Bukan, bukan hanya itu.....
Orang Indonesia masih banyak yang Frigid atau bahkan impotent...
Bisanya hanya  N A T O   No Action Theory Only.......
 
Bagaimana bisa meraih Hadiah  Nobel Perdamaian, kalau disana sini masih hobby melanggar  Hak Azasi Manusia, itu  nonsense !!!
 
Masyarakat Indonesia seharusnya memperhatikan pribadi-pribadi rakyatnya terutama yang menderita dan tertindas, bukan kerjanya hanya mikirin bagaimana cara melipatgandakan jumlah umat agamanya melulu.................. atau khawatir jumlah umatnya berkurang dengan menghalalkan berbagai cara, ini pikiran sempit dan egoistis namanya!
 
Manusia yang egoistis adalah manusia yang  berkualitas moral rendah. Padahal Moral adalah menyangkut Kebaikan !!! Orang yang tidak baik bisa disebut orang yng tidak bermoral. Baik disini adalah lahiriah dan batiniah, bukan hanya omong doang tapi harus dengan tindakan. Tindakan apa ? Mengasihi sesama dan bahkan semua makluk dimuka bumi ini, bukan sebaliknya malah justru  membencinya !!!
 
Allah adalah Kasih, siapapun yang berbuat kasih maka ia ada dipihak Allah. Tapi sebaliknya  siapa yang berbuat jahat/membenci berarti tidak ada kasih dalam dirinya, maka ia tidak dipihak Allah. Jangan sampai kita diracuni oleh doktrin2 yang menyesatkan. Dijamin dan diakui dunia bahwa Allah adalah Kasih !!!
 
Maka sampai kapanpun kalau kita tidak berbuat Kasih, tidak mungkin kita akan bisa meraih hadiah Nobel Perdamaian, justru bisa dicap Teroris, dimana seharusnya kita "make peace" bukan "make piece"...!!! Sadarlah itu...............
 
Saran :
"Ubahlah cara berpikir kita, janganlah kita berpikir seperti orang bodoh berpikir tapi marilah kita berpikir dengan menggunakan pikiran akal sehat dan masuk akal !"  
 
Dalam dunia ini, kebencian tidak pernah dapat dilenyapkan dengan kebencian, kebencian hanya dapat dilenyapkan dengan Cinta-Kasih serta saling memaafkan.
Ini adalah Kebenaran Sejati dan Abadi.  [Yamaka Vagga I:5]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
 


Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Bangladesh & Timor Leste Sudah Punya Pemenang Nobel, Indonesia belum !

Apakah Indonesia lebih maju dari Bangladesh ataupun Timor Leste ???
Ternyata tidak, karena kedua negeri yang paling terkebelakang ini
memiliki pemenang2 Nobel, sedangkan Indonesia yang seharusnya lebih
maju belum pernah memilikinya meskipun sudah dua kali masuk nominasi
yaitu Habibie dan SBY.

Hadiah Nobel Pedamaian memang merupakan simbol, yaitu simbol bahwa
negara itu memiliki pemikir yang manusiawi yang mau berkorban untuk
memajukan bangsanya. Dengan kata lain, Indonesia yang penuh dengan
umat beragama ternyata belum memiliki pemikir yang manusiawi, namun
banyak memiliki pemikir2 biadab yang justru mengorbankan bangsanya
untuk memajukan ekonomi dirinya sendiri.

Hal ini merupakan perjalanan panjang bagi bangsa yang didominasi
dengan pemikiran2 pendek.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com. Check it out. __._,_.___

Mayapada Prana Quotes:
"Think Good, Feel Good, Do Good. This is the way to God"
- Sathya Sai Baba

Mayapada Prana Links:
<*> The Indonesian Reiki Practitioner:
http://health.groups.yahoo.com/group/Praktisi_Reiki/

<*> Yoga Leaf Bandung
http://www.yogaleaf.com/

<*> Spiritual Endeavor: Many Paths - One Destination
http://www.spiritual-endeavors.org/





Yahoo! Groups Links

__,_._,___

Kirim email ke