Berebut Taubat

Pada satu kesempatan saya diajak teman ketempat pengajian. Setelah 
bertemu dengan Pak Kyainya berbasi-basi kedatangan kami akhirnya 
teman mengajukan pertanyaan pada sang kyai. Kata teman, "Pak Kyai 
bagaimana sih taubatan nasuha yang diterima oleh Allah SWT itu?"

Pak Kyai itu nampak raut muka berubah, dan mengatakan. "Seharusnya 
yang mengajukan pertanyaan itu bukan anda tapi saya lho..." 
Perkataan itu membuat kami agak aneh. "Maksudnya kyai bagaimana?" 

"Kedatangan anda kemari kan untuk mendapatkan jawaban saya, itu 
berarti saya adalah orang yang dianggap selalu bisa memberikan 
jawaban tentang kebaikan. Tapi kenyataannya sering kali saya punya 
niat jahat, lebih jahat dari kejahatan yang anda lakukan. Anda pun 
tidak mencurigai saya."

"Bukankah itu saya yang seharusnya bertaubat?"Lanjut sang kyai.

"Bukan kyai, saya yang seharusnya bertaubat." Jawab teman sambil 
merebut tangan sang kyai untuk diciumnya.

 "Tidak, saya yang seharusnya bertaubat." Kata kyai sambil menarik 
tangan.

Wassalam,
Agussyafii
http://agussyafii.blogspot.com

 



Kirim email ke