Apakah alQuran berisi ajaran beradab ??? cuma kejujuran anda yang bisa menjawabnya. Namun orang2 yang berani akan tegas menyatakan bahwa INILAH AJARAN YANG PALING BIADAB :
"Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum muslimin memerangi kaum Yahudi, lalu membunuh mereka, sehingga seorang Yahudi bersembunyi dibalik batu dan pohon, lalu batu dan pohon berkata : Hai muslim ! Hai hamba Allah ! Ini Yahudi dibelakangku, kemarilah aku, bunuhlah dia ! Kecuali pohon ghorqod, maka itu adalah dari pohon-pohon orang Yahudi." (HR. Muslim VII/188, Bukhari IV/51, Lu'lu' wa al-Marjan III/308) Orang-orang Yahudi berkata, tangan Allah terbelenggu, sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang mereka katakan itu (al-Maidah: 64), mereka menjadikan orang-orang alim dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan selain Allah (at-Taubah: 31). Orang-orang Yahudi berkata : Uzair itu putera Allah (at-Taubah: 30). Yang terpenting bagi ummat Islam sekarang adalah melakukan i'dad dan berjihad melawan Yahudi. Nash syariah dan bukti sejarah menunjukkan, perang melawan kekufuran akan senantiasa berlanjut. (QS. al-Baqarah 120 dan 109, Ali-Imran: 118). dikutip dari situs : http://hidayatullah.com/modules.php?name=News&file=article&sid=224 "Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti, maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan (Al Anfaal : 39) Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka. (QS An-Nisaa, 4: 80) "...Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (Al Baqarah, QS, 2: 228) "Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka..." (An-Nisaa, QS 4: 34) Begitu juga dalam kehidupan pemerintahan dan kenegaraan. Pihak laki-laki adalah lebih tinggi tingkatannya dibanding dengan pihak perempuan. Sebagaimana yang telah diterangkan Allah SW: "Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu" (An-Nisaa, QS 4: 59) kemudian dihubungkan dengan yang terjadi pada ratu Balqis yang memerintah kerajaan Saba di zaman Nabi Sulaiman yang ibu kotanya Ma'rib dekat kota San'a ibu kota Yaman sekarang. Sebagaimana diceritakan dalam An-Naml: 22-23. Lalu apa yang terjadi dan menimpa ratu Balqis yang memerintah Saba di Yaman setelah kursi kekuasaan ratu Balqis mampu dikuasi oleh Nabi Sulaiman, ternyata kepemimpinan Balkis sebagai ratu Saba telah digantikan oleh kepemimpinan Nabi Sulaiman setelah ratu Balkis berikrar "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam." (An-Naml, QS, 27: 44) Rasulullah saw bersabda: "Tidak akan berjaya selama-lamanya suatu kaum yang mengangkat wanita / perempuan menjadi kepala negara". (Hadits Riwayat Al-Bukhari dalam shahihnya, Fathul Baari, kitab al-Fitan 13/ 53, kitab al-Maghazi 8/126, At-Tirmidzi dalam Sunannya, Tuhfatul Ahwadzi; bab al-Fitan 6/541-542, An-Nasa'i dalam Sunannya, bab larangan menempatkan wanita dalam pemerintahan, 8/227 dan Ahmad dalam musnadnya, Fathur Rabbani 19/206-207 dan 23/35 Seorang ayah bila membunuh anaknya, maka sang ayah tidak dibunuh. Ini adalah madzhab jumhur, hujjah mereka adalah sabda Nabi r : "Seorang ayah tidak dibunuh karena membunuh anaknya." (Shohihul Jami' no 7662, Fiqhus Sunnah 2/526). 2. Seorang muslim membunuh orang kafir, maka seorang muslim tersebut tidak diqishash. Kalau yang dibunuh adalah kafir harbi (pantas diperangi), maka muslim yang membunuhnya tidak diqishosh (dibunuh). Hal ini tidak ada perselisihan di kalangan Ulama. Kalau yang dibunuh kafir dzimmi (yang terikat perjanjian) maka di sana masih ada perselisihan. Akan tetapi jumhur berpendapat tidak dibunuh (hanya membayar diat saja). Dalil mereka dalam hal ini adalah sabda Rasulullah r : "Seorang muslim tidak dibunuh karena membunuh orang kafir" (HR. Bukhori) 3. Seorang yang merdeka kalau membunuh seorang budak. Allah Ta'ala berfirman : "Yang merdeka dengan yang merdeka" (Al-Baqarah : 178). Sayyid Sabiq berkata : "Ungkapan ini memberikan batasan, maka maknanya "Orang yang merdeka tidak dibunuh karena membunuh seorang budak dan kalau dia tidak dibunuh maka wajib membayar diat (tebusan) atas kematian budak tersebut." Bila seorang merdeka membunuh budaknya, maka hukumannya sebagaimana hadits dari Amr bin Syu'aib dari ayahnya dari kakeknya : "Ada seseorang membunuh budaknya dengan sengaja maka Nabi mencambuknya 100 kali dan diasingkan setahun dan dihapus darinya jatah peperangan dan Nabi memerintahkannya untuk membebaskan seorang budak. (Hadits Daruquthni) Jumhur juga berpendapat demikian di antaranya Imam Malik, Ahmad dan Syafi'i (Qowa'id 132-133) ===================================================================== yang ini wajib dibunuh . Murtad Para ulama telah sepakat bahwa orang yang murtad dari Islam dan terus berada di atas kekufuran setelah diminta taubat selama tiga hari, jika dia tidak mau maka dia dibunuh. Hujjahnya selain hadits di atas juga sabda Rasul r : "Siapa yang menukar agamanya bunuhlah dia" (HR Bukhori & Ashabus Sunan) Quotes : " Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though the practice of meditative way of life." - Anand Krishna - Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://asia.docs.yahoo.com/info/terms

