Bung Jack, terima kasih atas tanggapannya. Anda telah menguatkan dugaan-ku bahwa, orang yg mengaku beragama tidak lebih baik daripada orang yg tidak beragama, bahkan lebih buruk. Lhah wong, beragama ato tidak beragama sama-sama doyan berselisih. Kalo orang yg tidak beragama berselisih, berperang, mah wajar aja, namanya jg tdk beragama. Sementara kalo orang yg mengaku beragama berselisih, berperang, APALAGI KALO BERSELISIH KARENA AGAMA itu mah namanya munafik, watak manusia yg menurutku paling buruk, sekaligus menempatkan orang munafik pada tataran manusia yg paling rendah.
Secara dalam KTP-ku disebutkan beragama nasrani, maka aku akan contohkan betapa sebagian (besar mungkin) orang nasrani sendiri telah melupakan nilai-nilai ajaran nasrani seperti; cintailah sesamamu manusia (bahkan musuhmu) seperti kamu mencintai dirimu sendiri, jika pipi kananmu ditampar, berikanlah pipi kirimu, jangan membunuh (Yesus Kristus sendiri telah memberikan contoh bahwa Ia lebih memilih dibunuh daripada membunuh), etc, etc. Bagaimana kenyataan di lapangan? Tidak sedikit orang yg dengan bangga mengaku beragama nasrani tapi hanya benih-benih kebencian dan permusuhan yg muncul daripadanya. Engga salah nih? Jangan2 yang bersangkutan bukan pengikut Yesus Kristus tapi satanus anti-Kristus. Kalo mau jujur, di milis inipun juga kadang muncul tulisan dari orang yg mengaku nasrani tapi menjelek-jelekan umat & agama lain. Terus terang aja, tulisan seperti itu membuat aku malu, jengah, sekaligus mempertanyakan nilai keimanannya. Kita manusia memang pada hakekatnya mau menang sendiri, tapi sampai kapan kita menggunakan hal itu sebagai pembenaran atas sikap dan perilaku kita yg negatif? Bukankah kita selain berakal juga berbudi? berhati nurani? beragama juga khan?? Kalau mengaku beragama tapi kelakuannya masih seperti orang yg tidak beragama, sukanya berselisih, berperang, ya lebih baik ga usah mengaku beragama, setidaknya engga munafik. Kalau kemudian kita harus menyepi ke hutan atau ke laut untuk menghindari perselisihan, wah.. celaka itu! Orang-orang yg gemarnya berselisih, berperang itulah yg harusnya nyingkir ke laut aja, ke hutan. Sangat bagus kalau bisa pindah ke planet lain. Silahkan berselisih, berperang sepuasnya. Biarkan manusia lain yg cinta damai hidup tenang di planet bumi ini. Sederhananya, penjahat lah yang mesti hidup di balik terali, bukannya orang baik-baik, dengan terali-terali besi di setiap jendela dan pintu rumahnya. Salam, nus On 12/4/06, Jack Fanotona <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Itulah hakikat manusia, mao menang sendiri > > Satu agama pun kita berselisih > Apalagi dengan Agama lain kita > Tanpa agama pun kita berselisih juga > > kesimpulannya! > > Berselisih adalah bagian dari kehidupan manusia yang > tidak bisa dihindari kecuali kita tidak hidup > bersama-sama tapi hidup sendirian (seperti dihutan, > tengah laut dll.,, dll..,,) . >

