Mengungkap Mitos Pembantaian Bangsa Yahudi 
   
  Judul Buku :The Holocaust Industry
Penulis : Norman G. Finkelstein
Penerbit : Ufuk Press Jakarta
Cetakan : Pertama, 2006
Jumlah Halaman : 309 Halaman
   
  HOLOCAUST berarti penghancuran besar-besaran terhadap kehidupan, khususnya 
dengan melakukan pembakaran. Secara teknis, kata itu berarti pembantaian massal 
dan keji terhadap kaum Yahudi oleh Nazi Jerman di bawah Adolf Hitler pada masa 
Perang Dunia II.
  holocaust telah menjadi sesuatu yang sakral bagi Barat. Menolak holocaust 
bisa dipandang sebagai sikap tidak bermoral dan anti-semit yang patut mendapat 
ganjaran. Orang diminta tak ragu atau mempertanyakan kebenaran holocaust, 
kecuali untuk memberi pembenaran pada teks sejarah utama tentang pembantaian 
enam juta jiwa yahudi oleh Nazi Jerman itu. Padahal mempertanyakan holocaust, 
terutama jumlah orang yahudi yang dibantai merupakan hal yang wajar mengingat 
terdapat hal hal yang menganggu akal sehat. 
   
  Smith Alhadar, penasehat pada Indonesian Society for Middle East Studies 
(ISMES), dalam pengantar buku ini menyatakan, sikap tidak kritis terhadap 
holocaust ini lahir karena: Pertama, masalah psikologis. Orang Barat tidak 
mampu melihat masalah ini secara kritis akibat perasaan berdosa yang mendalam 
atas kejadian permbantaian kaum yahudi. Dahulu, kesalahan politik, sosial dan 
ekonomi yang dibuat oleh penguasa Eropa ditimpakan kepada orang Yahudi, yang 
ketika itu dipandang sebagai aib. 
   
  Perasaan bersalah orang Eropa ini, juga bisa kita peroleh dari buku-buku 
sejarah Eropa dalam konteks hubungan dengan orang Yahudi. Kaum Yahudi 
senantiasa dijadikan sasaran penghinaan dan pembunuhan orang Eropa. Kedua, 
masalah moral. Orang Eropa ingin menghapus dosa holocaust dengan memberikan 
tempat tinggal bagi bangsa Yahudi. Ironisnya, tempat tinggal itu diambil dari 
tanah bangsa Palestina yang tidak berdosa. 
  Buku ini membeberkan bagaimana sekelompok kepentingan menggunakan peristiwa 
holocaust untuk kepentingan finansial maupun politik. Konspirasi segelintir 
kaum Yahudi, berhasil memanipulasi dunia dan kepentingan dunia melalui 
pengeksploitasian suatu momen sejarah demi kepeningan finansial. Misalnya, atas 
nama korban holocaust, pemerintah Swiss dipaksa membayar ganti rugi 20 miliar 
dolar US atas keuntungan yang diambil oleh bank-bank Swiss semasa Perang Dunia 
II.
   
  Finkelstein, pengarang buku ini, telah mengundang kontroversi dahsyat. Ia 
seorang Yahudi dan bukan merupakan penolak holocaust karena ia sendiri nyaris 
tewas bersama kaum Yahudi lain di kamp konsentrasi Nazi. Finkelstein 
mengemukakan pendapatnya dengan dasar-dasar argumentasi dan bukti-bukti yang 
kuat sampai para pensyarah mengakuinya.
  Singkatnya, Finkelstein memiliki kredensial sempurna dan kompetensi 
intelektual mumpuni untuk menepis komentar nyinyir tentang bukunya. Raul 
Hilberg, sejarawan besar tentang holocaust, menganggap Finkelstein sebagai 
orang yang berhati-hati, moderat, dan kesimpulannya bisa dipercaya.
   
  Buku ini akan membawa manfaat dalam melengkapi wawasan kita tentang Yahudi 
modern dan holocaust.
   
  Pada halaman-halaman akhir buku ini, Finkelstein menyatakan bahwa dalam 
mempelajari Holocaust Nazi, kita tidah hanya belajar tentang "Jerman" atau 
"Bukan Yahudi", tetapi kita belajar tentang kita semua. Untuk mempelajari hal 
tersebut, maka dimensi fisik Holocaust Nazi harus dikurangi sedangkan dimensi 
moralnya dikembangkan. 
   
  Telah terlalu banyak sumber daya milik umum dan milik pribadi yang ditanamkan 
dalam rangka menghidupkan kenangan terhadap genosida oleh Nazi, tapi hasilnya 
tidak berguna sama sekali. Penghargaan yang diperoleh bukan diperuntukkan bagi 
orang-orang Yahudi yang menderita karena holocaust, tetapi tidak lebih dari 
pembenaran terhadap penjajahan Yahudi terhadap bangsa lain (baca: Palestina).
   
  (Wahyudi, Mahasiswa IAIN SGD Bandung)***
   
  Source: http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2006/122006/21/kampus/resensi.htm


"Out beyond ideas of wrongdoing and rightdoing there is a field. I'll meet you 
there.'"
~ Rumi

Eduard de Grave is a member of : The Mayapada Prana mailing list
Forum nge-Junkz dan OoT-nya si brewok!   

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke