Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:HS/MM:
  BENAR, DENGAN AKALNYA ITULAH MANUSIA BERHASIL MENCIPTAKAN ALLAH,
  MENCIPTAKAN ALQURAN, MENCIPTAKAN AGAMA ISLAM, DAN MENCIPTAKAN
  MALAPETAKA.  Lalu dengan akalnya itu apa yang ingin diciptakan??? 
  Kalo di Amerika sih dengan akalnya berhasil menciptakan teknologi.
  
DS:
  Ha..ha...ha..sekarang sudah semakin jelas, menurut anda Manusialah yg  
menciptakan Tuhan, dan sudah jelas bahwa sekarang tuhan anda adalah  materi 
atau sesuatu yg bisa dilihat dan dipersepsikan cukup dengan  indera.
    
 Sedangkan dari dulu anda bicara HAM tapi  kenyataanya anda tidak pernah 
menghormati pendapat umat beragama (tidak  hanya Islam saja) yg mengatakan 
"Tuhan tidak pernah diciptakan dengan  akal manusia, Tuhan sudah ada sebelum 
manusia diciptakan dan Tuhan yang  menciptakan manusia.
    
  HS/MM:
>Enggak usah panjang2, anda cuma ingin menyatakan adanya  "Tuhan", >saya cuma 
>ingin memberi tahu bahwa "tidak ada tuhan", lalu  anda mau >bilang kalo tuhan 
>itu enggak ada maka darimana semua ini  datangnya?  >jawabnya jelas...... 
>masalah itulah yang harus  kita bicarakan, bukan >menyatakan itu semua datang 
>dari Tuhan.   Sesuatu yang harus kita >selidiki atau yang belum berhasil kita  
>selidiki bukan berarti adanya Tuhan >atau berasal dari Tuhan.   Kalo anda mau 
>mendiskusikan darimana >semuanya ini tercipta oke saya  akan meladeni, tapi 
>kalo anda menyatakan >semua ini datang dari  Tuhan....... sorry no comment 
>karena itu bukanlah >jawaban karena  agama lain bisa asal sebut seperti 
>semuanya dari Nyai >Loro Kidul,  zeus, dewi sri, dsb, dsb, yang cuma debat 
>kusir.
  
  DS :
  Sebenarnya saya juga gak mau berpanjang2x hanya otak anda saja yg tidak 
sampai bila tidak dipanjangkan..ha..ha..ha..
  Masalahnya sederhana, anda bilang 'Tuhan itu tidak ada', sedangkan umat 
beragama mengatakan 'Tuhan itu ada"
  Yang  jadi masalah adalah anda berusaha mengajarkan dan meracuni umat  
beragama dengan dogma2x murahan anda bahwa Tuhan tidak ada. Disinilah  anda 
melanggar HAM karena tidak menghargai kebebasan orang dalam  memeluk agama. 
Bila anda mau pikiran Jahanam anda diterima, kenapa  harus jauh2x  ke 
Indonesia, anda coba pasarkan dulu di tempat  tinggal anda yg katanya amerika. 
Bila seluruh warga negara amerika  sudah tidak mengakui adanya tuhan baru boleh 
anda ke Indonesia. Itu  tidak mau anda lakukan adalah karena anda tidak bisa, 
dan tidak akan  pernah bisa. Sovyet saja sudah runtuh komunismenya, jadi sudah 
jelas  ide anda tidak laku dan usang. 
  
  HS/MM:
>Kalo mau tahu pelaku sebenarnya, boleh kita diskusikan, tapi kalo mau
  >percaya agama, cukup stop karena agama isinya kepercayaan bukan  >bahan 
untuk didiskusikan sama saja kalo anda bilang semuanya  >diciptakan oleh 
Superman, maka saya juga cuma "no comment", kalo  >anda percaya semua 
diciptakan oleh Superman, atau diciptakan oleh  >Allah, lalu apa yang mau 
dibicarakan????  Padahal sudah saya  katakan >penciptaan itu bisa dibuktikan 
bukan oleh Allah, bukan oleh  Tuhan, bukan >oleh Zeus, lalu anda tanya, kalo 
gitu oleh  siapa???  Itulah yang jadi bahan >ilmiah, kalo Tuhan, Allah,  dan 
Zeus itu bukan ilmiah tapi kepercayaan >sehingga tak perlu  didiskusikan.
  
  DS:
  Ha..ha..emang dari kemaren apa kalo bukan diskusi ? Ngayal ya ? apa  ngimpi ? 
Kalo pencipta bukan oleh Allah menurut anda, jadi langsung  bukitkan dengan 
data dan penelitian anda jangan malah ngalor-ngidul  ngomong syariah, osama bin 
laden dll. Fokus dulu, yg mau dibahas apa ?  Tuhan ada atau tidak ? Kalau 
menurut anda tidak ada Tuhan kasih saja  datanya, titik.
  
  HS/MM:
 >Kalo mau diskusi atau menganalisa data harus lebih dulu anda sadari,
  >kitab suci bukan berisi data, pengetahuan anda dangkal bahkan definisi
  >data sekalipun enggak tahu, seharusnya anda definisikan dulu setiap
  >kata yang anda enggak tahu.  
    
  DS :
  Ha..ha..ha..anda sesungguhnay yg tidak mengetahui apa itu arti dan definisi 
data.
  Anda mengatakan kitab suci bukan berisi data saja sudah meyakinkan saya  
bahwa anda sebenarnya tidak mengerti sama sekali arti dan mungkin  fungsi 
data....ha..ha..
  Peneliti, pengajar, ..bla.bla..bla...koq gak tahu data sih ?...wak..kak..kak..
    
  HS/MM:
  >Isi AlQuran dan Bible itu bukan data
  >melainkan kepercayaan, kepercayaan itu bukan data tapi angan2, inilah
  >pertama harus anda pahamkan lebih dulu.  Data itu hasil observasi,
  >sedangkan wahyu itu bukan hasil observasi.  
    
  DS:
  Ha..ha..ha..menurut anda definisi data adalah hasi observasi  
?....wak..kak..kak...anda benar2x  PhD (Pembohong haram Djadah)..
    
  Data itu adalah sekumpulan kata-kata, angka dan gambar. Sampai sini paham ? 
    
  Sampai sini saja saja jadi malas berdiskusi dengan anda, ternyata anda  
ilmuwan, peneliti dan pengajar palsu. Hal paling mendasar saja tidak  tahu.
  Pantas saja ketika di tanya data, anda hanya bisa cuap2x, "kepercayaan", 
"angan2x", "biadab" dll
    
  Jadi sebelum amasuk ke masalah kepercayaan, sebaiknya anda belajar lagi  dan 
tidak usah jauh2x ke amerika, kalo ternyata pengetahuan anda sama  dengan anak 
SMP di Indonesia...hi..hi..hi..
    
  
  
HS/MM:
>Itu kalo penciptanya mau mempatenkan, kalo yang anda bicarakan itu
  >justru terbalik, ciptaannya sudah ada tapi ada yang ngaku2 beberapa,
  >dan untuk menentukan siapa penciptanya gampang saja, suruh mereka
  >menunjukkan buktinya, certifikat hak ciptanya.  Katakanlah Hindu
  >bilang pencipta itu si A, Islam bilang si B, Kristen bilang si C. 
  >Lalu mana yang penciptanya benar ????  Jelas enggak ada karena
  >masing2 enggak bisa menggunakan bukti kitab sucinya untuk mendukung
  >klaim mereka.  
    
  DS:
  Lho, dari pernyataan anda diatas ini jelas terungkap ternyata anda  belum 
pernah melakukan penelitian terhadap agama2x, tapi langsung anda  simpulkan 
bahwa pencipta gak ada biar gampang...ha..ha..ha..
  Dari ilustrasi saya sebelumnya saya katakan yg harus mencari tahu  adalah 
kita (sebagai 'polisi' atau detektif') yg diberikan otak.,  bukannya mereka 
disuruh membuktikan. bukti sudah mereka punya, hanya  tinggal kita yg mencari 
tahu siapa pelaku sebenarnya. Ngerti gak pak ?  Kenapa tidak boleh pakai kitab 
suci ? Dari pertanyaan anda, berarti  anda jelas sekali belum mengerti dengan 
kata "DATA". Kalau bahasa  manusia terlalu tinggi, apa perlu saya pakai bahasa 
binatang biar bapak  mengerti ?...ha..ha..ha...
  
  
  
  >   DS: 
  >   Anda sangat salah, agama Islam dan Hindu mendapatkan legitimasi
  dari umatnya masing2x.  
  >   Anda benar, alam semesta ini tercipta  dengan berbagai proses yg 
  komplex dlm ribuan tahun, tapi apakah proses itu berjalan sendiri 
  hingga kini ?
  
  HS/MM:
  >Benar, namun itu yang jadi masalah, masing2 memiliki legitimasi
  >sendiri2 untuk saling berperang.  Dan teror2 islam juga merupakan
  >legitimasi.  Oleh karena itu kita jangan ngomongin legitimasi yang
  >seperti itu tapi legitimasi badan ilmu pengetahuan yang pasti bisa
  >mempertanggung jawabkan legitimasi yang dimilikinya untuk berpihak
  >kepada kebenaran yang bebas dari keberpihakan kepada kepercayaan. 
  >Lembaga Science memberikan legitimasi atas dasar kemanusiaan yang
  >tidak membedakan agamanya.  Semua produk science dan teknologi  >memang 
untuk semua umat manusia tanpa membedakan agamanya.   >Kalo ada pabrik mobil 
yang jual mobil cuma untuk orang Kristen dan  >orang Islam dilarang membelinya 
karena mobil itu diciptakan  >Yesus.....maka legitimasi begini bukan yang kita 
bicarakan dan tak  perlu >dibicarakan.
  
  DS:
  Anda tidak menjawab pertanyaan saya diatas, yg ada hanya jawaban ngalor  
-ngidul gak ada isi dan artinya serta tidak nyambung, seperti  biasa.....jaka 
sembung bawa golok...
    
  
  
  
  DS:
  >   Apakah anda mau mengatakan bahwa alam semesta ini terjadi begitu
  saja  tanpa sengaja ? Bila anda mengatakan alam semesta terjadi begitu
  saja  tanpa sengaja, sama seperti  mengatakan bahwa komponen2x pesawat
   yg belum terpasang dalam gudang akan terpasang dengan sendirinya
  tanpa  pelakunya sehingga menjadi jet tempur...ha..ha..ha..
  >   Apakah ketika anda melihat mobil berseliweran dijalan lalu anda 
  mengatakan bahwa mobil itu terjadi dengan sendirinya tanpa pelaku   yg
  memproses ?...wak..kak..kak....sampai disini logika anda masih 
  nyampai gak ?
  >   
  
  HS/MM:
>Udah saya bilang, bagaimanapun proses terjadinya alam semesta ini,
  >adalah masalah lain, masalah yang utama itu adalah bahwa saya
  >menyatakan tidak ada Tuhan dan tidak ada Allah. Keberadaan alam
  >semesta ini sama sekali tidak membuktikan adanya Tuhan atau Allah. 
  >Itulah pokoknya.  Kalo anda mau mendiskusikan masalah proses
  >terjadinya alam semesta ini, tentu bisa saja, tapi itu ada study-nya
>sendiri, dan kalo anda tertarik tinggal daftar saja sekolahnya.
  
DS:
  Anda masih tidak menjawab pertanyaan saya malah menjawab yg lain yg  tidak 
ada hubungan dan menyuruh orang untuk sekolah, emang anda tidak  punya 
pengetahuan ya ? Apakah yg anda punya hanya khayalan dan angan2x  ? Selamat 
bermimpi kawan...:D
  Ha..ha..ha...
    
    
  

                
---------------------------------
Yahoo! Sports Fantasy Football ’06 - Go with the leader. Start your league 
today! 

[Non-text portions of this message have been removed]



Quotes : 
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no 
luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this 
Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though 
the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna - 

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://asia.docs.yahoo.com/info/terms
 



Kirim email ke