<http://www.rumahzakat.org/detail.php?id=2812&kd=B#> PADANG. Jum'at (15/12) pukul 04.00 WIB, bencana tanah longsor terjadi di desa Air Dingin, kabupaten Solok. Sembilan belas korban jiwa yang tertimbun tanah longsor ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Sementara itu korban luka akibat reruntuhan rumah-rumah penduduk telah dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Solok.
Usai mendengar berita musibah ini pada pukul 11.00 WIB, Rumah Zakat Indonesia cabang Padang melalui divisi relawan langsung segera menerjunkan tim survey sebanyak 2 orang untuk mengetahui kondisi sesungguhnya. Minggu (17/12), relawan Rumah Zakat Indonesia cabang Padang mulai melakukan aksi baksos insidental dengan menurunkan 14 orang relawan, yang terdiri dari 6 relawan profesi untuk tim medis, 8 relawan umum dan 1 driver mobil jenazah. Tim relawan berangkat dari kantor RZI pada pukul 07.30 WIB tiba di lokasi bencana pukul 11.30 WIB. Berkat bantuan relawan gelombang awal yang datang ke lokasi dan ketua pemuda setempat, relawan bisa mendirikan posko sendiri yang berlokasi di Masjid Nurul Huda. Bentuk aksi yang dilakukan antara lain pemeriksaan kesehatan, pendistribusian 6 paket kornet SUPERQURBAN dan 5 paket Siaga Gizi Nusantara (paket bantuan pangan baik sayur maupun lauk dalam kemasan kaleng), serta penyaluran PLP (Pakaian Layak Pakai). Hingga sore hari, aksi pemeriksaan kesehatan gratis berhasil melayani 128 pasien yang sebagian besar merupakan keluarga korban yang tertinggal. Masalah trauma dan psikis dikeluhkan sebagian besar pasien. Untuk PLP, masyarakat korban sangat antusias menerima bantuan PLP karena pakaian mereka yang hilang akibat bencana. Dari temuan Fuji Murni, koordinator tim relawan, "Para korban masih membutuhkan paket siaga sandang yang lebih banyak, (seperti selimut, pakaian, pakaian sekolah, mukenah, kain sarung) mengingat daerah bencana adalah daerah pegunungan yang dingin." Sambutan sangat gembira datang dari masyarakat korban bencana atas kedatangan tim relawan RZI karena mereka bisa langsung menikmati bantuan yang datang. Hingga berita ini diturunkan, belum ada posko kesehatan yang berdiri di daerah itu yang siap mendengarkan trauma dan gangguan psikis mereka. Dan berbeda dari posko penanggulangan bencana lainnya, tim relawan memang langsung memberikan bantuan ke masyarakat. Posko kesehatan ini dibuka dari jam 11.50 sampai jam 16.00 dengan 2 sessi. Aksi bantuan superqurban bagi korban musibah longsor Solok ini menjadi bukti efektifnya SUPERQURBAN sebagai bentuk optimalisasi daging qurban untuk siaga bencana.

