ha ha ha, anda ini benar-benar mengagumkan, yang saya maksud bebalnya anda itu!
siapapun tahu dan saya yakin mereka paham bahwa apa yang anda tulis itu penuh dengan tendensi-tendensi dari tulisan anda. tujuan anda hanya satu, yakni Islam harus "habis", harus menjadi agama yang paling dibenci di dunia, harus menjadi agama yang tidak lagi dipandang oleh dunia. cuman sayang, tujuan anda seperti itu tidak bakal tercapai, saya berani taruhan. berapa usia anda? taruhan 5 atau 10 tahun lagi, keinginan anda terhadap Islam, tidak akan bakal terwujud, dan justru sebaliknya Islam akan semakin berjaya tanpa harus mendeskreditkan agama atau ajaran lain. Itu pasti. kalau anda menyangkal, dan anda mengatakan bahwa anda melakukan semua itu justru untuk Islam, justru tidak bisa diterima. Setahu saya, Islam melakukan perbaikan pun dengan cara-cara yang baik pula! cara-cara "memperbaiki" Islam dengan cara anda itu justru kontra-produktif. kecuali memang benar bahwa anda adalah orang yang anti Islam! tapi kalau anda masih juga menyangkal, dan memutar-mutar dengan mengatakan bahwa anda juga adalah seorang muslim, berarti pula dapat disimpulkan bahwa anda adalah orang yang munafik! tahukah anda orang yang munafik itu, yaitu orang yang tidak bisa dipegang atau dipercaya segala omongannya (tulisannya) karena omongan dan tulisannya itu selalu memuat atau mengandung dan memancing permusuhan! bukan seorang yang arif bijaksana yang menempatkan segala persoalan pada tempatnya, sehingga solusi masalahnya menjadi lebih mudah. sangat-sangat mudah sebenarnya menilai apakah perilaku atau tindakan orang-orang Islam seperti kelompok Osama bin Laden itu sesuai dengan ajaran Islam atau tidak. Itu sangat mudah! dan tidak perlu diputar-putar atau dibawa ke ajaran Islam. kalau anda seorang scientist beneran sebenarnya juga sangat mudah anda mengakses riset-riset scientist kelas dunia yang menyimpulkan hampir semua konflik horisontal yang terjadi di seluruh dunia yang mengatas-namakan agama atau Tuhan, atau dalam bahasa Karen Armstrong "Perang Demi Tuhan", pada dasarnya bukan dimulai dari ajaran agama (masing-masing) tetapi karena perebutan kekuasan, kepentingan, dan eksistensi dari suatu komunitas. tidak ada yang atas nama agama! kalau anda masih tidak bisa memahami (dan menerima) hasil riset ilmuwan-ilmuwan kelas dunia seperti Karen Armstrong itu, berarti anda itu adalah seorang yang mengalami syndrome Islamophobia. anda bilang bahwa anda seorang muslim, bila demikian, buat saya itu bohong belaka. mengapa anda terima saja "cap" orang lain kepada anda bahwa anda juga seorang muslim kalau anda sendiri terhadap Islam begitu sengit? itu khan berarti anda berlindung dibalik komunitas muslim! ah, bila benar begitu, anda sama sekali tidak gentlement, sama sekali bukan mencerminkan sifat-sifat seorang scientist! seorang scientist berani berkata berani bertanggung-jawab, dan berani pula mempertanggung-jawabkan semua pendapatnya di sebuah forum ilmiah, dimana kita bisa bertatap muka dan berdebat dan adu argumentasi secara terbuka! boleh anda pakai kata-kata ejekan, tuduhan atau olokan atau suatu kesimpulan terhadap Islam yang paling menyakitkan sekalipun secara terbuka dan dijamin aman. seorang scientist pasti berani, tapi beranikah anda mempertanggung-jawabkan semua tulisan anda itu? saya sendiri yang akan menjamin datang dan pulang selamat, kalau anda "takut" dengan tantangan saya ini! he he he, tapi itu semua berpulang kepada anda. kalau gak berani, ya gak papa. kalau beraninya "buang kentut" di milis ini ya gak papa. insya Allah saya akan tetap layani segala posting-an anda yang memang perlu ditanggapi (khususnya yang banyak gak bener-nya itu). On Sat, 24 Jun 2006 04:52:29 -0000 "Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > --- In [email protected], "Bagus-Taruno >Legowo" <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > >> BTL: >> Nah, kalau anda tahu itu hanya ada dikelompoknya Osama, >> kenapa anda buat topik seolah-olah itu adalah mewakili >> umat Islam semua? Perlu tahu saja, kelompok Osama atau >> seperti kelompok Osama itu hanya kecil saja, dan tentu >> saja tidak bisa dianggap sebagai representasi umat >>Islam. >> > > > Benar, namun kelompok Osama bin Laden itu tersebar >diseluruh dunia, > sehingga kalo anda bukan kelompoknya, bisa saja >berpendapat berbeda. > Namun bukan hal yang jadi pembicaraan disini apakah anda >berhak atau > tidak untuk representasi Islam karena seperti yang saya >tulis, tidak > ada Islam yang sama meskipun dari kelompok yang sama >sehingga tak > mungkin siapapun yang bisa merepresentasikan Islam >kecuali dirinya > sendiri untuk pandangannya sendiri. > > Namun yang doyan merepresentasikan Islam itu hanyalah >umat Islam itu > sendiri meskipun mereka ber-beda2 !!! Contohlah, berapa >kali anda dan > yang lainnya menuduh saya bukan Islam karena kalo >seorang Islam harus > begini dan begitu..... Bukankah sudah saya bantah >tentang Islam yang > harus begini dan begitu???? Bukankah saya menyatakan >masalah apa > agama anda ditentukan oleh jawaban anda bukan jawaban >orang lain??? > Kalo anda mengaku beragama Islam, maka Islamlah agama >anda tak bisa > orang lainnya bilang bahwa Islam bukan begitu harus >begini dsb2. > > Demikianlah, masalah Akhlaq itu memang digunakan oleh >umat Islam > karena memang berasal dari bahasa Arab yang tak dikenal >dalam bahasa > lainnya, dan Artinya se-mata2 hanyalah menggambarkan >ukuran tingkat > kebiadaban Muslim kepada non Muslim, dalam hal ini >non-Muslim itu > sendiri bisa artinya seorang Muslin yang tidak diakui >sebagai Muslim > oleh sesama Muslim seperti halnya MUI menyangkal Islam >Ahmadiah > sebagai agama Islam. > > Demikianlah, tidak ada yang berubah pendapat atau >pandangan saya baik > mengenai Islam, Akhlaq, maupun istilah Non-Muslim yang >bisa artinya > juga Muslim. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > > > > > > > > > >> > >> >> sejak kapan atau dimana anda mendapatkan definisi >>akhlaq >> >> seperti itu? atau itu definisi yang anda buat >>sendiri? >> >> siapa pula yang "mengangkat" Osama bin Laden memiliki >> >> tingkat akhlaq yang tinggi? koq, kami-kami umat Islam >> >>sama >> >> sekali tidak tahu? kalau Osama ngebom Amerika banyak >> >>orang >> >> tahu, tapi Osama dinyatakan sebagai memiliki akhlaq >> >> tingkat tinggi, baru anda yang kasih tahu. >> >> >> > >> > Yang mengangkat anda sebagai mewakili umat Islam itu >> >siapa???? >> > Islam itu ada banyak, setiap orang bisa bikin aliran >> >tersendiri. >> > Anda boleh jadi merupakan satu umat Islam, tapi bukan >> >semua Islam bisa >> > diwakili oleh anda, apalagi oleh pandangan anda. Dan >> >lagi pula >> > pandangan Islam itu juga enggak perlu sama, siapa yang >> >bilang harus >> > sama???? >> > Benar akhlaq itu hanyalah ukuran kategory dalam Islam >> >mungkin diluar >> > Islam juga ada namun bukan topik disini jadi harus >> >dianggap beda, >> > dianggap enggak ada diluaran. Mengenai definisi yang >> >saya tulis itu >> > dinamakan straightforward atau langsung to the point, >> >namun kalu mau >> > gunakan kata2 bagusnya dari Islam sendiri tentu enggak >> >dinamakan >> > tingkat kebiadaban melainkan tingkat pengamalan. >> Namun >> >karena >> > pengamalan Islam disini saya tekankan pada kebiadaban >> >Islam terhadap >> > mereka yang dianggap diluar Islam, cocoklah untuk >>lebih >> >tepatnya saya >> > katakan sebagai tingkat kebiadaban sebagai ganti >>tingkat >> >pengamalan. >> >> > Artinya, makin tinggi akhlaqnya, makin tinggi >> >pengamalannya. >> > dengan kata lain, makin tinggi akhlaqnya, makin tinggi >> >kebiadabannya. >> >> BTL : >> enak saja anda ngomong, sangat tidak berdasar dan >>ngawur. >> sudah tahu kalau saya anda anggap sebagai bagian umat >> Islam yang tidak "terkait" (karena saya berbeda kelompok >> Islam lain seperti kelompok Osama) dengan kelompok >>Osama, >> anda posting soal Islam dengan versi kelompok Osama. >> bagaimana anda ini? bisa menganggap saya sebagian dari >> umat Islam, tidak bisa menganggap Osama juga sebagian >> (kecil) umat Islam. >> >> bagaimana pula anda membuat definisi-definisi aneh, >>tinggi >> akhlaq = tinggi amal, lalu amal = biadab, sehingga >>tinggi >> akhlaq = tinggi biadab????? dari mana definisi anda >> dapatkan? semua orang pun tahu amal = kebiadaban! adakah >> kamus yang membenarkan definisi anda? 1000% anda usulkan >> ke para ahli bahasa untuk masuk kamus bahasa gak akan >> diterima. >> >> > Sorry, saya enggak bisa menerima kata2 ini tentang >>"kami >> >kami ini umat >> > Islam". Anda boleh mengaku umat Islam, namun kata >> >"kami2" ini saya >> > tolak enggak bisa saya menganggap anda mewakili >>siapapun >> >juga selain >> > mewakili diri sendiri, apalagi saya enggak >>membicarakan >> >khusus aliran2 >> > dalam Islam sehingga enggak bisa cara2 se-olah >>mewakili >> >satu golongan >> > Islam. Itu sudah menyeleweng keluar rel topik >> >pembicaraan soal >> > definisi Akhlaq, saya enggak akan diskusi kalo anda >> >pindahin ke arah >> > itu. Yang dibicarakan itu adalah ajaran biadab Islam >> >yang diamalkan >> > oleh umatnya. Jadi kalo anda bukan umatnya yang >> >mengamalkan ajaran >> > biadab itu tentunya off the record. Ajaran2 agama >>yang >> >biadab banyak >> > sekali, bukan cuma di Islam. Namun ajaran biadab >>Islam >> >yang diamalkan >> > umatnya........inilah yang specifik karena umat Islam >> >kayak begini >> > juga merugikan umat Islam lainnya, dan mereka harus >> >ditumpas bukan >> > cuma oleh Amerika, namun oleh seluruh umat Islam itu >> >sendiri >> > (maksudnya semua aliran yang selama ini ikut dirugikan >> >oleh tingkah >> > laku umat ini). >> >> BTL: >> orang atau kelompok seperti kelompok Osama di Islam itu >> kecil saja. anda tidak bisa melarang saya untuk >> menggunakan kata ganti "kami". kenapa? karena >>kenyataannya >> memang demikian, kami-kami yang tidak seperti kelompok >> Osama itu jauh jauh lebih banyak, dan saya bisa >>buktikan. >> coba anda sekarang buktikan apakah benar bahwa yang >> seperti Osama dan kelompoknya itu adalah mayoritas! >>mohon >> dijawab. saya juga akan buktikan kalau mereka itu kecil, >> dan kami-kami yang tidak seperti mereka jauh-jauh lebih >> besar. >> >> masalah perilaku mereka, sudah pernah saya utarakan >>bahwa >> anda tidak perlu ikut campur bahkan mengait-ngaitkan >> dengan Islam. Itu sudah ada yang mengurusnya. Islam itu >> membawa misi rahmatan lil alamin, tahu nggak! ini bukan >> kebenaran versi Islam. Islam juga membenarkan ajaran >>lain, >> siapa bila tidak? yang mengatakan Islam tidak mengakui >> atau tidak membenarkan ajaran lain, berarti mereka >>memang >> belum mengerti ajaran Islam dengan benar, yah seperti >>anda >> itu! >> >> > ======================================================================================== >> TELKOM Group Peduli Jogja, ketik PEDULI, kirim SMS ke >>5000 >> >> Dengan mengirim SMS berisi PEDULI ke nomor 5000, Anda >>telah > menyumbang sebanyak Rp. 5.000,- per SMS >> bagi korban bencana gempa bumi di Yogyakarta dan Jawa >>Tengah. >> Dana 100% akan disumbangkan TELKOM dan TELKOMSEL atas >>nama pelanggan > ke Palang Merah Indonesia >> setiap minggu selama 1 bulan, mulai 30 Mei s/d 30 Juni >>2006. >> Pengumpulan dan distribusi dana akan diaudit oleh >>auditor independen > dan disaksikan oleh notaris. >> Bantuan via SMS ini dapat diikuti oleh pelanggan Flexi, >>kartuHalo, > simPATI, dan Kartu As. >> >> Khusus untuk pelanggan Flexi, Anda juga dapat menyumbang >>dengan > nilai sumbangan lebih besar >> dengan mengetik 10000 atau 25000 atau 50000 kirim ke >>5000. >> >> >> Informasi lebih lanjut, klik www.telkomflexi.com. >> > ======================================================================================== >> > > > > > ======================================================================================== TELKOM Group Peduli Jogja, ketik PEDULI, kirim SMS ke 5000 Dengan mengirim SMS berisi PEDULI ke nomor 5000, Anda telah menyumbang sebanyak Rp. 5.000,- per SMS bagi korban bencana gempa bumi di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dana 100% akan disumbangkan TELKOM dan TELKOMSEL atas nama pelanggan ke Palang Merah Indonesia setiap minggu selama 1 bulan, mulai 30 Mei s/d 30 Juni 2006. Pengumpulan dan distribusi dana akan diaudit oleh auditor independen dan disaksikan oleh notaris. Bantuan via SMS ini dapat diikuti oleh pelanggan Flexi, kartuHalo, simPATI, dan Kartu As. Khusus untuk pelanggan Flexi, Anda juga dapat menyumbang dengan nilai sumbangan lebih besar dengan mengetik 10000 atau 25000 atau 50000 kirim ke 5000. Informasi lebih lanjut, klik www.telkomflexi.com. ======================================================================================== Quotes : " Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though the practice of meditative way of life." - Anand Krishna - Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://asia.docs.yahoo.com/info/terms

