*Alhamdulillahhirabbil'alamin, wa sholatu wa salamu'alal asyrofil
anbiya-i wal mursalin, sayyidina, wa habibina, wa qudwatina, wa maulana Muhammad shalallahu'alaihi wassalam*
anbiya-i wal mursalin, sayyidina, wa habibina, wa qudwatina, wa maulana Muhammad shalallahu'alaihi wassalam*
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Wahai ikhwan wa akhwat yang senantiasa tabayyun,
Ana langsung bersujud syukur di tangga gedung DPR Senayan kala mendengar kabar Abu A.M. (Andi Mappatehang) Fatwa, wakil ketua MPR RI, berpoligami. Kabar baik nan menggembirakan bagi seluruh umat itu segera ana sebarkan ke sohib-sohib ana di berbagai negeri gurun. Mereka juga langsung bersujud syukur mendengar kabar itu. Saking kagetnya, ada salah seorang sohib ana yang sampai terjatuh saat menunggangi onta. Beruntunglah,
tidak sampai babak belur.
tidak sampai babak belur.
Tak mau kalah dengan Mensesneg Abu Yusril Ihza Mahendra yang baru
saja menikahi perawan ting-ting asal Filipina, Abu Fatwa mempersunting
seorang ferempuan cantik berdarah China bernama lengkap Rosi Angelioli yang berusia 46 tahun.
saja menikahi perawan ting-ting asal Filipina, Abu Fatwa mempersunting
seorang ferempuan cantik berdarah China bernama lengkap Rosi Angelioli yang berusia 46 tahun.
Rosi yang punya rumah mentereng di kawasan Sunrise Garden, Jakarta,
tersebut langsung masuk Islam - ya, mualaf baru..masih kinyis-kinyis!
Kemungkinan besar, dalam waktu dekat ini, namanya akan berubah menjadi Rosidah Fatwa, bukan lagi Rosi Angelioli yang berbau salibis. Ukhti Rosi yang tadinya bebas berbusana model apa sahaja, kini wajib berjilbab sebagaimana layaknya muslimah sejati. Ya Allah, Engkau memang Maha Adil lagi Maha Bijaksana.
Abu Fatwa memang sudah berusia 67 tahun. Walau sudah udzur, namun karena beliau rutin minum ramuan asal Arab kiriman dari seorang habib kondang di Gang Arab, Pasar Minggu, staminanya di ranjang tentu tak perlu dipertanyakan lagi. Berbeda dengan Abu Yusril yang istrinya masih perawan ting-ting, istri kedua Abu Fatwa berstatus janda beranak empat. Namun Abu Fatwa sama
sekali tak merasa kecewa, ternampak dari bola matanya yang berbinar-binar kala ana bersua di Senayan.
Sebelum menikahi Ukhti Rosi, politisi asal Bone, Sulawesi Selatan, tersebut
telah menikahi Ukhti Nurjannah dan dikaruniai lima anak. Ukthi Nur rela dan ikhlas suaminya menikah lagi dengan Rosi yang usianya jauh lebih muda dibandingkan dengan dirinya.
telah menikahi Ukhti Nurjannah dan dikaruniai lima anak. Ukthi Nur rela dan ikhlas suaminya menikah lagi dengan Rosi yang usianya jauh lebih muda dibandingkan dengan dirinya.
Yang perlu digaris bawahi dari pernikahan kedua elite politik tersebut
adalah mereka telah berjasa terhadap agama dalam mengislamkan kaum ferempuan yang sebelumnya tak pernah menyebut asma Allah SWT dan junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Hanya dengan mengucap dua kalimat syahadat, sim salabim, Islamlah mereka. Mereka telah melakukan Islamisasi secara damai, sesuai sunnah Nabi, bukan dengan jalan pedang, bom-boman, jarah-jarahan atau bagi-bagi mi siap saji. Pria muslim sah-sah sahaja menikahi
ferempuan non-muslim, sementara ferempuan muslimah jangan coba-coba
menikahi pria non-muslim. Untuk itu ana sarankan kepada antum semua yang cuma beristri satu agar segera mencari istri kedua. Kurang puas dengan istri kedua, carilah istri ketiga dst dst. Yang terpenting, bujuklah ferempuan non-muslim untuk diperistri, agar mereka bisa jadi mualaf kelak. Dengan mengislamkan mereka, ente-ente semua akan mendapat pahala yang luar biasa besarnya.
adalah mereka telah berjasa terhadap agama dalam mengislamkan kaum ferempuan yang sebelumnya tak pernah menyebut asma Allah SWT dan junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Hanya dengan mengucap dua kalimat syahadat, sim salabim, Islamlah mereka. Mereka telah melakukan Islamisasi secara damai, sesuai sunnah Nabi, bukan dengan jalan pedang, bom-boman, jarah-jarahan atau bagi-bagi mi siap saji. Pria muslim sah-sah sahaja menikahi
ferempuan non-muslim, sementara ferempuan muslimah jangan coba-coba
menikahi pria non-muslim. Untuk itu ana sarankan kepada antum semua yang cuma beristri satu agar segera mencari istri kedua. Kurang puas dengan istri kedua, carilah istri ketiga dst dst. Yang terpenting, bujuklah ferempuan non-muslim untuk diperistri, agar mereka bisa jadi mualaf kelak. Dengan mengislamkan mereka, ente-ente semua akan mendapat pahala yang luar biasa besarnya.
Bagaimana kalau kantong ente tipis? Carilah janda-janda kaya non-muslim yang mendambakan pria-pria bersunat. Mereka bisa kita jumpai di mal-mal, klub eksekutif, golf course, lobby lounge hotel, fitness center, dan tempat-tempat elit lainnya. Iming-imingi mereka dengan pesona dan nikmat yang berbeda. Tunjukkan bahwa pedang ente amat tajam, tebal dan panjang berkilau. Rayu mereka, lalu nikahi mereka. Dijamin kantong ente bakal tebel terus sepanjang masa. Oh, surga dunia.........
Sudah menjadi
kodratnya, kaum pria itu bisa mencintai beberapa ferempuan
dalam satu waktu, dan kasih sayangnya bisa adil, sama adilnya
dengan ferempuan (ibu) yang menyayangi semua anak-anak yang dilahirkannya. Hati mendua, hati meniga, hati mengempat, hati melima dan seterusnya itu wajar-wajar sahaja. Sudah menjadi pakem, kesetiaan seorang ferempuan kepada seorang lelaki sahaja ternyata tak sejalan dengan naluri lelaki yang selalu tak pernah merasa puas.
dalam satu waktu, dan kasih sayangnya bisa adil, sama adilnya
dengan ferempuan (ibu) yang menyayangi semua anak-anak yang dilahirkannya. Hati mendua, hati meniga, hati mengempat, hati melima dan seterusnya itu wajar-wajar sahaja. Sudah menjadi pakem, kesetiaan seorang ferempuan kepada seorang lelaki sahaja ternyata tak sejalan dengan naluri lelaki yang selalu tak pernah merasa puas.
Poligami adalah satu solusi yang ditawarkan Islam. Karena berzina itu haram,
maka dihalalkan dengan pernikahan. Bahkan di kalangan ustadz dan kyai, poligami sudah mentradisi. Apalagi dalam tradisi taklid terhadap "tokoh" yang masih berkembang kuat dalam masyarakat kita, yang tidak jarang dianut secara irasional, poligami para kiai justru diakui sebagai kebenaran yang layak diteladankan, dan patut ditiru.
maka dihalalkan dengan pernikahan. Bahkan di kalangan ustadz dan kyai, poligami sudah mentradisi. Apalagi dalam tradisi taklid terhadap "tokoh" yang masih berkembang kuat dalam masyarakat kita, yang tidak jarang dianut secara irasional, poligami para kiai justru diakui sebagai kebenaran yang layak diteladankan, dan patut ditiru.
Bagi kaum ferempuan, poligami bertujuan untuk meraih jalan instan
menuju kebahagiaan ukhrawi. Namun tujuan poligami bukan semata-mata untuk mengumbar nafsu-nafsu buruk, melainkan bertujuan untuk mendapatkan keturunan sebanyak-banyaknya, sehingga jumlah umat Islam dapat cepat bertambah banyak di Bumi ini. Makin banyak anak juga makin banyak rezeki. Seorang lelaki dengan memiliki 40 isteri akan bisa menghasilkan 40 orang anak dalam satu tahun, tetapi sebaliknya, seorang ferempuan yang memiliki 40 suami, cuma menghasilkan 1 anak keturunan sahaja dalam setahun.
Coba ikuti tips dari seorang peternak onta: kalau mau beli 5 ekor onta,
belilah 1 onta jantan dan 4 onta betina, jangan sebaliknya. Sehingga
dalam setahun ontanya bisa berbiak jadi 9 ekor. Dengan catatan, onta
jantan itu bukan onta yang mandul atau homo. Mangkanya poligami wajib kita dukung, dan poliandri harus kita tentang karena secara matematis tidak menguntungkan,dan hanya akan menciptakan ferempuan-ferempuan liar yang haus belaian lelaki sahaja. Program KB juga musti kita tentang karena akan menghambat laju kenaikan jumlah umat muslim di negeri ini. Jadi, BKKBN harus kita demo agar segera dibubarkan, karena tidak sesuai dengan kemaslahatan umat. Ya Allah, Islam ternyata sungguh indah, penuh warna-warni dan membawa kebahagiaan hidup di dunia akhirat.
belilah 1 onta jantan dan 4 onta betina, jangan sebaliknya. Sehingga
dalam setahun ontanya bisa berbiak jadi 9 ekor. Dengan catatan, onta
jantan itu bukan onta yang mandul atau homo. Mangkanya poligami wajib kita dukung, dan poliandri harus kita tentang karena secara matematis tidak menguntungkan,dan hanya akan menciptakan ferempuan-ferempuan liar yang haus belaian lelaki sahaja. Program KB juga musti kita tentang karena akan menghambat laju kenaikan jumlah umat muslim di negeri ini. Jadi, BKKBN harus kita demo agar segera dibubarkan, karena tidak sesuai dengan kemaslahatan umat. Ya Allah, Islam ternyata sungguh indah, penuh warna-warni dan membawa kebahagiaan hidup di dunia akhirat.
Tapi menurut para aktivis ferempuan, poligami itu sangat bertentangan dengan
perjuangan kesetaraan gender dan hukum Indonesia, yaitu Undang-Undang Ferkawinan tahun 1974 tentang kesetiaan pasangan suami istri baik soal kebutuhan lahir dalam batin. Masya Allah, apa mereka tidak berpikir bahwa
pengusaha kelas paus macam Abu Setiawan Djodi dan Abu Puspo Wardoyo yang pemilik Ayam Bakar Wong Solo, sudah pasti akan membahagiakan kaum ferempuan yang mau jadi istrinya yang kesekian penuh lahir dan batin? Kaum ferempuan mustinya harus bangga menjadi Nyonya Fatwa, Nyonya Yusril, Nyonya Djodi, Nyonya Puspo, Nyonya Rhoma Irama, Nyonya Jusuf Kalla dan seterusnya. Jadi ana amat setuju bahwa kaum ferempuan harus rela untuk dimadu.
perjuangan kesetaraan gender dan hukum Indonesia, yaitu Undang-Undang Ferkawinan tahun 1974 tentang kesetiaan pasangan suami istri baik soal kebutuhan lahir dalam batin. Masya Allah, apa mereka tidak berpikir bahwa
pengusaha kelas paus macam Abu Setiawan Djodi dan Abu Puspo Wardoyo yang pemilik Ayam Bakar Wong Solo, sudah pasti akan membahagiakan kaum ferempuan yang mau jadi istrinya yang kesekian penuh lahir dan batin? Kaum ferempuan mustinya harus bangga menjadi Nyonya Fatwa, Nyonya Yusril, Nyonya Djodi, Nyonya Puspo, Nyonya Rhoma Irama, Nyonya Jusuf Kalla dan seterusnya. Jadi ana amat setuju bahwa kaum ferempuan harus rela untuk dimadu.
Sungguh, demi Allah, ana sama sekali tak setuju dengan pendapat kaum feminis yang bilang bahwa poligami itu membodohi ferempuan. Tidak, tidak! Poligami justru akan mencerdaskan kaum ferempuan dimana sahaja berada. Syaratnya satu: jangan nikahi pria kere, menikahlah dengan pria kaya raya dan berpangkat! Dengan menikahi pria-pria mapan, macam pengusaha besar atau elite politik, mereka bisa mengaktualisasikan dirinya ke jenjang yang lebih tinggi. Coba bayangkan, kalau dulunya pergaulan mereka amat sempit
- mungkin cuma kelas RT, kini mereka gampang masuk ke lingkungan elite,
ngerumpi bareng ibu-ibu pejabat, gonta-ganti mobil seri terbaru, nongkrong di
cafe atau salon selama berjam-jam, anjangsana kesana-kemari atas biaya dinas, ikut pengajian ini pengajian itu, tawaran tour tiada henti, dapetin voucher gratis dari mana-mana, bahkan bisa umroh berkali-kali. Kalau tadinya mereka cuma mampu belanja di pasar becek, kini bisa seharian kuras dompet dan gesek-gesek kartu kredit di Singapura, Kuala Lumpur, Sogo, Plasa Senayan, Debenhams Senayan City, dan mal-mal lainnya. Mereka bahkan bisa ikut berbagai macam arisan di klub-klub mewah, dan meraih kesenangan-kesenangan lainnya yang mungkin dulu cuma ada dalam mimpi atau di sinetron-sinetron sahaja.
- mungkin cuma kelas RT, kini mereka gampang masuk ke lingkungan elite,
ngerumpi bareng ibu-ibu pejabat, gonta-ganti mobil seri terbaru, nongkrong di
cafe atau salon selama berjam-jam, anjangsana kesana-kemari atas biaya dinas, ikut pengajian ini pengajian itu, tawaran tour tiada henti, dapetin voucher gratis dari mana-mana, bahkan bisa umroh berkali-kali. Kalau tadinya mereka cuma mampu belanja di pasar becek, kini bisa seharian kuras dompet dan gesek-gesek kartu kredit di Singapura, Kuala Lumpur, Sogo, Plasa Senayan, Debenhams Senayan City, dan mal-mal lainnya. Mereka bahkan bisa ikut berbagai macam arisan di klub-klub mewah, dan meraih kesenangan-kesenangan lainnya yang mungkin dulu cuma ada dalam mimpi atau di sinetron-sinetron sahaja.
Tadinya cuma mampu pegang uang recehan, itu pun hasil ngutang tetangga, kini punya saldo berjuta-juta dolar, sehingga mereka bisa lebih pinter mengelola duit. Inilah bukti, daripada jadi ferempuan simpanan, kan mendingan diperistri secara terang-terangan dan sah. Lebih terhormat kan? Intinya, menjadi madu itu baik, menjadi racun yang tidak baik......
Berbeda dengan aktivis ferempuan, Ukthi Sirikit Syah yang mantan
pemimpin redaksi Harian Surabaya Post, bersuara lain. Ia amat
setuju dengan poligami yang diajarkan oleh Islam. Menurut ferempuan
berjilbab ini, dalam ajaran Islam, perkawinan poligami sah hukumnya, walau syaratnya banyak. "Yang paling berat adalah izin dari istri pertama. Poligami itu penting untuk menghindarkan perselingkuhan, perzinahan, dan penghianatan (cheating)," tuturnya.
pemimpin redaksi Harian Surabaya Post, bersuara lain. Ia amat
setuju dengan poligami yang diajarkan oleh Islam. Menurut ferempuan
berjilbab ini, dalam ajaran Islam, perkawinan poligami sah hukumnya, walau syaratnya banyak. "Yang paling berat adalah izin dari istri pertama. Poligami itu penting untuk menghindarkan perselingkuhan, perzinahan, dan penghianatan (cheating)," tuturnya.
"Bahkan bila suami ana ingin menikah lagi, Insya Allah dengan dasar-dasar
dan alasan yang dapat diterima, ana ikhlas," ujarnya. Untuk itu ia selalu
putar otak agar suaminya tak melirik ferempuan lain. Ia memang kadang
tidak "mood" melayani hasrat suaminya. Untuk itu ia punya tips
canggih, dengan bilang, "Mas, pijati aku dulu hayoo, ntar aku beri."
Sang suami pun memijati seluruh tubuhnya yang menurutnya pijatan paling
enak di seluruh dunia. Menurut Ukhti Sirikit yang pernah meraih award
dari PKS, terapi pijat selain menghilangkan pegal-pegal juga bisa
menciptakan kemesraan awal, yang oleh kaum kafirun disebut dengan istilah
'fore-play'. "Meskipun ana lagi tidak pengen, ana masih bersedia melayani hasratnya, sebagai wujud penghargaan ana kepada suami. To love is to give, bukan?" ucapnya.
dan alasan yang dapat diterima, ana ikhlas," ujarnya. Untuk itu ia selalu
putar otak agar suaminya tak melirik ferempuan lain. Ia memang kadang
tidak "mood" melayani hasrat suaminya. Untuk itu ia punya tips
canggih, dengan bilang, "Mas, pijati aku dulu hayoo, ntar aku beri."
Sang suami pun memijati seluruh tubuhnya yang menurutnya pijatan paling
enak di seluruh dunia. Menurut Ukhti Sirikit yang pernah meraih award
dari PKS, terapi pijat selain menghilangkan pegal-pegal juga bisa
menciptakan kemesraan awal, yang oleh kaum kafirun disebut dengan istilah
'fore-play'. "Meskipun ana lagi tidak pengen, ana masih bersedia melayani hasratnya, sebagai wujud penghargaan ana kepada suami. To love is to give, bukan?" ucapnya.
Ukthi Sirikit setuju poligami karena pada dasarnya seorang pria itu selalu "ON",
tak pernah "OFF". "Itu sebabnya ana sangat percaya bahwa poligami
is a good thing. Sometimes we, women, need some space, need a break,
hehehehehe.....," candanya.
tak pernah "OFF". "Itu sebabnya ana sangat percaya bahwa poligami
is a good thing. Sometimes we, women, need some space, need a break,
hehehehehe.....," candanya.
Ukthi Sirikit sendiri masih bertanya-tanya, mengapa orang Kristen tidak
boleh bercerai? Mengapa perkawinan dianggap kehendak Tuhan sedangkan perceraian bukan kehendak Tuhan? Kok bisa memilih apa yang dianggap kehendak Tuhan? Mengapa bertahan di perkawinan yang
buruk? Last but not least, meskipun bercerai dilarang, banyak juga yang
cerai, meski lebih banyak lagi yang mentolerir adanya orang ketiga
dengan dalih "yang penting tidak cerai".
boleh bercerai? Mengapa perkawinan dianggap kehendak Tuhan sedangkan perceraian bukan kehendak Tuhan? Kok bisa memilih apa yang dianggap kehendak Tuhan? Mengapa bertahan di perkawinan yang
buruk? Last but not least, meskipun bercerai dilarang, banyak juga yang
cerai, meski lebih banyak lagi yang mentolerir adanya orang ketiga
dengan dalih "yang penting tidak cerai".
Terakhir, Ukthi Sirikit mengingatkan kepada para aktivis ferempuan yang anti
poligami. "Ana katakan mereka sering lupa bahwa mereka juga sedang
membicarakan ferempuan, the other women. Mereka kurang empati terhadap
para istri kedua dst. Agaknya mereka lebih suka fenomena ferempuan
simpanan daripada istri resmi."
poligami. "Ana katakan mereka sering lupa bahwa mereka juga sedang
membicarakan ferempuan, the other women. Mereka kurang empati terhadap
para istri kedua dst. Agaknya mereka lebih suka fenomena ferempuan
simpanan daripada istri resmi."
Nah nah nah, berdasarkan semua fakta di atas, ana akan memaksa akhwan ikhwan pejuang Islam di DPR untuk secepatnya bersidang guna mengubah UU Ferkawinan berdasarkan Hukum Islam, agar kaum pria di Indonesia diizinkan beristri sampai empat. Kalau ada beberapa pihak yang menentang dengan demo-demo, kita balas dengan demo-demo tandingan. FPI, MMI, Mujahidah Pembela Islam, MUI, Hizbut Tahrir, PKS dan lain sebagainya sudah siap menghalangi niat busuk mereka. Kalau belum cukup, ana bisa ngundang pasukan Hizbulah dan Hamas untuk ikutan, Ana yakin, mereka yang nentang cuma kelompok
minoritas yang ingin memaksakan kehendak.
Kedudukan kaum pria sebagai imam dalam keluarga untuk memutuskan segalanya harus dihormati, tak boleh sedikitpun dibantah oleh kaum ferempuan dan siapapun juga. Dalam revisi UU tersebut juga perlu ada klausul untuk
mengesahkan seorang suami menguasai harta si istri yang dimadu. Bahkan,
suami berhak mengklaim harta si istri setelah bercerai. Adil kan? Tujuannya
agar para lelaki tidak mudah dikadali kaum ferempuan yang punya niat
tidak baik, alias perempuan matre.
mengesahkan seorang suami menguasai harta si istri yang dimadu. Bahkan,
suami berhak mengklaim harta si istri setelah bercerai. Adil kan? Tujuannya
agar para lelaki tidak mudah dikadali kaum ferempuan yang punya niat
tidak baik, alias perempuan matre.
Kini ana berharap-harap cemas menunggu Abu SBY, Abu Jusuf Kalla, Abu HNW, Abu Ka'ban, para menteri dan segenap anggota DPR/MPR dari PBB, PAN, PKS dan partai-partai bernuansa Islam lainnya, untuk cepat-cepat berpoligami. Namun ana juga berpesan agar mereka berhati-hati untuk tidak memilih sembarang ferempuan, khususnya yang berasal dari negeri manca.
Siapa tahu mereka ternyata suruhan agen Mossad dan CIA? Bisa dikadalin
negeri ini.........
Siapa tahu mereka ternyata suruhan agen Mossad dan CIA? Bisa dikadalin
negeri ini.........
Untuk meraih suara lebih besar di Pemilu 2009, ana akan sarankan pula kepada partai-partai Islam untuk menjajakan isu "poligami yes, selingkuh no!" Tapi janganlah lupa, kawinilah ferempuan-ferempuan non-muslim, demi menyebar luaskan syiar Islam ke segenap lapisan masyarakat, bahkan kalau perlu diekspor ke berbagai negara.
Akhirul kata, izinkanlah ana kutipkan tiga bait puisi:
Wahai bini ana yang cantik bak bidadari,
Jika ente bumi, analah matahari
Ana menyinari ente
Ente mengharapkan ana
Jika ente bumi, analah matahari
Ana menyinari ente
Ente mengharapkan ana
Ingatlah bahtera yang pernah ana dan ente kayuh,
begitu penuh riak gelombang,
Ana tetap menyinari bumi, hingga kadang ente pun silau
Lantas ana ingat satu hal
Bahwa Tuhan mencipta bukan hanya bumi,
ada planet lain yang juga mengharap ana sinari
begitu penuh riak gelombang,
Ana tetap menyinari bumi, hingga kadang ente pun silau
Lantas ana ingat satu hal
Bahwa Tuhan mencipta bukan hanya bumi,
ada planet lain yang juga mengharap ana sinari
Jadi..
Relakanlah ana menyinari planet lain, menebar sinar punya ana
Menyampaikan faedah adanya ana,
karna sudah kodrati,
dan Nabi serta Tuhan pun tak marah.
Relakanlah ana menyinari planet lain, menebar sinar punya ana
Menyampaikan faedah adanya ana,
karna sudah kodrati,
dan Nabi serta Tuhan pun tak marah.
Maha suci Allah dengan segala firmanNya!
*Jazakumullahu khairan katsira*
Wassalammu'alaikum wr wb
INDONEBIA (Indonesia-Arabia)
Pendukung tegaknya Syariat Islam di Indonesia!
Pendukung tegaknya Syariat Islam di Indonesia!
Di kalangan elite politik kini beredar bisik-bisik, siapa pejabat yang
tak mau berpoligami artinya dia loyo dan kurang bergairah, juga tak
mau mengikuti sunnah Nabi. Daripada menanggung dosa dan celaan, ayo
rame-rame berpoligami........
tak mau berpoligami artinya dia loyo dan kurang bergairah, juga tak
mau mengikuti sunnah Nabi. Daripada menanggung dosa dan celaan, ayo
rame-rame berpoligami........
Ini juga promo gratis buat ente-ente yang non-muslim. Kalau ingin punya
istri empat, cepat-cepatlah pindah agama, keburu kiamat tiba.........
istri empat, cepat-cepatlah pindah agama, keburu kiamat tiba.........
"POLIGAMI YES, SELINGKUH NO!"
Website:
-------------
Ensiklopedi tentang PKS:
(bagaimana menggunakan istilah ana, abu, antum, ikhwan, ikhwah, akhi,
sukron, khalwat dsb. secara tepat, benar dan baik)
sukron, khalwat dsb. secara tepat, benar dan baik)
-------------
Antum jangan coba-coba buka situs ini! Blog bikinan antek-antek kafir yang
cuma ingin menjelek-jelekkan PKS:
cuma ingin menjelek-jelekkan PKS:
pkswatch.blogspot.com
Na'udzubiLLAH......neraka jahanam menantimu!
-------------
Milis yang ana sarankan untuk tidak diikuti:
Islam Liberal: [EMAIL PROTECTED]
Zamanku: [EMAIL PROTECTED]
-------------
Lebih baik antum ikutan milis-milis Islami yang tidak sesat:
PKS: [EMAIL PROTECTED]
Sabili: [EMAIL PROTECTED]
Jamaah-Islamiyah: [EMAIL PROTECTED]
Indonebia: [EMAIL PROTECTED]
-------------
Bacaan wajib
ummat:
Era Muslim web: www.eramuslim.com
Hidayatullah web: www.hidayatullah.com
===============================================================
Ini ana lampirkan tulisan Abu Muhammad Abdullah, jebolan pondok pesantren,
tentang pengalaman indahnya berpoligami.
tentang pengalaman indahnya berpoligami.
"Endangnya" Poligami
oleh: Muhammad Abdullah
e: [EMAIL PROTECTED]
e: [EMAIL PROTECTED]
Semua lelaki memiliki naluri berpoligami. Dalam hal "semua lelaki" ini
mengartikulasikannya jangan sampai terjebak dalam paradigma beragama.
Memang dalam agama sendiri, kasus poligami mendapat tempat yang khusus.
Walaupun sebenarnya kekhususan itu karena faktor para pemeluknya
sendiri. Sedang agama tidak melulu ngomongin masalah perempuan, kawin,
poligami, monogami atau stereogami.
mengartikulasikannya jangan sampai terjebak dalam paradigma beragama.
Memang dalam agama sendiri, kasus poligami mendapat tempat yang khusus.
Walaupun sebenarnya kekhususan itu karena faktor para pemeluknya
sendiri. Sedang agama tidak melulu ngomongin masalah perempuan, kawin,
poligami, monogami atau stereogami.
Marilah kita sebentar keluar dari kerangka agama. Meninjau segi-segi
kejadian dunia lelaki, baik dia itu muslim, yahudi, kristen, katolik,
ateis dll. Baik dia itu berprofesi sebagai presiden, buruh bangunan,
operator mesin, sopir, astronot dll. Kita juga tidak bisa
inklusif-nasionalis dalam hal ini. Sebab kita tidak membicarakan satu jenis bangsa saja, tapi segala jenis bangsa dan negara kita hilangkan dulu sekat-sekat pemisahnya. Lebih jauh lagi meninjau dunia lelaki dari kalangan makhluk lain, baik itu binatang, ikan, tumbuhan, dan dalam kapasitas yang lebih luas lagi, melongok para lelaki dari kalangan makhluk halus, yaitu
jin.
kejadian dunia lelaki, baik dia itu muslim, yahudi, kristen, katolik,
ateis dll. Baik dia itu berprofesi sebagai presiden, buruh bangunan,
operator mesin, sopir, astronot dll. Kita juga tidak bisa
inklusif-nasionalis dalam hal ini. Sebab kita tidak membicarakan satu jenis bangsa saja, tapi segala jenis bangsa dan negara kita hilangkan dulu sekat-sekat pemisahnya. Lebih jauh lagi meninjau dunia lelaki dari kalangan makhluk lain, baik itu binatang, ikan, tumbuhan, dan dalam kapasitas yang lebih luas lagi, melongok para lelaki dari kalangan makhluk halus, yaitu
jin.
Kalau kita membicarakan poligami, berarti membicarakan perkawinan.
Kalau kita membicarakan perkawinan, berarti pembicaraan kita membahas sifat
suatu gender. Nah, setelah kita lihat berbagai kehidupan makhluk
hidup, baik secara empirik kita jumpai, atau melalui lektur tidak langsung
ataupun langsung, kita jumpai bahwa gender lelaki selalu lebih dominan
dibandingkan gender perempuan atau "lady-woman" alias bencong (benci
akuu!).
Kalau kita membicarakan perkawinan, berarti pembicaraan kita membahas sifat
suatu gender. Nah, setelah kita lihat berbagai kehidupan makhluk
hidup, baik secara empirik kita jumpai, atau melalui lektur tidak langsung
ataupun langsung, kita jumpai bahwa gender lelaki selalu lebih dominan
dibandingkan gender perempuan atau "lady-woman" alias bencong (benci
akuu!).
Secara empirik, kita sudah super-super kenyang menyaksikan bahwa manusia
yang berjenis kelamin lelaki memiliki kuasa lebih dibanding wanita.
Melalui pengamatan-pengamatan dan observasi, kita lihat, misalnya acara di
National Geographic, Discovery Channel, yang sering menayangkan dunia
flora dan fauna, kita lihat bahwa gender lelaki dari jenis binatang pun
memiliki dominasi yang demikian kuat atas gender lainnya.
yang berjenis kelamin lelaki memiliki kuasa lebih dibanding wanita.
Melalui pengamatan-pengamatan dan observasi, kita lihat, misalnya acara di
National Geographic, Discovery Channel, yang sering menayangkan dunia
flora dan fauna, kita lihat bahwa gender lelaki dari jenis binatang pun
memiliki dominasi yang demikian kuat atas gender lainnya.
Bahkan dalam dunia mistis, jagading lelembut, banyak literatur tentang
jin yang suka usil mengerjai kaum wanita dari jenis manusia. Bahkan
seandainya jika ada suami istri yang melakukan "ritual" tanpa mengucap
nama Allah, sang jin bisa ikut nimbrung di antara keduanya. Hih, serem.
Lelaki, secara naluri, selalu ingin diakui lebih powerful di segala
bidang. Bukan hanya di medan perang, jalanan, atau perkantoran. Bahkan
dalam urusan "ritual suami-istri" pun lelaki selalu merasa tidak
terpuaskan. Walaupun istri di rumah sudah cantik, seksi, bahenol, penyabar,
penyayang, pandai masak, cuci baju dan pinter nyetrika, ada-ada saja alasan
untuk "mencicipi" model baru wanita lain.
jin yang suka usil mengerjai kaum wanita dari jenis manusia. Bahkan
seandainya jika ada suami istri yang melakukan "ritual" tanpa mengucap
nama Allah, sang jin bisa ikut nimbrung di antara keduanya. Hih, serem.
Lelaki, secara naluri, selalu ingin diakui lebih powerful di segala
bidang. Bukan hanya di medan perang, jalanan, atau perkantoran. Bahkan
dalam urusan "ritual suami-istri" pun lelaki selalu merasa tidak
terpuaskan. Walaupun istri di rumah sudah cantik, seksi, bahenol, penyabar,
penyayang, pandai masak, cuci baju dan pinter nyetrika, ada-ada saja alasan
untuk "mencicipi" model baru wanita lain.
Sejarah mencatat bahwa sejak dulu lagi, kaum lelaki sangat homogenus
dalam urusan syahwat. Psikolog Singapura, yang saya lupa namanya, dalam
suatu dialog di Channel News Asia, mengatakan: "Sex is animal
instinc".
dalam urusan syahwat. Psikolog Singapura, yang saya lupa namanya, dalam
suatu dialog di Channel News Asia, mengatakan: "Sex is animal
instinc".
Sex adalah instink hewani. Ketika instink itu datang, naluri
hewan kita mengendus-endus, seperti kucing, seperti ayam, seperti kuda. Dan
kita tak akan bisa mencegah instink itu, selagi belum tersalurkan.
hewan kita mengendus-endus, seperti kucing, seperti ayam, seperti kuda. Dan
kita tak akan bisa mencegah instink itu, selagi belum tersalurkan.
Dan hillarious-nya, instink hewani itu bukannya berhenti ketika si
lelaki sudah menyalurkannya. Ketika dilihatnya ada "barang" yang lebih elok,
lebih mulus, lebih bahenol dibanding pasangannya, instink hewaninya
kembali muncul. Barangkali di sinilah salah satu hikmahnya, mengapa wanita
diharuskan menutup aurat, menutup lekuk-lekuk tubuhnya. Supaya lelaki
tidak melupakan "ikan asin" di rumahnya.
lelaki sudah menyalurkannya. Ketika dilihatnya ada "barang" yang lebih elok,
lebih mulus, lebih bahenol dibanding pasangannya, instink hewaninya
kembali muncul. Barangkali di sinilah salah satu hikmahnya, mengapa wanita
diharuskan menutup aurat, menutup lekuk-lekuk tubuhnya. Supaya lelaki
tidak melupakan "ikan asin" di rumahnya.
Sejarah mencatat, poligami alias beristri banyak, bukan hanya monopoli
pemeluk suatu agama tertentu sahaja. Bukan pula hak istimewa suatu
bangsa atau ras tertentu saja. Para pemeluk Yahudi diperkenankan memiliki istri dalam jumlah yang tidak terbatas. Bahkan Nabi Yakub, Nabi Daud, Nabi Sulaiman memiliki istri yang tak cukup dihitung dengan jari. Nabi Muhammad masih bisa dihitung dengan jari. Pada tahun 1650, pemeluk Kristen
di Perancis pernah mendapatkan fatwa, boleh memiliki 2 istri. Bahkan
dewan tertinggi gereja Inggris, sampai abad 11 boleh memperlakukan wanita
sebagai barang dagangan. Boleh dijual, dipinjam, digadaikan. Kalau baru
dimadu sih masih urusan kecil. Kebiasaan ini terhapus, setelah kaum
salibis pulang dari perang Salib.
pemeluk suatu agama tertentu sahaja. Bukan pula hak istimewa suatu
bangsa atau ras tertentu saja. Para pemeluk Yahudi diperkenankan memiliki istri dalam jumlah yang tidak terbatas. Bahkan Nabi Yakub, Nabi Daud, Nabi Sulaiman memiliki istri yang tak cukup dihitung dengan jari. Nabi Muhammad masih bisa dihitung dengan jari. Pada tahun 1650, pemeluk Kristen
di Perancis pernah mendapatkan fatwa, boleh memiliki 2 istri. Bahkan
dewan tertinggi gereja Inggris, sampai abad 11 boleh memperlakukan wanita
sebagai barang dagangan. Boleh dijual, dipinjam, digadaikan. Kalau baru
dimadu sih masih urusan kecil. Kebiasaan ini terhapus, setelah kaum
salibis pulang dari perang Salib.
Menjelang abad 20 dan sekarang, praktek beristri banyak masih tetap
ada. Tak pandang agama, suku, dan bangsa. Tentu istilah "istri" di sini
bisa berarti istri dalam arti yang sesungguhnya dan bisa pula berarti
yang tidak sesungguhnya. Dalam istilah kerajaan tanah air, wanita-wanita
yang jadi istri raja, dinamakan selir. Dahulu di Jepang, para Samurai
juga biasanya punya banyak selir. Di Amerika, penduduk aslinya, Indian,
para lelakinya lazim membagi cinta dengan beberapa wanita, selama si
lelaki punya kemampuan finansial dan fisik yang memadai. Bagi para
istrinya, berarti tugas makin ringan. Memasak dan mencuci bisa dibagi-bagi
tugasnya. Walaupun, yah, bajunya orang Indian berapa lembar sih....
ada. Tak pandang agama, suku, dan bangsa. Tentu istilah "istri" di sini
bisa berarti istri dalam arti yang sesungguhnya dan bisa pula berarti
yang tidak sesungguhnya. Dalam istilah kerajaan tanah air, wanita-wanita
yang jadi istri raja, dinamakan selir. Dahulu di Jepang, para Samurai
juga biasanya punya banyak selir. Di Amerika, penduduk aslinya, Indian,
para lelakinya lazim membagi cinta dengan beberapa wanita, selama si
lelaki punya kemampuan finansial dan fisik yang memadai. Bagi para
istrinya, berarti tugas makin ringan. Memasak dan mencuci bisa dibagi-bagi
tugasnya. Walaupun, yah, bajunya orang Indian berapa lembar sih....
Nah, di zaman kini, para lelaki yang banyak duit tetap mempraktekkan
poligami. Walaupun harus main kucing-kucingan dengan istri pertama.
Kenapa musti kucing-kucingan? Karena sejak lahir kita sudah dicekoki makna
kesetiaan cinta, "one man, one love". Ditambah lagi lagu-lagu cengeng
yang mengagung-agungkan cinta pada seorang saja. Semoderen apa pun 'live
style' seorang lelaki, tetap saja naluri hewaninya tetap berjalan, yaitu
mencintai lebih dari satu wanita.
poligami. Walaupun harus main kucing-kucingan dengan istri pertama.
Kenapa musti kucing-kucingan? Karena sejak lahir kita sudah dicekoki makna
kesetiaan cinta, "one man, one love". Ditambah lagi lagu-lagu cengeng
yang mengagung-agungkan cinta pada seorang saja. Semoderen apa pun 'live
style' seorang lelaki, tetap saja naluri hewaninya tetap berjalan, yaitu
mencintai lebih dari satu wanita.
Memang sangat menyakitkan bagi wanita, tapi begitulah adanya. Di Jepang
yang tak diragukan lagi kemoderenannya, kecanggihan teknologinya,
kekayaan finansialnya, para lelakinya selalu mencari dan mencari "geisha"
alias wanita penghibur. Karena di rumah, "geisha" nya nyebelin dan
mbosenin.
yang tak diragukan lagi kemoderenannya, kecanggihan teknologinya,
kekayaan finansialnya, para lelakinya selalu mencari dan mencari "geisha"
alias wanita penghibur. Karena di rumah, "geisha" nya nyebelin dan
mbosenin.
Sedang lelaki
Singapura lebih suka mencari daun-daun muda dari
Indonesia untuk dijadikan wanita simpanan. Wanita muda Indonesia lebih diminati karena harganya yang murah dan "rasanya" yang gurih. (Ini kata mereka, jangan sewot gitu loh).
Indonesia untuk dijadikan wanita simpanan. Wanita muda Indonesia lebih diminati karena harganya yang murah dan "rasanya" yang gurih. (Ini kata mereka, jangan sewot gitu loh).
Di negara yang mengaku sebagai bapak moyangnya demokrasi, Amerika,
poligami tetap ada. Tom Green adalah tokoh poligami yang berani mendobrak
tradisi Amerika yang amat patriartical dalam memperlakukan gender.
Kini kita coba kembali ke ajaran agama, dalam hal ini agama Islam.
Sebab agama-agama lainnya terkesan "ogah" membicarakan poligami. Kalau
zaman sebelum datangnya agama Islam (dalam hal ini Islam yang dibawa Nabi
Muhammad saw), para lelaki bebas memiliki wanita tanpa batas. Bebas
memperlakukan wanita seperti benda mati, kini fungsi agama mengingatkan
kembali para lelaki agar tidak sembarangan memelihara gundik yang diikat
tanpa tali pernikahan.
poligami tetap ada. Tom Green adalah tokoh poligami yang berani mendobrak
tradisi Amerika yang amat patriartical dalam memperlakukan gender.
Kini kita coba kembali ke ajaran agama, dalam hal ini agama Islam.
Sebab agama-agama lainnya terkesan "ogah" membicarakan poligami. Kalau
zaman sebelum datangnya agama Islam (dalam hal ini Islam yang dibawa Nabi
Muhammad saw), para lelaki bebas memiliki wanita tanpa batas. Bebas
memperlakukan wanita seperti benda mati, kini fungsi agama mengingatkan
kembali para lelaki agar tidak sembarangan memelihara gundik yang diikat
tanpa tali pernikahan.
Merujuk pada ide para liberalis (islib) bahwa mengartikan Al Qur'an dan
Sunnah tidak boleh secara tekstual, 'letterlujk', tapi harus sesuai dengan
kondisi suatu zaman, maka adalah suatu keharusan bagi setiap lelaki
untuk berpoligami. Why? Why? Why? Karena dewasa ini kaum lelaki selalu
disuguhi aurat-aurat wanita, di mana pun dia berada. Coba tengok ke luar
sebentar, pasti ada wanita melenggang bercelana jeans ketat. Coba
menengok ke kiri, ada wanita ber-tank top. Ke kanan, pantat yang merangsang.
Sunnah tidak boleh secara tekstual, 'letterlujk', tapi harus sesuai dengan
kondisi suatu zaman, maka adalah suatu keharusan bagi setiap lelaki
untuk berpoligami. Why? Why? Why? Karena dewasa ini kaum lelaki selalu
disuguhi aurat-aurat wanita, di mana pun dia berada. Coba tengok ke luar
sebentar, pasti ada wanita melenggang bercelana jeans ketat. Coba
menengok ke kiri, ada wanita ber-tank top. Ke kanan, pantat yang merangsang.
Ditambah lagi media-media elektronik, seperti televisi, selalu
menyuguhkan wajah-wajah cantik yang menggoda hasrat lelaki normal.
Nah, hal-hal seperti itulah yang membuat instink lelaki mengalami
gejala "ndut-ndutan". Dalam fase-fase itulah, seluruh energi, intelegensi,
materi, bahkan wibawa sekalipun tiba-tiba menjadi sesuatu yang murah.
Untuk menghindari itu, peranan agama berfungsi agar menghalalkan itu
semua.
Kalau para liberalis, mengartikan budaya pluralisme perkawinan (plural
marriage) itu hanya budaya Arab, yang katanya libidonya lebih tinggi
dari pada bangsa lain, maka saya berani katakan bahwa pluralisme juga
berlaku pada perkawinan. Dalilnya, ya, meminjam istilah liberalis, bahwa
mengartikan kitab suci tidak boleh secara harfiah. Nah, ternyata gejala
sosial menyatakan bahwa lelaki sekarang, baik yang libidonya tinggi,
maupun yang libidonya rendah, atau yang tak punya libido, sama-sama
"ndut-ndutan" menyaksikan wanita-wanita yang secara umum mengumbar
aurat.
gejala "ndut-ndutan". Dalam fase-fase itulah, seluruh energi, intelegensi,
materi, bahkan wibawa sekalipun tiba-tiba menjadi sesuatu yang murah.
Untuk menghindari itu, peranan agama berfungsi agar menghalalkan itu
semua.
Kalau para liberalis, mengartikan budaya pluralisme perkawinan (plural
marriage) itu hanya budaya Arab, yang katanya libidonya lebih tinggi
dari pada bangsa lain, maka saya berani katakan bahwa pluralisme juga
berlaku pada perkawinan. Dalilnya, ya, meminjam istilah liberalis, bahwa
mengartikan kitab suci tidak boleh secara harfiah. Nah, ternyata gejala
sosial menyatakan bahwa lelaki sekarang, baik yang libidonya tinggi,
maupun yang libidonya rendah, atau yang tak punya libido, sama-sama
"ndut-ndutan" menyaksikan wanita-wanita yang secara umum mengumbar
aurat.
Jadi solusinya, salah satunya, adalah melegalkan poligami, baik secara
konstitusional maupun inkonstitusional. Supaya gejala "ndut-ndutan" yang
diderita kaum lelaki berkurang. Dengan begitu energi, intelegensi,
materi dan wibawanya tidak terganggu, karena sudah mendapat payung hukum
secara SYAH dan MEYAKINKAN. So berpoligami, hidup jadi makin "ENDANG", makin "ENDAH", dan makin "NENDANG".
konstitusional maupun inkonstitusional. Supaya gejala "ndut-ndutan" yang
diderita kaum lelaki berkurang. Dengan begitu energi, intelegensi,
materi dan wibawanya tidak terganggu, karena sudah mendapat payung hukum
secara SYAH dan MEYAKINKAN. So berpoligami, hidup jadi makin "ENDANG", makin "ENDAH", dan makin "NENDANG".
Wassalam,
Emabdulah
Masih menerima beberapa wanita lagi 'ihik ihik'
Masih menerima beberapa wanita lagi 'ihik ihik'
endang = enak
endah = indah
nendang = nikmat sampai puncak
Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com
__._,_.___
Mayapada Prana Quotes:
"Think Good, Feel Good, Do Good. This is the way to God"
- Sathya Sai Baba
Mayapada Prana Links:
<*> The Indonesian Reiki Practitioner:
http://health.groups.yahoo.com/group/Praktisi_Reiki/
<*> Yoga Leaf Bandung
http://www.yogaleaf.com/
<*> Spiritual Endeavor: Many Paths - One Destination
http://www.spiritual-endeavors.org/
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
__,_._,___

