AMERIKA . HANYA > BERKEDOK HAM DAN PERDAMAIAN AMERIKA BISA LARI DARI TUDUHAN MEMBANTAI > RAKYAT AFGHAN YANG IKUT TERBUNUH OSAMA YANG DICARI SAMPE SEKARANG > MASIH HIDUP JADI SIAPA SEBENARNYA YANG MAU AMERIKA ABISIN UMAT > ISLAM APA OSAMA ..? Rakyat mana yang anda maksudkan tidak berdosa??? Mereka itu semuanya umat Islam yang diracuni ajaran2 biadab yang menjadi pendukung2 Osama bin Laden. Kalo anda percaya bahwa Allah memberi pahala kalo anda menghancurkan patung berhala saja sudah cukup untuk menjadikan anda itu terorist. Siapapun yang membela dan melindungi Osama bin Laden itu adalah terorist juga. Sebelum menyerang, Presiden Bush sudah memberi waktu kepada siapapun yang tidak berdosa untuk menjauhkan diri dari para terorist, semua yang mendukung, melindungi, maupun memberi fasilitas2 kepada para terorist akan dianggap juga terorist. Demikianlah, sama seperti anda ini, kalo anda sampai terbunuh oleh Amerika, bukanlah artinya Amerika membunuh rakyat jelata yang tidak bersalah karena anda dengan jelas2 mendukung terorist. Jadi tulisan2 anda yang mendukung terorist itu saja sudah cukup untuk menganggap anda juga adalah terorist, apalagi mereka yang anda namakan rakyat jelata yang mati terbunuh bomb2 Amerika yang ditujukan kepada kelompoknya Osama bin Laden. > SEKARANG ANDA MELIHAT KEJADIAN DI IRAK .. AMERIKA MENCARI SADAM > KARENA KESALAHAN NYA MELANGGAR HAM OK ANDA PUAS SEKARANG JAWAB > SIAPAKAH YANG MENJADI KORBAN SEKARANG DIIRAK . UMAT ISLAM DIIRAK > SAMPE SEKARANG MASIH MENJADI KORBAN PEPERANGAN ITU PADAHAL SADAM > TLAH DITANGKAP.. SAMPE SEKARANG KESALAHAN NYA BELUM BISA DIBUKTIKAN > KALO MEMANG DIA MENYIMPAN SENJATA KIMIA PENGADILAN NYA SAMPE > SEKARANG BELUM SELESAI TAPI ANDA LIHAT SENDIRI DARI DUA BELAH PIHAK > BAIK TENTARA AMERIKA ATAU PUN UMAT ISALM DIIRAK SAMPE SEKARANG MASIH > JADI KORBAN AMERIKA BUKAN NYA MELKUKAN PENYELESAIAN DENGAN > MENGHUJAT SAODDAM HUSAIN MELAINKAN MEMPERBANYAK KORBAN YANG SAMPE > SEKARANG TRUS BERJATUHAN . Tidak ada bedanya, semua yang dibunuh oleh terorist bomb Islam itulah yang lebih banyak membunuh sesama umatnya, Amerika melakukan operasi tidak asal bomb tidak asal bunuh, buktinya banyak penjara tersebar dimana semuanya yang bersalah tidak dibunuh tetapi dipenjarakan. Padahal mana ada terorist itu punya penjara??? Semua yang tertangkap langsung dibunuh tidak ada yang dipenjara. Selama masih ada penjara, itu membuktikan bahwa Amerika tidak main bunuh. Silahkan saja anda ke Irak karena Amerika berperang itu diawawi oleh wartawan2 Internasional diseluruh dunia secara terbuka. Memang ada tentara yang salah dan mereka dihukum. Sampai detik ini, tidak ada satupun negara didunia yang mampu melakukan peperangan yang sangat manusiawi seperti yang dilakukan Amerika ini. Korban yang jatuh itu cuma terorist, sedangkan rakyat jelata yang jadi korban lebih banyak lagi akibat teror2 bomb itu sendiri. Buta-kah anda baru saja ada berita mesjid Syiah dibomb oleh umat Sunny sehingga ratusan umat yang lagi sembahyang jum'at mati konyol ???? Jadi korban2 yang jatuh dalam lingkungan ajaran Islam yang biadab seperti ini sudah biasa, itulah sebabnya saya menyatakan ini ajaran biadab, meskipun tak ada Amerika, korbannya tetap banyak berjatuhan jangan hal ini disalahkan kepada Amerika, Amerika justru ingin menghentikannya. Amerika tidak bawa syariah untuk membunuh siapapun juga yang tidak percaya !!!! > MAU BERKEDOK HAM ATAU PUN PERDAMAIAN KITA UMAT ISLAM TAK AKAN PERNAH > TERTIPU DENGAN TIPU MUSLIHAT AMERIKA .? > AMERIKA SLALU URUS CAMPUR URUSAN NEGARA LAIN DENGAN TUJUAN PAHLAWAN > KESIAANGAN CUMA SAYANG TUJUAN NYA TAK PERNAH TERCAPAI HANYA > MENAMBAH KORBAN SAJA > Memang Amerika sendiri juga tidak mau menipu umat Islam meskipun umat Islam itu sendiri sudah lama hidup dalam kebohongan2nya sendiri, sudah lama hidup dalam saling tipu muslihat sesama agamanya sendiri. Amerika menekankan HAM bukan merupakan kedok karena semua pelaksanaan HAM itu diserahkan kepada masing2 negaranya dan Amerika hanya bertanggung jawab masalah HAM dalam negerinya sendiri. Amerika bukan pahlawan kesiangan, mungkin kepagian, dan tujuannya sudah tercapai, darimana anda bisa menyimpulkannya tidak pernah tercapai ???? Apa yang pernah dicapai oleh Islam ???? Apakah korban umat Ahmadiah itu bukan korban??? Amoy2 itu bukan korban???? Sorry ini namanya debat kusir dan saya tak mau meladeninya !!!! Biarkanlah kita serahkan kepada pembaca saja untuk menilai apakah saya ini menulis hal2 yang realitas atau hanya emosi pribadi saja. Saya tidak pernah menulis apapun atas dasar apa yang saya percaya melainkan selalu menulis atas dasar realitas yang ada. Sebagai scientist saya hanya menulis apapun yang bisa diobservasi oleh setiap orang bukan menulis untuk membela kepercayaan saya, karena saya menyadari kepercayaan itu hanyalah angan2 yang selalu membohongi perasaan dan pikiran saya. Seorang scientist tidak boleh bohong, karena kalo menulis laporan2 bohong, maka tidak ada TV, tidak ada Komputer, tidak ada pesawat udara dan tidak ada berbagai teknologi yang kita semua menikmatinya sekarang. Karena pada dasarnya, teknologi memang hanya bisa berkembang diatas kejujuran. Sangat beda dengan agama, yang hanya bisa berkembang atas dasar propaganda2 yang tidak perlu benar, yang penting bisa memanipulasi perasaan yang menciptakan kepercayaan2. Oleh karena itu persyaratan utama dalam menyusun argumentasi yang benar, janganlah berdasarkan kepercayaan karena sekali anda dipengaruhi kepercayaan, maka argumentasi anda akan sesat jadinya sehingga tidak lagi merupakan argumentasi. Ny. Muslim binti Muskitawati. Quotes : " Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though the practice of meditative way of life." - Anand Krishna - Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://asia.docs.yahoo.com/info/terms

